• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Foto: Yowana Desa Adat Tembok melaksanakan kegiatan "mereresik" di Pura Kahyangan Desa, Desa Adat Tembok. Website Desa Tembok

Pantau 160 Warganya yang Merantau di Luar Negeri, Desa Tembok Raih Juara Nasional Perlindungan PMI

1 tahun ago
Penggugat empat media Togar Situmorang (baju putih) disusul tim kuasa hukum empat media yang tergabung SJB keluar ruang sidang usai mediasi tidak menemui titik temu di PN Denpasar, Selasa (4/8?2026). -IST

Mediasi Buntu, Gugatan Rp25 Miliar kepada Empat Media Berlanjut ke Sidang

3 jam ago
Tim penasihat hukum.dari LBH PENA, Charlie Y Usfunan dan Yarianto Telaumbanua. -IST

Dituntut 4 Tahun, LBH PENA Bali Minta Sopir Truk Goa Gong Dibebaskan

4 jam ago
Tim Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali saat merayakan juara. -IST

Disdikpora Bali Juara Mini Soccer Kerthi Bali IV Usai Taklukkan PUPRKIM di Final Dramatis

21 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster. -IST

Hadiri Atma Wedana Massal di Bualu, Koster: Desa Adat Harus Semakin Kuat

1 hari ago
Primus Klau saat mendampingi nenek Anastasia Lotu meninjau tanah yang bersengketa. -IST

Konflik Tanah dengan Wakil Ketua DPRD Belu, Janda Lansia Dapat Pendampingan Hukum Prodeo

1 hari ago
Kepala BKPSDM Kabupaten Badung, I Wayan Putra Yadnya. -IST

Badung Siapkan e-Kinerja ASN, Penilaian Pegawai Bakal Lebih Transparan

2 hari ago
Kuasa hukum janda lansia Anastasia Lotu, Primus Klau, S.H. -IST

Kuasa Hukum Janda Lansia Soroti Legalitas Sertifikat yang Dipegang Wakil Ketua DPRD Belu

2 hari ago
Solidaritas Jurnalis Bali saat melakukan aksi damai depan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. -BALITOPIK.COM

Solidaritas Jurnalis Bali Kecam Pernyataan Prabowo soal ‘Londo Ireng’

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pantau 160 Warganya yang Merantau di Luar Negeri, Desa Tembok Raih Juara Nasional Perlindungan PMI

Reporter balitopik.com
18 Juli 2025 - 6:27 am
Foto: Yowana Desa Adat Tembok melaksanakan kegiatan "mereresik" di Pura Kahyangan Desa, Desa Adat Tembok. Website Desa Tembok

Foto: Yowana Desa Adat Tembok melaksanakan kegiatan "mereresik" di Pura Kahyangan Desa, Desa Adat Tembok. Website Desa Tembok

Balitopik.com, BULELENG – Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng keluar menjadi juara 1 nasional dalam ajang Desa Terbaik untuk Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tahun 2025. Penghargaan ini digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Penghargaan ini diumumkan setelah melewati proses seleksi ketat dan verifikasi lapangan terhadap puluhan desa dari berbagai provinsi di Indonesia. Desa Tembok menjadi satu-satunya perwakilan dari Bali yang menembus lima besar dan akhirnya ditetapkan sebagai juara utama.

“Baru dua hari lalu kami mendapat kabar resmi dari kementerian bahwa Desa Tembok meraih posisi pertama,” kata Dewa Ketut Wily, Kepala Desa Tembok, saat dikonfirmasi Jumat, 18 Juli 2025.

Keberhasilan tersebut, disampaikan Wily, merupakan hasil kerja kolektif dan konsisten dari pemerintah desa dalam membangun sistem perlindungan menyeluruh bagi para PMI. Mulai dari proses sebelum keberangkatan, pendampingan selama bekerja di luar negeri, hingga perlindungan terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Salah satu keunggulan Desa Tembok terletak pada sistem pendataan yang rapi dan terstruktur. Saat ini, lebih dari 160 PMI asal Desa Tembok telah terdata secara resmi. Data dan informasi yang dimaksud mencakup negara tujuan, jenis pekerjaan, hingga agen penyalur tenaga kerja. Bukan hanya itu. Pemerintah desa juga selalu berkoordinasi secara berkala dengan agen penyalur, dengan pihak terkait selama warganya ada di negara penerima kerja.

“Pendataan kami bangun selama dua tahun terakhir. Kami ingin memastikan setiap PMI asal Desa Tembok berangkat secara legal, jelas tujuannya, dan dapat kami pantau,” tegas Wily.

Selain itu, perhatian desa tidak berhenti pada pekerja yang merantau ke luar negeri. Pemerintah desa juga menyusun program perlindungan sosial bagi keluarga PMI, terutama anak-anak dan istri atau suami yang ditinggalkan. Jangan sampai keluarga, isteri, anak, terlantar, bikin masalah di desa. Bahkan, kiriman uang juga dipastikan dan dikonfirmasi oleh pihak desa kepada keluarga, langsung ke rekening keluarga atau isteri atau siapa pun yang ditinggalkan.

Pihaknya menambahkan bahwa di sektor kesehatan, layanan Poskesdes aktif memantau kondisi keluarga PMI secara berkala. Di bidang pendidikan, anak-anak PMI mendapat fasilitas angkutan sekolah gratis hingga tingkat SMP.

“Dengan layanan ini, keluarga merasa lebih tenang. Pemerintah desa hadir bukan hanya di awal keberangkatan, tapi juga dalam menjaga keberlanjutan kehidupan di rumah mereka,” tambah Wily.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, Nyoman Suarjana, menyebut penghargaan ini sebagai buah dari keseriusan Desa Tembok dalam membangun tata kelola migrasi tenaga kerja yang bertanggung jawab.

“Sejak awal, mereka sangat detail dalam pelaporan calon PMI. Setiap keberangkatan dikonfirmasi ke Perbekel dan dicocokkan dengan data agen. Ini yang membuat sistem mereka kuat dan minim risiko,” kata Suarjana.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng, Nyoman Widiartha, mengungkapkan bahwa pencapaian Desa Tembok merupakan contoh nyata sinergi antarlembaga yang berfokus pada perlindungan warga.

“PMD memberikan fasilitasi dan dukungan anggaran. Tapi yang paling penting, komitmen dan kesadaran dari pemerintah desa itu sendiri sangat kuat,” tambahnya

Pihaknya menambahkan, keberhasilan Desa Tembok menunjukkan bahwa perlindungan PMI bukan hanya soal administrasi, tetapi juga soal menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tingkat lokal.

“Desa Tembok sudah membuktikan bahwa desa bisa menjadi garda terdepan perlindungan PMI. Ini bisa jadi inspirasi, tidak hanya bagi desa-desa lain di Buleleng, tapi juga untuk seluruh Indonesia,” kata Widiartha

Diharapkan prestasi ini mampu memotivasi desa-desa lain, khususnya yang memiliki pekerja migran, untuk menjadikan Desa Tembok sebagai contoh praktik baik dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi warganya. (*)

Tags: Desa Adat TembokDesa TembokDesa TerbaikPekerja Migran IndonesiaPMI
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Mediasi Buntu, Gugatan Rp25 Miliar kepada Empat Media Berlanjut ke Sidang
  • Dituntut 4 Tahun, LBH PENA Bali Minta Sopir Truk Goa Gong Dibebaskan
  • Disdikpora Bali Juara Mini Soccer Kerthi Bali IV Usai Taklukkan PUPRKIM di Final Dramatis
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?