BALITOPIK.COM, BALI – Kesekretariatan DPRD Kabupaten Buleleng melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (16/3/2026) pagi. Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi informasi terkait pola kerja sama antara lembaga legislatif dan insan pers.
Rombongan dari Buleleng dipimpin Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, bersama para Wakil Ketua DPRD. Mereka juga didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, serta puluhan wartawan yang bertugas di wilayah Bumi Panji Sakti. Secara keseluruhan, rombongan hadir dengan formasi lengkap, termasuk sekitar 32 insan pers.
Kedatangan rombongan dari Bali Utara tersebut disambut oleh Sekwan DPRD Provinsi Bali, I Ketut Nayaka, bersama jajaran sekretariat serta para jurnalis yang selama ini bekerja sama dengan DPRD Bali.
Dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman, kedua pihak sepakat bahwa peran pers sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya terkait kebijakan dan program kerja lembaga legislatif.
Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, mengibaratkan pers seperti matahari yang memberikan cahaya di waktu yang tepat.
“Insan pers diibaratkan seperti matahari, selalu mencerahkan pada saat yang tepat. Wartawan menjadi kunci dalam meluruskan informasi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan ini dapat memperkuat kolaborasi antara DPRD dan media, tidak hanya dalam hal pemberitaan, tetapi juga dalam memberikan edukasi serta meredam berbagai isu yang berpotensi merugikan Bali.
Hal senada juga disampaikan Sekwan DPRD Bali, I Ketut Nayaka. Ia menilai peran pers semakin vital di era digital saat ini, terutama dalam menangkal penyebaran informasi yang tidak benar di media sosial.
Menurutnya, tanpa kehadiran pers yang menyajikan informasi akurat dan terverifikasi, masyarakat berpotensi dibanjiri hoaks yang beredar luas di dunia maya.
“Kedudukan wartawan sangat penting. Mereka dibutuhkan untuk menyampaikan informasi mengenai regulasi yang ditetapkan DPRD dan pihak eksekutif. Media menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tegas Nayaka.
Ia menambahkan, Sekretariat DPRD Bali pada prinsipnya ingin menjalin kerja sama dengan berbagai media. Namun, kerja sama tersebut tetap harus mempertimbangkan keterbatasan anggaran serta persyaratan administratif yang berlaku.
Saat ini, kata Nayaka, setidaknya terdapat 39 media yang telah menjalin kerja sama dengan Sekretariat DPRD Bali, mulai dari radio, televisi, media cetak hingga media online.
“Terutama media online jumlahnya terus bertambah. Namun kami tetap melakukan pengecekan regulasi dan kelengkapan administrasi sebelum menjalin kerja sama,” tandasnya









