• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Efatha Filomeno Borromeu Duarte. -Dokumen pribadi/Balitopik.com

Pengamat Beberkan Faktor Golput di Bali Tinggi

1 tahun ago
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan sambutan saat kumpul bersama Forkopimda, Majelis Agama, FKUB dan Ormas. -BALITOPIK.COM

Semua Pihak Sepakat Jaga Esensi Kesucian Nyepi dan Idul Fitri di Bali

21 jam ago
Ilustsrasi larangan internet saat Nyepi di Bali. -IST

Pemprov Bali Umumkan Internet Dibatasi Saat Nyepi Mulai dari 19 Maret Pukul 06.00 – 20 Maret 06.00 WITA

1 hari ago
Kolase: I Made Teja (kiri) dan Gede Pasek Suardika (GPS). -IST/BALITOPIK.COM

Sorotan Kasus TPA Suwung, Gede Pasek Suardika Minta Penanganan Menyeluruh

1 hari ago
Petugas Imigrasi amankan para pembuat video pornografi di Bandara Ngurah Rai. -IST/BALITOPIK.COM

WNA Pembuat Video “Enak-Enak” Ditangkap Saat Hendak Kabur dari Bali

2 hari ago
Para pelaku WNA yang membuat konten dewasa di Villa kawasan Pererenan saat diperiksa Mapolres Badung. -IST/BALITOPIK.COM

Video “Lendir” Ojol-Bule di Bali Terbongkar, 3 WNA Ditangkap

2 hari ago
Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang melakukan penggrebekan. -IST/BALITOPIK.COM

Bareskrim Polri Gerebek Diskotik di Bali, Temukan Ratusan Ekstasi

2 hari ago
Mantan Kadis KLH Provinsi Bali, I Made Teja. -IST/BALITOPIK.COM

Gegara TPA Suwung, Menteri Lingkungan Hidup Tersangkakan Eks Kadis KLH Bali

2 hari ago
PW IKA PMII Bali Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama. -BALITOPIK.COM

Perdana di Ramadan, PW IKA PMII Bali Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

3 hari ago
BALI TOPIK
Kamis, Maret 19, 2026
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
BALI TOPIK
No Result
View All Result

Pengamat Beberkan Faktor Golput di Bali Tinggi

Reporter balitopik.com
1 Desember 2024 - 11:14 am
0 0
Efatha Filomeno Borromeu Duarte. -Dokumen pribadi/Balitopik.com

Efatha Filomeno Borromeu Duarte. -Dokumen pribadi/Balitopik.com

Berbagi artikel balitopikredaksi@gmail.com

Balitopik.com – Pengamat politik Universitas Udayana, Efatha Filomeno Borromeu Duarte membeberkan sejumlah alasan tingginya golongan putih (golput) pada Pilkada Bali 27 November 2024 kemarin. Berdasarkan hasil real count internal PDIP Bali dari Salinan C Hasil 6.795 TPS, angka golput mencapai 1.221.874 suara atau sekitar 37 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT).

Fakta ini dapat dikatakan partisipasi pemilih menurun, hanya 63 persen partisipan. Jika dibandingkan dengan Pilkada Bali 2018 yang mencapai 71,96 persen, maka pilkada Bali 2024 menurun hingga angka sekitar 8,5 persen.

Menurut Efatha, meningkatnya angka golput atau menurunya partisipasi masyarakat terhadap Pilkada Bali 2024 disebabkan oleh beberapa faktor.

1. Institusi Politik

Bagi Efatha, institusi politik seperti KPU sebagai penyelenggara pemilu dan partai politik sebagai kendaraan politik tugasnya meningkatkan dukungan dan legitimasi masyarakat terhadap sistem politik yang ada. Jika tidak maka akan muncul ketidakpercayaan masyarakat.

“Kalau kita telisik, pentingnya legitimasi dan dukungan terhadap sistem politik yang ada ini harusnya dipertahankan dan ditumbuh kembangkan, kalau kepercayaan terhadap institusi politik ini menurun tidak akan menarik dukungan dan partisipasi masyarakat. Ketidakpercayaan terhadap institusional ini dapat memicu peningkatan angka golput. Karena masyarakat mungkin berpikir suara mereka sudah tidak memberikan dampak apa-apa,” ujarnya.

2. Visi Misi yang Tidak Terukur dan Cenderung Populis

Dalam perkembangan pengetahuan dan teknologi membuat cara berpikir masyarakat menjadi pragmatis, konkret dan yang pasti-pasti. Apabila dalam menawarkan program atau visi misi yang tidak terukur bisa membuat masyarakat tidak percaya dan akhirnya tidak memilih.

Banyak calon kepala daerah yang cenderung populis, tidak benar-benar menawarkan konsep yang utuh, hanya gimmick. Yang paling mempersoalkan ini biasanya dari kalangan rasional choice dan kritis.

“Sekarang kita berada pada era post demokrasi yang mana banyak pemimpin yang populis dan memiliki visi misi yang tidak terukur. Wajah politik kita saat ini terlalu eksploitatif dari satu individu terhadap individu yang lain tanpa menawarkan suatu gagasan untuk orang itu memilih. Ini bahaya jangan sampai demokrasi ini hanya proseduralistik tidak esensial lagi,” kata Dosen Fisip Udayana tersebut.

3. Pendekatan Konstituen dari Partai dan Calon

Pendekatan terhadap konstituen dari partai politik dan calon kepala daerah yang tidak memperhatikan kultur masyarakat setempat juga mempengaruhi. Selain itu kurangnya perawatan terhadap konstituen setelah pemilihan berakhir.

“Memang perlunya konektivitas antara konstituen dengan partai politik dan calon itu sendiri biar masyarakat tidak merasa dibutuhkan pada saat pemilihan saja,” ucap dia.

4. Undecided Voters dan Faktor Kandidat

Undecided voters adalah pemilih yang belum menentukan pilihannya. Mereka belum membuat keputusan terkait pilihannya dalam Pilkada. Dalam posisi ini para undecided voters menunggu tawaran konsep atau visi misi yang ideal. Mereka juga menilai individu kandidat dari sudut pandang mereka sendiri (subjektivitas).

“Apakah mungkin figur-figur yang hadir hari ini belum menggugah hati pemilih? Ini harus kita evaluasi bersama. Ada apa? Sehingga demokrasi kita ke depan tidak mengalami sliding back (kemunduran),” pungkasnya.

5. Faktor – Faktor Lain

Faktor lain yang disebutkan mempengaruhi tingginya angka golput pada Pilkada Bali kemarin adalah cuaca, banyak perusahaan swasta yang tidak libur sehingga pemilih (karyawan) tetap bekerja dan agenda pribadi yang bersifat urgen saat hari pemilihan. (*)

SendSendScan

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Semua Pihak Sepakat Jaga Esensi Kesucian Nyepi dan Idul Fitri di Bali
  • Pemprov Bali Umumkan Internet Dibatasi Saat Nyepi Mulai dari 19 Maret Pukul 06.00 – 20 Maret 06.00 WITA
  • Sorotan Kasus TPA Suwung, Gede Pasek Suardika Minta Penanganan Menyeluruh
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?