• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Foto: Yowana Desa Adat Tembok melaksanakan kegiatan "mereresik" di Pura Kahyangan Desa, Desa Adat Tembok. Website Desa Tembok

Pantau 160 Warganya yang Merantau di Luar Negeri, Desa Tembok Raih Juara Nasional Perlindungan PMI

1 tahun ago
Pande Putu Maya Arsanti (tengah) dan Nengah Jimat (kanan), didampingi Ayu Sri Undari selaku legal staff Bali Trust International Law Firm. -BALITOPIK.COM

Sudah Gelontorkan Ratusan Miliar, Investor Harap Sengketa Internal Desa Adat Bugbug Berakhir

16 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat diajak swafoto oleh sejumlah murid SMPN 13 Denpasar. -BALITOPIK.COM

Bukan Agenda Resmi, Koster Datang ke SMPN 13 Tepati Janji Siswa, Suasana Langsung Riuh

2 hari ago
Para korban saat mendatangi Polda Bali untuk melakukan laporan dugaan penipuan investasi emas. -BALITOPIK.COM

Korban Penipuan Emas di Renon Bertambah, 92 Orang Mengadu ke Polda Bali

2 hari ago
Ketua PC KMHDI Buleleng, Komang Dia Damayanti. IST

UMP Bali 2027, KMHDI Buleleng: Harus Sesuai Kebutuhan Hidup

2 hari ago
Operasi gabungan mengamankan 13 WNA yang diduga terlibat praktek prostitusi di Bali. -IST

WNA Rusia dan Nigeri Buka Jasa Prostitusi di Bali, Tarif Rp13.9 Juta per Jam

2 hari ago
Bali Perkuat Sistem Kebencanaan, Penyandang Disabilitas Kini Terlibat dalam Pengambilan Keputusan. -IST

Bali Perkuat Sistem Kebencanaan, Penyandang Disabilitas Kini Terlibat dalam Pengambilan Keputusan

3 hari ago
Kepolisian Polda Bali dan Imigrasi Bali saat menggelar konferensi pers. -BALITOPIK.COM

Imigrasi dan Polisi Tangkap 13 WNA Diduga Jaringan Prostitusi Internasional

3 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (depan). -BALITOPIK.COM

Sengketa BTS Badung Masuk Kasasi, Adi Arnawa Bicara Nasib Kerja Sama hingga 2047

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pantau 160 Warganya yang Merantau di Luar Negeri, Desa Tembok Raih Juara Nasional Perlindungan PMI

Reporter balitopik.com
18 Juli 2025 - 6:27 am
Foto: Yowana Desa Adat Tembok melaksanakan kegiatan "mereresik" di Pura Kahyangan Desa, Desa Adat Tembok. Website Desa Tembok

Foto: Yowana Desa Adat Tembok melaksanakan kegiatan "mereresik" di Pura Kahyangan Desa, Desa Adat Tembok. Website Desa Tembok

Balitopik.com, BULELENG – Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng keluar menjadi juara 1 nasional dalam ajang Desa Terbaik untuk Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tahun 2025. Penghargaan ini digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Penghargaan ini diumumkan setelah melewati proses seleksi ketat dan verifikasi lapangan terhadap puluhan desa dari berbagai provinsi di Indonesia. Desa Tembok menjadi satu-satunya perwakilan dari Bali yang menembus lima besar dan akhirnya ditetapkan sebagai juara utama.

“Baru dua hari lalu kami mendapat kabar resmi dari kementerian bahwa Desa Tembok meraih posisi pertama,” kata Dewa Ketut Wily, Kepala Desa Tembok, saat dikonfirmasi Jumat, 18 Juli 2025.

Keberhasilan tersebut, disampaikan Wily, merupakan hasil kerja kolektif dan konsisten dari pemerintah desa dalam membangun sistem perlindungan menyeluruh bagi para PMI. Mulai dari proses sebelum keberangkatan, pendampingan selama bekerja di luar negeri, hingga perlindungan terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Salah satu keunggulan Desa Tembok terletak pada sistem pendataan yang rapi dan terstruktur. Saat ini, lebih dari 160 PMI asal Desa Tembok telah terdata secara resmi. Data dan informasi yang dimaksud mencakup negara tujuan, jenis pekerjaan, hingga agen penyalur tenaga kerja. Bukan hanya itu. Pemerintah desa juga selalu berkoordinasi secara berkala dengan agen penyalur, dengan pihak terkait selama warganya ada di negara penerima kerja.

“Pendataan kami bangun selama dua tahun terakhir. Kami ingin memastikan setiap PMI asal Desa Tembok berangkat secara legal, jelas tujuannya, dan dapat kami pantau,” tegas Wily.

Selain itu, perhatian desa tidak berhenti pada pekerja yang merantau ke luar negeri. Pemerintah desa juga menyusun program perlindungan sosial bagi keluarga PMI, terutama anak-anak dan istri atau suami yang ditinggalkan. Jangan sampai keluarga, isteri, anak, terlantar, bikin masalah di desa. Bahkan, kiriman uang juga dipastikan dan dikonfirmasi oleh pihak desa kepada keluarga, langsung ke rekening keluarga atau isteri atau siapa pun yang ditinggalkan.

Pihaknya menambahkan bahwa di sektor kesehatan, layanan Poskesdes aktif memantau kondisi keluarga PMI secara berkala. Di bidang pendidikan, anak-anak PMI mendapat fasilitas angkutan sekolah gratis hingga tingkat SMP.

“Dengan layanan ini, keluarga merasa lebih tenang. Pemerintah desa hadir bukan hanya di awal keberangkatan, tapi juga dalam menjaga keberlanjutan kehidupan di rumah mereka,” tambah Wily.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, Nyoman Suarjana, menyebut penghargaan ini sebagai buah dari keseriusan Desa Tembok dalam membangun tata kelola migrasi tenaga kerja yang bertanggung jawab.

“Sejak awal, mereka sangat detail dalam pelaporan calon PMI. Setiap keberangkatan dikonfirmasi ke Perbekel dan dicocokkan dengan data agen. Ini yang membuat sistem mereka kuat dan minim risiko,” kata Suarjana.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng, Nyoman Widiartha, mengungkapkan bahwa pencapaian Desa Tembok merupakan contoh nyata sinergi antarlembaga yang berfokus pada perlindungan warga.

“PMD memberikan fasilitasi dan dukungan anggaran. Tapi yang paling penting, komitmen dan kesadaran dari pemerintah desa itu sendiri sangat kuat,” tambahnya

Pihaknya menambahkan, keberhasilan Desa Tembok menunjukkan bahwa perlindungan PMI bukan hanya soal administrasi, tetapi juga soal menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tingkat lokal.

“Desa Tembok sudah membuktikan bahwa desa bisa menjadi garda terdepan perlindungan PMI. Ini bisa jadi inspirasi, tidak hanya bagi desa-desa lain di Buleleng, tapi juga untuk seluruh Indonesia,” kata Widiartha

Diharapkan prestasi ini mampu memotivasi desa-desa lain, khususnya yang memiliki pekerja migran, untuk menjadikan Desa Tembok sebagai contoh praktik baik dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi warganya. (*)

Tags: Desa Adat TembokDesa TembokDesa TerbaikPekerja Migran IndonesiaPMI
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Sudah Gelontorkan Ratusan Miliar, Investor Harap Sengketa Internal Desa Adat Bugbug Berakhir
  • Bukan Agenda Resmi, Koster Datang ke SMPN 13 Tepati Janji Siswa, Suasana Langsung Riuh
  • Korban Penipuan Emas di Renon Bertambah, 92 Orang Mengadu ke Polda Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?