BALITOPIK.COM, TABANAN – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali kembali menggelar aksi sosial Bergerak dan Berbagi dengan menyalurkan bantuan kepada 150 warga di tiga kecamatan di Kabupaten Tabanan. Program ini menyasar kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, hingga kader PKK sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026) itu dilaksanakan di Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, dan Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan. Aksi sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Tabanan serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
Sebanyak 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu disalurkan kepada masyarakat. Masing-masing lokasi menerima bantuan yang diperuntukkan bagi 30 penerima manfaat yang terdiri dari lansia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, dan kader PKK.
Tak hanya itu, berbagai instansi juga ikut berpartisipasi dengan memberikan bantuan tambahan. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menyerahkan 50 paket Gemarikan di setiap lokasi, sementara Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali membagikan 10 paket sembako.
PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali turut memberikan paket susu kepada masing-masing 10 balita dan ibu hamil. Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyalurkan 20 paket multivitamin untuk balita dan lansia, sedangkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyerahkan 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai. Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali juga memberikan 50 bibit pohon untuk mendukung penghijauan.
Mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata mengatakan program Bergerak dan Berbagi merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TP PKK terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Ini adalah bentuk perhatian Ketua TP PKK Provinsi Bali. Kami berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Menurut Dwi Dewata, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Tabanan, serta pemerintah daerah sehingga proses pendataan hingga penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran.
“Aksi sosial ini merupakan wujud sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Tabanan. Berkat kerja sama yang baik, pendataan penerima manfaat hingga penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya menyampaikan apresiasi atas kepedulian TP PKK Provinsi Bali kepada masyarakat Tabanan.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Bali. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Tabanan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di daerah lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani juga menyosialisasikan keberadaan Sekolah Rakyat di Bali. Program tersebut ditujukan bagi anak-anak usia sekolah yang belum mendapatkan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi maupun kuota sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana mengajak masyarakat membiasakan mengonsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas.
“Asupan ikan sangat penting karena mengandung protein sebesar 17–25 persen yang berperan penting dalam mendukung kecerdasan dan perkembangan fungsi otak,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelayanan kesehatan gratis dari RS Bali Mandara, vaksinasi rabies gratis oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta demonstrasi memasak yang melibatkan anggota PKK bersama Bali Chef Community dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Bali.
Program Bergerak dan Berbagi diharapkan menjadi upaya berkelanjutan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesehatan, ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa. (*)









