• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

WADUH! Spanduk Misterius Muncul di Lokasi Kematian Ratusan Mangrove di Benoa, Berisi Pesan Sindiran Menohok

5 bulan ago
Advokat I Made Somya Putra, SH., M.H. -IST

Kapolres Tabanan dan Baturiti Disorot Usai Amuk Massa Tewaskan Terduga Pencuri Ayam

9 jam ago
Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

22 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association. -IST

Badung dan Fujisawa Jepang Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya

23 jam ago
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. -IST

Adi Arnawa Tegaskan Semua Event di Badung Wajib Patuhi Aturan

24 jam ago
Event lari Bali Silent Disco yang diselenggarakan oleh Entourage Bali di Bali (23/7/2026)(DOKUMEN INSTAGRAM ENTOURAGE BALI)

Dirjen Imigrasi Sebut Event Bali Silent Disco Seperti “Negara Dalam Negara” Penyelenggara Sudah Kabur ke Luar Negeri

1 hari ago
I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Nyoman Parta Apresiasi Pelantikan Jampidsus Baru, Harus Pulihkan Kepercayaan Publik

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. -IST

Koster Apresiasi Ratu Speed Panjat Tebing Dunia Desak Rita

1 hari ago
Presiden AREA Indonesia periode 2026–2031, Indra Utama. -IST

Indra Utama Terpilih Aklamasi Pimpin AREA Indonesia 2026-2031

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

WADUH! Spanduk Misterius Muncul di Lokasi Kematian Ratusan Mangrove di Benoa, Berisi Pesan Sindiran Menohok

Reporter balitopik.com
11 Maret 2026 - 2:40 am
Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, BALI – Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan hutan mangrove, Jalan Bypass Ngurah Rai, Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (11/3/2026). Sejumlah spanduk misterius terpasang di pagar pembatas jalan, tepat di titik di mana ratusan pohon mangrove mati mengering secara mendadak.

Spanduk-spanduk itu berisi tulisan tangan memuat pesan bernada sindiran dan tuntutan keadilan bagi lingkungan. Keberadaannya pun menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas di area tersebut. Tidak diketahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa
Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa

Salah satu spanduk besar bertuliskan pesan sarkasme mengenai gangguan kenyamanan akibat rusaknya ekosistem: “MOHON MAAF PERJALANAN TERGANGGU, ADA MANGROVE MATI”.

Sementara itu, spanduk lainnya secara terang-terangan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang diduga menyebabkan rusaknya paru-paru kota tersebut: “DITUNGGU TANGGUNG JAWABNYA!!! #SAVEMANGROVE”.

Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa
Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa

Pemasangan spanduk ini diduga merupakan bentuk aksi protes warga atau aktivis lingkungan yang merasa geram dengan lambatnya penanganan dan tidak adanya kejelasan mengenai penyebab kematian massal pohon pelindung pesisir tersebut.

Kasus kematian ratusan mangrove di kawasan Benoa ini memang tengah menjadi sorotan publik. Kematian mangrove dalam skala besar ini dinilai sangat merugikan, mengingat fungsinya yang vital sebagai penahan abrasi dan habitat berbagai biota laut.

Munculnya spanduk-spanduk ini perlu dianggap sebagai pengingat keras bagi pemerintah dan instansi terkait agar tidak tutup mata. Pesan yang disampaikan sudah cukup jelas: publik sedang mengawasi dan menanti jawaban atas rusaknya ekosistem di Benoa. (*)

Tags: aktivis lingkungan BaliBerita Balidenpasar selatanekosistem pesisir Balihutan mangrove balikasus mangrove balikerusakan mangrove benoalingkungan Balimangrove BaliMangrove Benoamangrove bypass ngurah raimangrove denpasar selatanmangrove mati benoasave mangrove balispanduk misterius mangrove
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kapolres Tabanan dan Baturiti Disorot Usai Amuk Massa Tewaskan Terduga Pencuri Ayam
  • Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung
  • Badung dan Fujisawa Jepang Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?