• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem "Pagar Digital". -IST

Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital”, Drone Bakal Awasi Perbatasan Indonesia

3 bulan ago
Dr. Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana

Kisah Jangkar dan Antrean SPBU yang Mengular

7 jam ago
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. -BALITOPIK.COM

Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan 439 Rumah dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas

11 jam ago
Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

12 jam ago
Gede Pasek Suardika (GPS) tengah dan tim hukum I Made Daging lainnya. -BALITOPIK.COM

Praperadilan Made Daging Diterima Sebagian, GPS Sebut Hakim Bernyali dan Siapkan Gugatan Jilid III

13 jam ago
Ketua KMHDI Bali, Pitriyou. -IST/Balitopik.com

KMHDI Bali Dorong PHDI Pusat Konsisten Mengayomi Umat dan Menjaga Martabat Agama

18 jam ago
Ketua Umum DPD IMM Bali, Muhammad Pramudya Rahardjo

IMM Bali Kritik Kisruh BBM, Pertamina Diminta Bertanggung Jawab

18 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima pamitan dari Irjen Pol Daniel Adityajaya. -IST

Kapolda Bali Pamit, Koster: Terima Kasih Atas Kerja Sama yang Solid

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima Tim Official Perseden FC. -IST

Koster Dukung Perseden ke Liga 3 Nasional, Siapkan Fasilitas GOR Ngurah Rai

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital”, Drone Bakal Awasi Perbatasan Indonesia

Reporter balitopik.com
1 Juli 2026 - 6:48 am
Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem "Pagar Digital". -IST

Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem "Pagar Digital". -IST

BALITOPIK.COM, JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem “Pagar Digital”, sebuah inovasi patroli berbasis drone yang dirancang memperkuat pengawasan wilayah perbatasan Indonesia dari aktivitas pelintas ilegal hingga kejahatan lintas negara.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan pengawasan wilayah perbatasan yang membentang ribuan kilometer, namun masih memiliki keterbatasan personel maupun infrastruktur pengawasan.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan gagasan membangun sistem “Pagar Digital” muncul setelah dirinya melihat perkembangan teknologi pengamanan perbatasan saat menghadiri pameran pertahanan di Singapura.

Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang mampu mengembangkan teknologi serupa tanpa harus bergantung pada produk luar negeri.

“Saya melihat berbagai teknologi canggih untuk pengamanan perbatasan, tetapi belum ada yang merupakan karya anak bangsa. Padahal SDM Indonesia memiliki kemampuan menghasilkan teknologi yang setara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki garis perbatasan darat sepanjang sekitar 3.111 kilometer yang tersebar di Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur. Namun, jumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) maupun Pos Lintas Batas (PLB) yang tersedia masih sangat terbatas sehingga diperlukan dukungan teknologi untuk memperkuat pengawasan.

Berdasarkan data Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) darat periode Januari hingga April 2026, tercatat sebanyak 679.867 orang melintas secara resmi melalui jalur perbatasan.

Meski demikian, tantangan terbesar justru berasal dari aktivitas pelintas ilegal yang memanfaatkan jalur-jalur tidak resmi atau “jalur tikus”. Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan manusia, hingga penyelundupan komoditas.

Sebagai tahap awal, sistem Pagar Digital akan diprioritaskan di wilayah perbatasan darat Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan, Papua Nugini di Papua, serta Timor Leste di Nusa Tenggara Timur. Sementara untuk wilayah laut, pengawasan difokuskan di Kepulauan Riau, Batam, dan jalur penyeberangan sekitarnya.

Dalam implementasinya, Imigrasi akan memanfaatkan teknologi drone hasil pengembangan ITB sejak 2019 yang diproduksi bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Drone tersebut dirancang mampu beroperasi selama 24 jam dengan dukungan energi panel surya.

Sistem ini mengombinasikan dua jenis drone, yakni Drone HALE (High-Altitude Long-Endurance) yang bertugas melakukan pemantauan jarak jauh dari ketinggian sekitar 1.000 meter, serta Drone Mantis yang berfungsi melakukan pendekatan taktis dan verifikasi visual ketika terdeteksi aktivitas mencurigakan. Teknologi tersebut sebelumnya telah diterapkan di sektor pertanian dengan hasil yang dinilai memuaskan.

Hendarsam menegaskan, keberadaan Pagar Digital bukan untuk menggantikan petugas di lapangan, melainkan meningkatkan situational awareness atau kesadaran situasional secara real time.

Saat drone mendeteksi aktivitas mencurigakan di wilayah yang sulit dijangkau, sistem akan langsung mengirimkan koordinat ke petugas imigrasi maupun aparat penjaga perbatasan terdekat sehingga respons dapat dilakukan lebih cepat dibanding patroli konvensional.

“Drone memperluas daya jangkau petugas kami. Dengan wilayah pengawasan yang sangat luas, mata udara ini mampu memberikan data awal yang akurat sebelum tim bergerak melakukan penindakan,” kata Hendarsam.

Ke depan, Pagar Digital diproyeksikan menjadi fondasi penguatan keamanan siber (cyber security) di lingkungan keimigrasian nasional sekaligus memperkuat kemandirian teknologi dalam negeri.

Kolaborasi antara Direktorat Jenderal Imigrasi, ITB, dan PT Dirgantara Indonesia diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelintas ilegal maupun pelaku kejahatan lintas negara, sekaligus memperkuat pengawasan kedaulatan Indonesia melalui teknologi buatan anak bangsa. (*)

Tags: Cyber SecurityDroneDrone HALEDrone MantisHendarsam MarantokoImigrasiITBJalur TikusKeamanan PerbatasanPagar DigitalPengawasan PerbatasanPerbatasan IndonesiaPT Dirgantara IndonesiaTeknologi IndonesiaTPPO
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kisah Jangkar dan Antrean SPBU yang Mengular
  • Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan 439 Rumah dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas
  • Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist