• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Edo: Stop Eksplorasi dan Pidanakan Penggali Geotermal di Mataloko

1 tahun ago
Siti Sapurah alias Ipung saat mendampingi KC dan Ibunya. -IST

Dokter Muda di Bali jadi Tersangka, Dituduh Gelapkan Asal Usul Anak Kandung Sendiri

3 jam ago
Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.Sc., Ph.D. -BALITOPIK.COM

Dewa Cipta Pimpin PNB 2026-2030, Fokus Perkuat Vokasi dan Riset Terapan

4 jam ago
Data kunjungan wisatawan ke Bali periode 2025-2026. -IST

Pariwisata Bali Diingatkan dari Sustainable Tourism Menuju Regenerative Tourism

10 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan Ketua DPRD bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. -BALITOPIK.COM

Dewa Jack Apresiasi Koster Genjot PAD, Di Sisi Lain APBD Bali Defisit Rp842 Miliar

11 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Upah Pariwisata Bali 2027 Dikaji, UMKM Jadi Perhatian

11 jam ago
Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali sekaligus Wakil Ketua Pansus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP), Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok. -IST

Putusan PTUN Kelingking Disorot DPRD Bali, Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

23 jam ago
Kondisi pohon mangrove yang mati karena paparan minyak di Pedungan. -IST

Usai Minta Maaf, Pertamina Diminta Pulihkan Mangrove Pedungan

1 hari ago
Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. -BALITOPIK.COM

DPRD Bali Dorong Banding, Polemik Lift Kaca Kelingking Berlanjut

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Edo: Stop Eksplorasi dan Pidanakan Penggali Geotermal di Mataloko

Reporter balitopik.com
4 Juni 2025 - 12:36 pm
Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja. -Balitopik.com

Balitopik.com – Pernyataan keras disampaikan Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali Emanuel Dewata Oja soal Geotermal Flores. Dalam obrolan di Sekretariat PENA NTT Bali, Rabu (4/6/2025) dengan sejumlah awak media, wartawan senior ini mengatakan bahwa dirinya sudah mengikuti seluruh perkembangan soal Geotermal Flores baik melalui pemberitaan di berbagai media dan juga hasil diskusi dengan beberapa relawan dan praktisi.

Bahkan, informasi terakhir disampaikan langsung oleh perwakilan masyarakat pernah bertemu dengan KfW Jerman di Kemah Tabor Mataloko. “Dari seluruh informasi yang serap selama ini maka saya harus menyampaikan beberapa pokok pikiran yang bisa ditindaklanjuti oleh pihak terkait, baik pemerintah setempat, para aktifis lingkungan hidup, dan juga pimpinan gereja setempat,” katanya.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera pidanakan pihak yang menggali atau membor geotermal di Mataloko dan beberapa titik lainnya.

“Fakta hukum sudah ada. Warga mencium bau gas. Itu artinya gas yang sebelumnya ada di perut bumi, dikeluarkan dan naik ke permukaan dan ini bisa berbahaya bagi manusia. Fakta lain adalah tanaman layu, produktifitas menurun, rumah warga yang beratap seng keropos akibat korosi, warga cium bau belerang dan seterusnya. Ini adalah fakta hukum sehingga penggali atau pihak manapun yang melakukannya harus dipidana. Warga harus melakukan proses hukum. Memidanakan pelaku penggali Geotermal di Mataloko menjadi rujukan agar eksplorasi di titik lainnya akan berhenti. Sebab baru eksplorasi saja sudah merusak banyak hal,” lanjut dia.

Bahwa pidana harus dilakukan agar hakim bisa melakukan putusan sela sehingga untuk sementara tidak ada lagi aktivitas penggalian dan sejenisnya.

Kedua, berbicara soal Flores pasca ditetapkan sebagai Pulau Geotermal tahun 2017 lalu harus disyukuri. Ini kekayaan alam yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia. Namun yang harus diperhatikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah di NTT sekarang ini adalah perkuat sumber daya manusia untuk menguasai teknologi Geotermal.

“Persoalan yang ada sekarang, mau eksplorasi Geotermal tetapi teknologi yang digunakan tidak ada. Kalau dalam kaca mata awam, eksplorasi Geotermal yang dilakukan di Mataloko, dan juga di beberapa titik lainnya, menggunakan teknologi yang sangat minim, kasarnya seperti orang gali pakai linggis. Makanya dampaknya merusak lingkungan, lumpur keluar, bau gas dan belerang, atap seng keropos, tanaman mati dan sebagainya. Teknologi Geotermal belum siap. Makanya saya tegas minta agar stop seluruh eksplorasi Geotermal di Flores lebih khusus lagi di Mataloko dan Pocoleok,” ujarnya.

Pria yang lebih dikenal dengan panggilan Edo itu meminta agar teknologi yang pantas menjadi rujukan adalah Amerika dan New Zealand. Dua negara ini adalah negara yang sukses menggunakan geotermal. “Kenapa kita tidak belajar kesana. Ini catatan buat pemerintah pusat dan daerah,” kata Edo.

Ketiga, soal modal dan investasi. Disebut sebagai pulau Geotermal di Flores ini harus menjadi potensi dan propek yang besar untuk Flores dan NTT umumnya. Ini sumber daya yang luar biasa. Namun butuh investasi yang besar dan dalam jangka waktu yang lama.

“Jangan sekarang digali. Kenapa tidak belajar dulu teknologinya, kirim anak-anak NTT khususnya dan Indonesia umumnya untuk belajar ke New Zealand dan Amerika, bagaimana eksplorasi Geotermal tidak merusak lingkungan, tidak merusak tatanan sosial budaya setempat, sehingga tidak ada dampak yang ditimbulkan. Sesuatu yang dilakukan terburu-buru akan merugikan banyak hal. Makanya saya minta stop dulu eksplorasi Geotermal di Flores,” tandasnya.

Tags: Emanuel Dewata OjaGeothermal di FloresJurnalis NTT BaliPENA BaliTolak Geotermal
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Dokter Muda di Bali jadi Tersangka, Dituduh Gelapkan Asal Usul Anak Kandung Sendiri
  • Dewa Cipta Pimpin PNB 2026-2030, Fokus Perkuat Vokasi dan Riset Terapan
  • Pariwisata Bali Diingatkan dari Sustainable Tourism Menuju Regenerative Tourism
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?