• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Foto: Balitopik.com

Bali Nyepi 24 Jam, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

12 bulan ago
Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta. Dok/pribadi-Balitopik.com

Delpedro Bebas, Komisi III DPR RI Minta Polisi Bijak Hadapi Aksi Demonstrasi

7 menit ago
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna didampingi Kakanim Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan saat memantau situasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. -IST/BALITOPIK.COM

40 Penerbangan Timur Tengah Batal, Imigrasi Bali Beri Solusi bagi WNA Terdampak

19 jam ago
Suasan kegiatan “Mebanjaraan” yang dilaksanakan oleh Jimbaran Bersatu. -IST/BALITOPIK.COM

“Mebanjaraan” di Jimbaran Perkuat Kebersamaan Warga, Diharapkan Jadi Agenda Tahunan

20 jam ago
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana. -IST/Balitopik.com

Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, Ini Daftar Juara SMA, SMP, dan SD

20 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -Balitopik.com

CATAT! Batas Waktu Pengiriman Sampah ke TPA Suwung 31 Maret

23 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan arahan. -Balitopik.com

Koster Ancam Tahan BKK bagi Daerah yang Abai Kelola Sampah

23 jam ago
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna. -IST/BALITOPIK.COM

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Akibat Konflik Timur Tengah

23 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memberikan arahan kepada tim. -IST/Balitopik.com

Badung Canangkan Gerakan Serentak Olah Sampah Berbasis Sumber

24 jam ago
BALI TOPIK
Selasa, Maret 10, 2026
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
No Result
View All Result
BALI TOPIK
No Result
View All Result

Bali Nyepi 24 Jam, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

Reporter balitopik.com
28 Maret 2025 - 10:55 am
0 0
Foto: Balitopik.com

Foto: Balitopik.com

Berbagi artikel balitopikredaksi@gmail.com

Balitopik.com – Provinsi Bali akan menjalani hari tanpa aktivitas di ruang publik selama 24 jam penuh. Semua aktivitas dilakukan dalam rumah dengan senyap, gelap.

Hal itu karena berlangsungnya Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947. Nyepi dilakukan selama sehari penuh (24 jam) sejak Sabtu (29/3) pukul 06.30 Wita sampai dengan Minggu (30/3) pukul 06.00 Wita keesokan harinya.

Hari Suci Nyepi dilaksanakan pada Rahina Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Wariga. Keesokan harinya rahina Redite Umanis Wuku Warigadean, Minggu tanggal 30 Maret 2025, mulai pukul 06.00 Wita dilaksanakan acara Ngembak Geni, yaitu ngelebar brata penyepian, melakukan sima krama atau dharma santih.

Ada 4 hal utama yang dilarang selama berlangsungnya Hari Suci Nyepi. Larangan itu mengandung makna filosofis dan nilai-nilai kehidupan, diantaranya;

1. Amati Gni (Tidak Menyalakan Api)

Larangan pertama dalam Catur Brata Penyepian adalah Amati Gni, yang berarti tidak menyalakan api. Secara harfiah, ini berarti tidak menyalakan api dalam bentuk fisik, seperti memasak atau menyalakan lampu. Secara filosofis, Amati Gni juga bermakna pengendalian hawa nafsu dan emosi agar seseorang dapat mencapai ketenangan batin.

2. Amati Karya (Tidak Bekerja)

Pada saat Nyepi, umat Hindu dilarang melakukan berbagai aktivitas fisik atau pekerjaan. Amati Karya bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk lebih fokus dalam melakukan introspeksi diri. Dengan menghindari kegiatan duniawi, umat Hindu dapat lebih mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

3. Amati Lelungan (Tidak Bepergian)

Larangan berikutnya adalah Amati Lelungan, yang berarti tidak melakukan perjalanan atau bepergian ke luar rumah. Larangan ini mengajak umat Hindu untuk tetap berada di rumah dan melaksanakan meditasi serta kontemplasi. Selama Nyepi, suasana di Bali dan daerah lain yang merayakan Nyepi akan menjadi sangat hening karena aktivitas di luar rumah dihentikan sepenuhnya.

4. Amati Lelanguan (Tidak Menghibur Diri)

Amati Lelanguan melarang umat Hindu untuk melakukan kegiatan yang bersifat hiburan, seperti menonton televisi, mendengarkan musik, atau berpesta. Larangan ini bertujuan untuk menjaga suasana hening dan mendukung proses perenungan diri agar lebih khusyuk dalam menjalani Nyepi.

Diketahui pelaksanaan Nyepi 2025 mengikuti pedoman dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, yakni Keputusan Pengurus Harian PHDI Bali Nomor 17/SK/PHDI BALI/I/2025 yang disosialisasikan melalui Surat Edaran PHDI Bali Nomor 08/Um. (*)

Tags: Bali NyepiBali TopikLarangan saat NyepiNyepi 2025
SendSendScan

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Delpedro Bebas, Komisi III DPR RI Minta Polisi Bijak Hadapi Aksi Demonstrasi
  • 40 Penerbangan Timur Tengah Batal, Imigrasi Bali Beri Solusi bagi WNA Terdampak
  • “Mebanjaraan” di Jimbaran Perkuat Kebersamaan Warga, Diharapkan Jadi Agenda Tahunan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?