• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Edo: Stop Eksplorasi dan Pidanakan Penggali Geotermal di Mataloko

1 tahun ago
Tim SAR Gabungan saat lakukan pencarian. -IST

Mahasiswa 20 Tahun Terseret Arus Banjir di Buleleng, Tim SAR Sisir Sungai hingga Pantai

1 hari ago
Finalis! 6 OPD Bali Adu Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, Siapa Terbaik di Bali?

Finalis! 6 OPD Bali Adu Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, Siapa Terbaik di Bali?

1 hari ago
Bupati Badung didampingi Sekda saat menyerhkan bansos hari raya umat Hindu. -IST

82 Ribu KK di Badung Terima Bantuan Rp2 Juta Jelang Galungan dan Kuningan

1 hari ago
I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Generasi Muda Bali Terancam Tak Punya Rumah di Tanah Sendiri, Nyoman Parta Soroti Pembelian Lahan oleh Investor

1 hari ago
Petugas Imigrasi Ngurah Rai saat menggagalkan keberangkatan buronan interpol. -BALITOPIK.COM

Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Pelarian Buronan Interpol yang Gunakan Paspor Palsu di Bali

2 hari ago
Menteri LH dan Pemerintah Provinsi Bali saat deklasri Bali 100 persen pilah sampah. -IST

Bali Deklarasi 100 Persen Pilah Sampah  

2 hari ago
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, bersama Gubernur Bali Wayan Koster memimpin aksi penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (10/6/2026).

Menteri LH dan Koster Tanam Mangrove di Bali, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemulihan Lingkungan

3 hari ago
Kapolda Bali dan jajaran saat pemusnahan narkoba yang diamankan selama pelaksanaan Operasi Antik Agung 2026. -IST

138 Tersangka Ditangkap, Polda Bali Ungkap 111 Kasus Narkoba dan Sita Barang Bukti Rp13 Miliar

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Edo: Stop Eksplorasi dan Pidanakan Penggali Geotermal di Mataloko

Reporter balitopik.com
4 Juni 2025 - 12:36 pm
Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Balitopik.com – Pernyataan keras disampaikan Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja soal Geotermal Flores. Dalam obrolan di Sekretariat PENA NTT Bali, Rabu (4/6/2025) dengan sejumlah awak media, wartawan senior ini mengatakan bahwa dirinya sudah mengikuti seluruh perkembangan soal Geotermal Flores baik melalui pemberitaan di berbagai media dan juga hasil diskusi dengan beberapa relawan dan praktisi.

Bahkan, informasi terakhir disampaikan langsung oleh perwakilan masyarakat pernah bertemu dengan KfW Jerman di Kemah Tabor Mataloko. “Dari seluruh informasi yang serap selama ini maka saya harus menyampaikan beberapa pokok pikiran yang bisa ditindaklanjuti oleh pihak terkait, baik pemerintah setempat, para aktifis lingkungan hidup, dan juga pimpinan gereja setempat,” katanya.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera pidanakan pihak yang menggali atau membor geotermal di Mataloko dan beberapa titik lainnya.

“Fakta hukum sudah ada. Warga mencium bau gas. Itu artinya gas yang sebelumnya ada di perut bumi, dikeluarkan dan naik ke permukaan dan ini bisa berbahaya bagi manusia. Fakta lain adalah tanaman layu, produktifitas menurun, rumah warga yang beratap seng keropos akibat korosi, warga cium bau belerang dan seterusnya. Ini adalah fakta hukum sehingga penggali atau pihak manapun yang melakukannya harus dipidana. Warga harus melakukan proses hukum. Memidanakan pelaku penggali Geotermal di Mataloko menjadi rujukan agar eksplorasi di titik lainnya akan berhenti. Sebab baru eksplorasi saja sudah merusak banyak hal,” lanjut dia.

Bahwa pidana harus dilakukan agar hakim bisa melakukan putusan sela sehingga untuk sementara tidak ada lagi aktivitas penggalian dan sejenisnya.

Kedua, berbicara soal Flores pasca ditetapkan sebagai Pulau Geotermal tahun 2017 lalu harus disyukuri. Ini kekayaan alam yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia. Namun yang harus diperhatikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah di NTT sekarang ini adalah perkuat sumber daya manusia untuk menguasai teknologi Geotermal.

“Persoalan yang ada sekarang, mau eksplorasi Geotermal tetapi teknologi yang digunakan tidak ada. Kalau dalam kaca mata awam, eksplorasi Geotermal yang dilakukan di Mataloko, dan juga di beberapa titik lainnya, menggunakan teknologi yang sangat minim, kasarnya seperti orang gali pakai linggis. Makanya dampaknya merusak lingkungan, lumpur keluar, bau gas dan belerang, atap seng keropos, tanaman mati dan sebagainya. Teknologi Geotermal belum siap. Makanya saya tegas minta agar stop seluruh eksplorasi Geotermal di Flores lebih khusus lagi di Mataloko dan Pocoleok,” ujarnya.

Pria yang lebih dikenal dengan panggilan Edo itu meminta agar teknologi yang pantas menjadi rujukan adalah Amerika dan New Zealand. Dua negara ini adalah negara yang sukses menggunakan geotermal. “Kenapa kita tidak belajar kesana. Ini catatan buat pemerintah pusat dan daerah,” kata Edo.

Ketiga, soal modal dan investasi. Disebut sebagai pulau Geotermal di Flores ini harus menjadi potensi dan propek yang besar untuk Flores dan NTT umumnya. Ini sumber daya yang luar biasa. Namun butuh investasi yang besar dan dalam jangka waktu yang lama.

“Jangan sekarang digali. Kenapa tidak belajar dulu teknologinya, kirim anak-anak NTT khususnya dan Indonesia umumnya untuk belajar ke New Zealand dan Amerika, bagaimana eksplorasi Geotermal tidak merusak lingkungan, tidak merusak tatanan sosial budaya setempat, sehingga tidak ada dampak yang ditimbulkan. Sesuatu yang dilakukan terburu-buru akan merugikan banyak hal. Makanya saya minta stop dulu eksplorasi Geotermal di Flores,” tandasnya.

Tags: Emanuel Dewata OjaGeothermal di FloresJurnalis NTT BaliPENA BaliTolak Geotermal
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Mahasiswa 20 Tahun Terseret Arus Banjir di Buleleng, Tim SAR Sisir Sungai hingga Pantai
  • Finalis! 6 OPD Bali Adu Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, Siapa Terbaik di Bali?
  • 82 Ribu KK di Badung Terima Bantuan Rp2 Juta Jelang Galungan dan Kuningan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?