• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster saat pimpin rapat evaluasi OSS. -Balitopik.com

Bali Gelisah, Segera Usulkan 6 Alasan Daerah Harus Intervensi OSS

12 bulan ago
Dokumen dan proyek menara telekomunikasi di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. -IST

PBG Menara Bongancina Disorot, Kuasa Hukum Temukan Kejanggalan

2 jam ago
Panitia Heritage Fun Bike saat beraudiensi dengan Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa. -IST

Heritage Fun Bike Jadi Pemanasan Denfest 2026

2 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster.-BALITOPIK.COM

Hotel-Vila Marak Dijual, Koster: Pariwisata Bali Normal

19 jam ago
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI I Nyoman. -BALITOPIK.COM

Nyoman Parta Minta Pulau Kecil Tujuan Turis Dilindungi, Dasco: Masukan Kami Terima

21 jam ago
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, I Nyoman Parta saat menyerahkan pandangan fraksi. -BALITOPIK.COM

9 Catatan Kritis PDI Perjuangan soal RUU Pengaturan Reforma Agraria

21 jam ago
Turnamen Biinmafo Volly Cup 2026. -IST

Biinmafo Volly Cup 2026 Kembali Digelar, 12 Tim Berebut Piala Bergilir

1 hari ago
Pande Putu Maya Arsanti (tengah) dan Nengah Jimat (kanan), didampingi Ayu Sri Undari selaku legal staff Bali Trust International Law Firm. -BALITOPIK.COM

Sudah Gelontorkan Ratusan Miliar, Investor Harap Sengketa Internal Desa Adat Bugbug Berakhir

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat diajak swafoto oleh sejumlah murid SMPN 13 Denpasar. -BALITOPIK.COM

Bukan Agenda Resmi, Koster Datang ke SMPN 13 Tepati Janji Siswa, Suasana Langsung Riuh

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bali Gelisah, Segera Usulkan 6 Alasan Daerah Harus Intervensi OSS

Reporter balitopik.com
10 Oktober 2025 - 6:34 am
Gubernur Bali Wayan Koster saat pimpin rapat evaluasi OSS. -Balitopik.com

Gubernur Bali Wayan Koster saat pimpin rapat evaluasi OSS. -Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali akan mengusulkan ke pemerintah pusat dan DPR RI agar Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) dievaluasi.

Bahwa kewenangan OSS yang selama ini tersentralisasi di pusat telah merugikan daerah. Pemerintahan Bali tidak diam, dinilai sistem ini telah banyak merugikan sehingga perlu dievaluasi.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi evaluasi OSS yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Dinas PMTSTP Kabupaten/Kota se-Bali, dan Tim Pengkaji Regulasi OSS di Ruang Rapat Kerta Sabha, Jayasabha, Denpasar, Rabu (8/10/2025).

Rapat ini menghasilkan 6 usulan strategis yang akan disampaikan ke pemerintah pusat dan DPR RI sebagai bahan evaluasi OSS.

Pertama, sinkronisasi norma OSS dengan regulasi daerah (RTRW dan RDTR). Kedua, Pengembalian kewenangan verifikasi izin kepada pemerintah daerah. Ketiga, Klasifikasi ulang sektor usaha, terutama pariwisata dan perdagangan modern, menjadi risiko menengah atau tinggi.

Keempat, Kenaikan ambang modal PMA untuk daerah padat investasi seperti Bali. Kelima, Hak koreksi daerah terhadap izin yang melanggar tata ruang atau berkembang melebihi kapasitas. Keenam, Pemberian kewenangan daerah menentukan bidang usaha yang sudah jenuh.

“OSS yang terlalu tersentralisasi ini sudah tidak sesuai dengan semangat otonomi daerah. Semua kendali ada di pusat, daerah hanya jadi penonton. Kita harus ubah norma-normanya supaya daerah punya ruang untuk menjaga keberlanjutan ekonomi dan budaya Bali,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster menegaskan, sistem ini telah mengambil alih kewenangan daerah. Karenanya 6 usulan tersebut akan segera disampaikan ke pemerintah pusat dan DPR RI.

“Masalah utamanya bukan teknis, tapi normatif. OSS dalam bentuk sekarang telah mengambil alih kewenangan daerah dan menimbulkan banyak korban di lapangan,” katanya.

Apalagi, kata Koster, Bali sebagai daerah yang sudah matang investasinya, membutuhkan skema kebijakan khusus agar pengelolaan ruang dan investasi tidak menimbulkan ketimpangan sosial dan kerusakan lingkungan.

“Saya akan sampaikan langsung ke kementerian dan DPR agar norma dan pasal-pasal yang bermasalah disesuaikan. Bali tidak menolak investasi, tapi harus ada keberpihakan yang jelas pada ekonomi rakyat,” pungkasnya. (*)

Tags: Gubernur BaliOSS RBAWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • PBG Menara Bongancina Disorot, Kuasa Hukum Temukan Kejanggalan
  • Heritage Fun Bike Jadi Pemanasan Denfest 2026
  • Hotel-Vila Marak Dijual, Koster: Pariwisata Bali Normal
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?