BALITOPIK.COM, BADUNG — Ikatan Keluarga Besar (IKB) Biboki, Insana dan Miomafo (Biinmafo) di Bali kembali menggelar Biinmafo Volly Cup 2026. Turnamen bola voli putra ini resmi dimulai pada Minggu (20/9/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 1 November 2026.
Pertandingan digelar setiap Minggu di Kompi Senapan A Yonif 900/SBW, Tuban, Kuta Selatan, Badung. Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini menjadi bagian dari kegiatan rutin IKB Biinmafo TTU Bali untuk mempererat solidaritas dan kebersamaan antaranggota.
Ketua Panitia Pelaksana, Jansen Abi, mengatakan Biinmafo Volly Cup telah menjadi agenda rutin organisasi. Tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga setelah sebelumnya digelar pada 2017 dan 2024.
“Jadi ini sudah menjadi rutinitas kegiatan kami di IKB Biinmafo TTU Bali. Pertama kali digelar pada 2017, kemudian 2024, dan kali ini 2026 yang ketiga kalinya,” ujar Jansen saat ditemui di lokasi turnamen.
Sebanyak 12 tim ambil bagian dalam turnamen tahun ini. Mereka akan bersaing memperebutkan piala bergilir.
Dari jumlah tersebut, 10 tim merupakan perwakilan unit-unit yang berada di bawah naungan IKB Biinmafo TTU Bali. Sementara dua tim lainnya dibentuk oleh pengurus inti IKB Biinmafo dan gabungan para ketua unit.
“Sementara dua tim lainnya merupakan tim bentukan pengurus inti IKB Biinmafo dan gabungan para ketua unit,” jelas Jansen.
Menurut Jansen, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme warga Biinmafo di Bali terhadap kegiatan olahraga yang digelar organisasi tersebut.
“Antusiasnya luar biasa karena memang ini sudah menjadi rutinitas kegiatan IKB Biinmafo TTU Bali. Para warga juga sangat antusias sehingga semuanya mendaftar,” katanya.
Antusiasme tersebut juga terlihat pada pertandingan pembukaan. Sejumlah warga datang langsung ke lokasi untuk menyaksikan pertandingan sekaligus memberikan dukungan kepada tim masing-masing.
Meski demikian, Jansen menilai atmosfer turnamen tahun ini secara umum tidak jauh berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya.
“Kurang lebih sama atmosfernya seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Jansen menjelaskan Biinmafo Volly Cup 2026 bukan merupakan turnamen terbuka untuk umum. Peserta dibatasi pada unit-unit yang berada di bawah naungan keluarga besar IKB Biinmafo TTU Bali.
Pembatasan tersebut dilakukan karena turnamen memang dirancang sebagai bagian dari kegiatan internal organisasi sekaligus wadah mempererat hubungan antarkeluarga dan unit Biinmafo yang berada di Bali.
Meski peserta dibatasi, masyarakat umum tetap diperbolehkan menyaksikan pertandingan secara langsung.
“Memang kita tidak open tournament. Kita khusus fokuskan untuk unit-unit yang bernaung di bawah Keluarga Besar Biinmafo TTU Bali. Kalau untuk penonton memang dibuka untuk umum, sepanjang mengikuti tata tertib yang sudah kami tetapkan,” pungkas Jansen. (*)









