• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Edo: Stop Eksplorasi dan Pidanakan Penggali Geotermal di Mataloko

9 bulan ago
Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta. Dok/pribadi-Balitopik.com

Delpedro Bebas, Komisi III DPR RI Minta Polisi Bijak Hadapi Aksi Demonstrasi

14 menit ago
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna didampingi Kakanim Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan saat memantau situasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. -IST/BALITOPIK.COM

40 Penerbangan Timur Tengah Batal, Imigrasi Bali Beri Solusi bagi WNA Terdampak

20 jam ago
Suasan kegiatan “Mebanjaraan” yang dilaksanakan oleh Jimbaran Bersatu. -IST/BALITOPIK.COM

“Mebanjaraan” di Jimbaran Perkuat Kebersamaan Warga, Diharapkan Jadi Agenda Tahunan

20 jam ago
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana. -IST/Balitopik.com

Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, Ini Daftar Juara SMA, SMP, dan SD

20 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -Balitopik.com

CATAT! Batas Waktu Pengiriman Sampah ke TPA Suwung 31 Maret

23 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan arahan. -Balitopik.com

Koster Ancam Tahan BKK bagi Daerah yang Abai Kelola Sampah

23 jam ago
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna. -IST/BALITOPIK.COM

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Akibat Konflik Timur Tengah

23 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memberikan arahan kepada tim. -IST/Balitopik.com

Badung Canangkan Gerakan Serentak Olah Sampah Berbasis Sumber

24 jam ago
BALI TOPIK
Selasa, Maret 10, 2026
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
No Result
View All Result
BALI TOPIK
No Result
View All Result

Edo: Stop Eksplorasi dan Pidanakan Penggali Geotermal di Mataloko

Reporter balitopik.com
4 Juni 2025 - 12:36 pm
0 0
Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Berbagi artikel balitopikredaksi@gmail.com

Balitopik.com – Pernyataan keras disampaikan Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja soal Geotermal Flores. Dalam obrolan di Sekretariat PENA NTT Bali, Rabu (4/6/2025) dengan sejumlah awak media, wartawan senior ini mengatakan bahwa dirinya sudah mengikuti seluruh perkembangan soal Geotermal Flores baik melalui pemberitaan di berbagai media dan juga hasil diskusi dengan beberapa relawan dan praktisi.

Bahkan, informasi terakhir disampaikan langsung oleh perwakilan masyarakat pernah bertemu dengan KfW Jerman di Kemah Tabor Mataloko. “Dari seluruh informasi yang serap selama ini maka saya harus menyampaikan beberapa pokok pikiran yang bisa ditindaklanjuti oleh pihak terkait, baik pemerintah setempat, para aktifis lingkungan hidup, dan juga pimpinan gereja setempat,” katanya.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera pidanakan pihak yang menggali atau membor geotermal di Mataloko dan beberapa titik lainnya.

“Fakta hukum sudah ada. Warga mencium bau gas. Itu artinya gas yang sebelumnya ada di perut bumi, dikeluarkan dan naik ke permukaan dan ini bisa berbahaya bagi manusia. Fakta lain adalah tanaman layu, produktifitas menurun, rumah warga yang beratap seng keropos akibat korosi, warga cium bau belerang dan seterusnya. Ini adalah fakta hukum sehingga penggali atau pihak manapun yang melakukannya harus dipidana. Warga harus melakukan proses hukum. Memidanakan pelaku penggali Geotermal di Mataloko menjadi rujukan agar eksplorasi di titik lainnya akan berhenti. Sebab baru eksplorasi saja sudah merusak banyak hal,” lanjut dia.

Bahwa pidana harus dilakukan agar hakim bisa melakukan putusan sela sehingga untuk sementara tidak ada lagi aktivitas penggalian dan sejenisnya.

Kedua, berbicara soal Flores pasca ditetapkan sebagai Pulau Geotermal tahun 2017 lalu harus disyukuri. Ini kekayaan alam yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia. Namun yang harus diperhatikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah di NTT sekarang ini adalah perkuat sumber daya manusia untuk menguasai teknologi Geotermal.

“Persoalan yang ada sekarang, mau eksplorasi Geotermal tetapi teknologi yang digunakan tidak ada. Kalau dalam kaca mata awam, eksplorasi Geotermal yang dilakukan di Mataloko, dan juga di beberapa titik lainnya, menggunakan teknologi yang sangat minim, kasarnya seperti orang gali pakai linggis. Makanya dampaknya merusak lingkungan, lumpur keluar, bau gas dan belerang, atap seng keropos, tanaman mati dan sebagainya. Teknologi Geotermal belum siap. Makanya saya tegas minta agar stop seluruh eksplorasi Geotermal di Flores lebih khusus lagi di Mataloko dan Pocoleok,” ujarnya.

Pria yang lebih dikenal dengan panggilan Edo itu meminta agar teknologi yang pantas menjadi rujukan adalah Amerika dan New Zealand. Dua negara ini adalah negara yang sukses menggunakan geotermal. “Kenapa kita tidak belajar kesana. Ini catatan buat pemerintah pusat dan daerah,” kata Edo.

Ketiga, soal modal dan investasi. Disebut sebagai pulau Geotermal di Flores ini harus menjadi potensi dan propek yang besar untuk Flores dan NTT umumnya. Ini sumber daya yang luar biasa. Namun butuh investasi yang besar dan dalam jangka waktu yang lama.

“Jangan sekarang digali. Kenapa tidak belajar dulu teknologinya, kirim anak-anak NTT khususnya dan Indonesia umumnya untuk belajar ke New Zealand dan Amerika, bagaimana eksplorasi Geotermal tidak merusak lingkungan, tidak merusak tatanan sosial budaya setempat, sehingga tidak ada dampak yang ditimbulkan. Sesuatu yang dilakukan terburu-buru akan merugikan banyak hal. Makanya saya minta stop dulu eksplorasi Geotermal di Flores,” tandasnya.

Tags: Emanuel Dewata OjaGeothermal di FloresJurnalis NTT BaliPENA BaliTolak Geotermal
SendSendScan

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Delpedro Bebas, Komisi III DPR RI Minta Polisi Bijak Hadapi Aksi Demonstrasi
  • 40 Penerbangan Timur Tengah Batal, Imigrasi Bali Beri Solusi bagi WNA Terdampak
  • “Mebanjaraan” di Jimbaran Perkuat Kebersamaan Warga, Diharapkan Jadi Agenda Tahunan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?