• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Nuanu Gandeng Kolektif Seni Independen, Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer di Bali. -IST

Nuanu Gandeng Kolektif Seni Independen, Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer di Bali

3 bulan ago
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

51 menit ago
PP KMHDI

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi

4 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau langsung jalannya psikotes pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bali, di Ruang Sidang FK Unud kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10). -BALITOPIK.COM

Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?

8 jam ago
Prambanan Shiva Festival (PSF) 2027 diluncurkan dalam rangkaian Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10/2026). -IST

Prambanan Shiva Festival 2027 Diluncurkan

1 hari ago
Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.,MM.

Pemimpin yang Tak Pernah Tinggalkan Rakyat

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. -BALITOPIK.COM

Koster Ingatkan Menteri ESDM dan Pertamina soal BBM: Apa yang Terjadi di Bali Akan Langsung Mendunia

1 hari ago
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan), Menteri ESDM dan Gubernur Bali. -BALITOPIK.COM

Dirut Pertamina Minta Maaf untuk Masyarakat Bali, Janji Tak Akan Ulangi Lagi

1 hari ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Menteri ESDM Ungkap Alasan BBM Langka di Bali: “Kesalahan Teknis Pertamina”

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Nuanu Gandeng Kolektif Seni Independen, Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer di Bali

Reporter balitopik.com
18 Juli 2026 - 3:21 pm
Nuanu Gandeng Kolektif Seni Independen, Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer di Bali. -IST

Nuanu Gandeng Kolektif Seni Independen, Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer di Bali. -IST

BALITOPIK.COM, TABANAN – Nuanu Creative City kembali memperkuat posisinya sebagai pusat seni kontemporer di Bali dengan menghadirkan dua pameran bertajuk Lucid Dreams dan Repetisi Memori.

Melalui kolaborasi bersama dua kolektif seni independen, Ruang Fungsi dan Pando Art Collective, Nuanu membuka ruang yang lebih luas bagi seniman muda Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik nasional maupun internasional.

Kedua pameran berlangsung secara bersamaan di Labyrinth Art Gallery, Nuanu Creative City, mulai 18 Juli hingga 18 Agustus 2026. Sebanyak 17 seniman kontemporer menampilkan karya seni lukis, instalasi, dan media campuran yang mengeksplorasi berbagai isu personal, sosial, hingga hubungan manusia dengan ingatan dan alam bawah sadar.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Nuanu untuk memperluas program seni visual sepanjang tahun sekaligus memperkuat jejaring dengan komunitas seni independen dari berbagai daerah di Indonesia.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, mengatakan kolaborasi dengan kolektif seni menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem kreatif yang lebih terbuka.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menyambut berbagai kolektif independen di Nuanu dan melihat bagaimana para seniman, institusi, serta publik saling bertemu dan membangun koneksi di sini. Kami berharap kolaborasi ini melahirkan pengalaman, percakapan, dan kerja sama baru bagi seluruh komunitas kreatif,” ujarnya.

Pameran Lucid Dreams digarap oleh Pando Art Collective, kolektif seni yang berakar di Yogyakarta dan dikenal aktif mendukung perkembangan seniman kontemporer muda. Kurasi Samuel David mengajak pengunjung menjelajahi ruang antara imajinasi, memori, dan alam bawah sadar melalui pendekatan visual yang surealis.

Tujuh seniman yang terlibat dalam pameran tersebut adalah Faisal Siddiq, Afiq Andico, Arif Fiyanto, Rifqi Soenandar, Aly Waffa, Ari Wuryanto, dan Ijal Mariachi.

Sementara itu, Repetisi Memori dipersembahkan oleh Ruang Fungsi, kolektif seni independen berbasis di Bali yang selama ini aktif mengembangkan ruang eksperimentasi seni kontemporer.

Melalui tema tersebut, para seniman mengajak publik memahami bagaimana memori terus dibentuk ulang oleh ruang, waktu, dan pengalaman hidup. Sebanyak sepuluh seniman ambil bagian, yakni Denny Novikar, Sirin Farid Stevy, Surya Subratha, Ade Habibie, Andre Yoga, Ichi Dilaga, Aharimu, Sastia Naresvari, Naomi Samara, dan Natasha Lubis.

Director of Special Art Projects Nuanu Creative City, Kelsang Dolma, mengatakan masih banyak kolektif seni independen di Indonesia yang memiliki kualitas tinggi namun belum memperoleh ruang publik yang luas.

“Melalui Labyrinth, kami ingin membuka kesempatan bagi komunitas-komunitas tersebut untuk menghadirkan para senimannya di Bali dan memperkenalkan karya mereka kepada audiens baru. Kami berharap ini menjadi awal dari lebih banyak kolaborasi di masa mendatang,” katanya.

Co-Founder Pando Art Collective, Avi Tejo Bhaskoro, menilai kolaborasi tersebut menjadi momentum penting memperluas jaringan para seniman muda Indonesia.

“Membawa para seniman kami ke Nuanu bukan sekadar menghadirkan sebuah pameran, tetapi membuka ruang pertukaran yang berkelanjutan antara komunitas kreatif yang siap tumbuh bersama,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Denny Novikar dari Ruang Fungsi. Menurutnya, ruang seni independen hanya dapat berkembang melalui kolaborasi lintas komunitas.

“Bekerja sama dengan Nuanu memungkinkan kami memperkenalkan para seniman kepada audiens baru sekaligus memperkuat jejaring seni kontemporer Indonesia,” katanya.

Pameran Lucid Dreams dan Repetisi Memori dapat dikunjungi setiap hari di Labyrinth Art Gallery hingga 18 Agustus 2026 tanpa biaya tambahan bagi seluruh pengunjung Nuanu Creative City.

Labyrinth Art Gallery sendiri merupakan ruang seni kontemporer yang menggabungkan fungsi galeri dan pasar seni. Kehadirannya dirancang untuk mempertemukan seniman lokal maupun internasional sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang tumbuh di Bali. (*)

Tags: art exhibitionBaliBali TopikBudaya Balicreative cityLabyrinth Art GalleryLucid DreamsNuanu BaliNuanu Creative Citypameran seni baliPando Art CollectiveRepetisi MemoriRuang Fungsiseni kontemporerseni visualseniman IndonesiaWisata Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki
  • Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi
  • Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist