• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem "Pagar Digital". -IST

Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital”, Drone Bakal Awasi Perbatasan Indonesia

2 bulan ago
Kolaborasi jurnalis Bali dan Joni Agung saat galang dana di Renon untuk korban gempa Flores. -SJB

Kolaborasi Jurnalis dan Joni Agung, Ajak Warga Bali Bantu Korban Gempa Flores

22 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI (Suara Advokat Indonesia) Denpasar masa bakti 2026–2030 di Riverside Convention Hall, Padangsambian, Denpasar, Sabtu (22/8/2026) malam. -IST

“Saya Tunggu Kajian Konkret,” Koster Tantang PERADI SAI Perkuat Desa Adat Bali

23 jam ago
Pengamat Wisata dan Budaya, I Gede Meindra Parwatha. -BALITOPIK.COM

Usulan Pusat Pemerintahan Bali Pindah ke PKB Klungkung

1 hari ago
Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) saat ngamen di lampu merah Jalan Dewi Sri–Nakula, Kuta, Badung. -SJB

Ngamen di Lampu Merah, Jurnalis Bali Galang Dana untuk Korban Gempa Flores

2 hari ago
Pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan Persaudaraan Profesi Advokat Nusantara (Peradi Pergerakan) DPC Denpasar Raya bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai. -IST

PKPA Peradi Pergerakan Denpasar Raya Dibuka, Fokus Cetak Advokat Berkualitas dan Berintegritas

2 hari ago
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. -IST

6.200 Paket Gemarikan Badung Serap Hasil Ikan Pembudidaya Lokal

2 hari ago
Kepala Dinkes Badung, Dr. dr. Bagus Padma Puspita, Sp.PD., MARS., FINASIM. -IST

3,3 Juta Wisman Masuk Badung, Respons Darurat Kesehatan Dipangkas Jadi 10-14 Menit

2 hari ago
Layangan Janggan Sang Naga Terbang di Udara Pulau Bali. -IST

Nyoman Parta: Perlukah Bali Memiliki Kawasan Khusus Layang-Layang Bertaraf Dunia?

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital”, Drone Bakal Awasi Perbatasan Indonesia

Reporter balitopik.com
1 Juli 2026 - 6:48 am
Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem "Pagar Digital". -IST

Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem "Pagar Digital". -IST

BALITOPIK.COM, JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan sistem “Pagar Digital”, sebuah inovasi patroli berbasis drone yang dirancang memperkuat pengawasan wilayah perbatasan Indonesia dari aktivitas pelintas ilegal hingga kejahatan lintas negara.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan pengawasan wilayah perbatasan yang membentang ribuan kilometer, namun masih memiliki keterbatasan personel maupun infrastruktur pengawasan.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan gagasan membangun sistem “Pagar Digital” muncul setelah dirinya melihat perkembangan teknologi pengamanan perbatasan saat menghadiri pameran pertahanan di Singapura.

Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang mampu mengembangkan teknologi serupa tanpa harus bergantung pada produk luar negeri.

“Saya melihat berbagai teknologi canggih untuk pengamanan perbatasan, tetapi belum ada yang merupakan karya anak bangsa. Padahal SDM Indonesia memiliki kemampuan menghasilkan teknologi yang setara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki garis perbatasan darat sepanjang sekitar 3.111 kilometer yang tersebar di Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur. Namun, jumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) maupun Pos Lintas Batas (PLB) yang tersedia masih sangat terbatas sehingga diperlukan dukungan teknologi untuk memperkuat pengawasan.

Berdasarkan data Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) darat periode Januari hingga April 2026, tercatat sebanyak 679.867 orang melintas secara resmi melalui jalur perbatasan.

Meski demikian, tantangan terbesar justru berasal dari aktivitas pelintas ilegal yang memanfaatkan jalur-jalur tidak resmi atau “jalur tikus”. Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan manusia, hingga penyelundupan komoditas.

Sebagai tahap awal, sistem Pagar Digital akan diprioritaskan di wilayah perbatasan darat Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan, Papua Nugini di Papua, serta Timor Leste di Nusa Tenggara Timur. Sementara untuk wilayah laut, pengawasan difokuskan di Kepulauan Riau, Batam, dan jalur penyeberangan sekitarnya.

Dalam implementasinya, Imigrasi akan memanfaatkan teknologi drone hasil pengembangan ITB sejak 2019 yang diproduksi bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Drone tersebut dirancang mampu beroperasi selama 24 jam dengan dukungan energi panel surya.

Sistem ini mengombinasikan dua jenis drone, yakni Drone HALE (High-Altitude Long-Endurance) yang bertugas melakukan pemantauan jarak jauh dari ketinggian sekitar 1.000 meter, serta Drone Mantis yang berfungsi melakukan pendekatan taktis dan verifikasi visual ketika terdeteksi aktivitas mencurigakan. Teknologi tersebut sebelumnya telah diterapkan di sektor pertanian dengan hasil yang dinilai memuaskan.

Hendarsam menegaskan, keberadaan Pagar Digital bukan untuk menggantikan petugas di lapangan, melainkan meningkatkan situational awareness atau kesadaran situasional secara real time.

Saat drone mendeteksi aktivitas mencurigakan di wilayah yang sulit dijangkau, sistem akan langsung mengirimkan koordinat ke petugas imigrasi maupun aparat penjaga perbatasan terdekat sehingga respons dapat dilakukan lebih cepat dibanding patroli konvensional.

“Drone memperluas daya jangkau petugas kami. Dengan wilayah pengawasan yang sangat luas, mata udara ini mampu memberikan data awal yang akurat sebelum tim bergerak melakukan penindakan,” kata Hendarsam.

Ke depan, Pagar Digital diproyeksikan menjadi fondasi penguatan keamanan siber (cyber security) di lingkungan keimigrasian nasional sekaligus memperkuat kemandirian teknologi dalam negeri.

Kolaborasi antara Direktorat Jenderal Imigrasi, ITB, dan PT Dirgantara Indonesia diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelintas ilegal maupun pelaku kejahatan lintas negara, sekaligus memperkuat pengawasan kedaulatan Indonesia melalui teknologi buatan anak bangsa. (*)

Tags: Cyber SecurityDroneDrone HALEDrone MantisHendarsam MarantokoImigrasiITBJalur TikusKeamanan PerbatasanPagar DigitalPengawasan PerbatasanPerbatasan IndonesiaPT Dirgantara IndonesiaTeknologi IndonesiaTPPO
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kolaborasi Jurnalis dan Joni Agung, Ajak Warga Bali Bantu Korban Gempa Flores
  • “Saya Tunggu Kajian Konkret,” Koster Tantang PERADI SAI Perkuat Desa Adat Bali
  • Usulan Pusat Pemerintahan Bali Pindah ke PKB Klungkung
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?