• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Foto: Balitopik.com

Bali Nyepi 24 Jam, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

2 tahun ago
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). -IST

SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan

14 jam ago
ILUSTRASI

Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat

16 jam ago
Anggota Komisi III dan Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -IST

Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi

17 jam ago
ILUSTRASI

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Irjen Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

1 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung lokasi proyek. -IST

Sidak Proyek di Badung Selatan, Adi Arnawa Target Pelebaran Simpang Rampung Desember

1 hari ago
Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana. -BALITOPIK.COM

Badung Kurang 340 Guru, Komisi IV Dorong Optimalkan Mahasiswa Magang

2 hari ago
Sebanyak 17 pemangku memanjatkan doa untuk keselamatan dan kesejahteraan Indonesia di Rumah Kebangsaan dan Kebinekaan (Rumah KaKek), Pasraman Satyam Eva Jayate, Sabtu (31/10/2026).

17 Pemangku Panjatkan Doa untuk Keselamatan Indonesia

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat meninjau longsor di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung. -BALITOPIK.COM

Giri Prasta Tinjau Longsor Pelaga, Pencarian Dua Korban Jadi Prioritas

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bali Nyepi 24 Jam, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

Reporter balitopik.com
28 Maret 2025 - 10:55 am
Foto: Balitopik.com

Foto: Balitopik.com

Balitopik.com – Provinsi Bali akan menjalani hari tanpa aktivitas di ruang publik selama 24 jam penuh. Semua aktivitas dilakukan dalam rumah dengan senyap, gelap.

Hal itu karena berlangsungnya Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947. Nyepi dilakukan selama sehari penuh (24 jam) sejak Sabtu (29/3) pukul 06.30 Wita sampai dengan Minggu (30/3) pukul 06.00 Wita keesokan harinya.

Hari Suci Nyepi dilaksanakan pada Rahina Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Wariga. Keesokan harinya rahina Redite Umanis Wuku Warigadean, Minggu tanggal 30 Maret 2025, mulai pukul 06.00 Wita dilaksanakan acara Ngembak Geni, yaitu ngelebar brata penyepian, melakukan sima krama atau dharma santih.

Ada 4 hal utama yang dilarang selama berlangsungnya Hari Suci Nyepi. Larangan itu mengandung makna filosofis dan nilai-nilai kehidupan, diantaranya;

1. Amati Gni (Tidak Menyalakan Api)

Larangan pertama dalam Catur Brata Penyepian adalah Amati Gni, yang berarti tidak menyalakan api. Secara harfiah, ini berarti tidak menyalakan api dalam bentuk fisik, seperti memasak atau menyalakan lampu. Secara filosofis, Amati Gni juga bermakna pengendalian hawa nafsu dan emosi agar seseorang dapat mencapai ketenangan batin.

2. Amati Karya (Tidak Bekerja)

Pada saat Nyepi, umat Hindu dilarang melakukan berbagai aktivitas fisik atau pekerjaan. Amati Karya bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk lebih fokus dalam melakukan introspeksi diri. Dengan menghindari kegiatan duniawi, umat Hindu dapat lebih mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

3. Amati Lelungan (Tidak Bepergian)

Larangan berikutnya adalah Amati Lelungan, yang berarti tidak melakukan perjalanan atau bepergian ke luar rumah. Larangan ini mengajak umat Hindu untuk tetap berada di rumah dan melaksanakan meditasi serta kontemplasi. Selama Nyepi, suasana di Bali dan daerah lain yang merayakan Nyepi akan menjadi sangat hening karena aktivitas di luar rumah dihentikan sepenuhnya.

4. Amati Lelanguan (Tidak Menghibur Diri)

Amati Lelanguan melarang umat Hindu untuk melakukan kegiatan yang bersifat hiburan, seperti menonton televisi, mendengarkan musik, atau berpesta. Larangan ini bertujuan untuk menjaga suasana hening dan mendukung proses perenungan diri agar lebih khusyuk dalam menjalani Nyepi.

Diketahui pelaksanaan Nyepi 2025 mengikuti pedoman dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, yakni Keputusan Pengurus Harian PHDI Bali Nomor 17/SK/PHDI BALI/I/2025 yang disosialisasikan melalui Surat Edaran PHDI Bali Nomor 08/Um. (*)

Tags: Bali NyepiBali TopikLarangan saat NyepiNyepi 2025
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan
  • Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat
  • Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist