• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Foto: Balitopik.com

Bali Nyepi 24 Jam, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

1 tahun ago
TIM SAR saat lakukan evakuasi jenazah korban. -IST

Terpeleset Saat Mancing, Pemuda Jember Tewas di Sungai Imam Bonjol

20 jam ago
Proses evakuasi jenazah WNA Australia yang jatuh dari tebing Kelingking Beach. -IST

WNA Australia Tewas Jatuh dari Tebing Kelingking Beach

20 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat membongkar villa liar di kawasan Hutan Desa Pejarakan. -BALITOPIK.COM

Tak Masuk RKPS, Koster Bongkar Vila di Hutan Desa Pejarakan

1 hari ago
PUPR Badung saat merapikan kabel utilitas di sepanjang ruas Simpang Mengwi–Simpang Abiansemal. -IST

PUPR Badung Pangkas Kabel Tak Terpakai di Jalur Mengwi-Abiansemal

2 hari ago
Suasana rapat bersama pemegang saham Bank BPD Bali yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali. -IST

Laba Bank BPD Bali Tembus Rp945 Miliar, Kredit UMKM Tumbuh 14,52 Persen

2 hari ago
Fraksi Golkar DPRD Badung

Golkar Singgung Utang Badung Rp1,97 Triliun, Bunga dan Tenor yang Dinilai Belum Jelas

2 hari ago
Suasana Sidang Paripurna DPRD Badung. -BALITOPIK.COM

PDI Perjuangan Badung Soroti Gubuk Kumuh, Usul Tukin Aparatur Dipotong

2 hari ago
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra terhadap Rancangan Perubahan APBD Badung Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Badung, Jumat (11/9/2026). -BALITOPIK.COM

Gerindra Minta Kuta Ditata Ulang, Tourism Police hingga PJU Disorot

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bali Nyepi 24 Jam, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

Reporter balitopik.com
28 Maret 2025 - 10:55 am
Foto: Balitopik.com

Foto: Balitopik.com

Balitopik.com – Provinsi Bali akan menjalani hari tanpa aktivitas di ruang publik selama 24 jam penuh. Semua aktivitas dilakukan dalam rumah dengan senyap, gelap.

Hal itu karena berlangsungnya Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947. Nyepi dilakukan selama sehari penuh (24 jam) sejak Sabtu (29/3) pukul 06.30 Wita sampai dengan Minggu (30/3) pukul 06.00 Wita keesokan harinya.

Hari Suci Nyepi dilaksanakan pada Rahina Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Wariga. Keesokan harinya rahina Redite Umanis Wuku Warigadean, Minggu tanggal 30 Maret 2025, mulai pukul 06.00 Wita dilaksanakan acara Ngembak Geni, yaitu ngelebar brata penyepian, melakukan sima krama atau dharma santih.

Ada 4 hal utama yang dilarang selama berlangsungnya Hari Suci Nyepi. Larangan itu mengandung makna filosofis dan nilai-nilai kehidupan, diantaranya;

1. Amati Gni (Tidak Menyalakan Api)

Larangan pertama dalam Catur Brata Penyepian adalah Amati Gni, yang berarti tidak menyalakan api. Secara harfiah, ini berarti tidak menyalakan api dalam bentuk fisik, seperti memasak atau menyalakan lampu. Secara filosofis, Amati Gni juga bermakna pengendalian hawa nafsu dan emosi agar seseorang dapat mencapai ketenangan batin.

2. Amati Karya (Tidak Bekerja)

Pada saat Nyepi, umat Hindu dilarang melakukan berbagai aktivitas fisik atau pekerjaan. Amati Karya bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk lebih fokus dalam melakukan introspeksi diri. Dengan menghindari kegiatan duniawi, umat Hindu dapat lebih mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

3. Amati Lelungan (Tidak Bepergian)

Larangan berikutnya adalah Amati Lelungan, yang berarti tidak melakukan perjalanan atau bepergian ke luar rumah. Larangan ini mengajak umat Hindu untuk tetap berada di rumah dan melaksanakan meditasi serta kontemplasi. Selama Nyepi, suasana di Bali dan daerah lain yang merayakan Nyepi akan menjadi sangat hening karena aktivitas di luar rumah dihentikan sepenuhnya.

4. Amati Lelanguan (Tidak Menghibur Diri)

Amati Lelanguan melarang umat Hindu untuk melakukan kegiatan yang bersifat hiburan, seperti menonton televisi, mendengarkan musik, atau berpesta. Larangan ini bertujuan untuk menjaga suasana hening dan mendukung proses perenungan diri agar lebih khusyuk dalam menjalani Nyepi.

Diketahui pelaksanaan Nyepi 2025 mengikuti pedoman dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, yakni Keputusan Pengurus Harian PHDI Bali Nomor 17/SK/PHDI BALI/I/2025 yang disosialisasikan melalui Surat Edaran PHDI Bali Nomor 08/Um. (*)

Tags: Bali NyepiBali TopikLarangan saat NyepiNyepi 2025
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Terpeleset Saat Mancing, Pemuda Jember Tewas di Sungai Imam Bonjol
  • WNA Australia Tewas Jatuh dari Tebing Kelingking Beach
  • Tak Masuk RKPS, Koster Bongkar Vila di Hutan Desa Pejarakan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?