• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

Demensia: Memahami Kepikunan yang Tak Normal pada Lansia

5 bulan ago
Gubernurali Wayan Koster saat pidato satu tahun Koster-Giri. -IST/BALITOPIK.COM

Koster Akan Panggil BTID: Saya Tidak Akan Mundur, Mangrove Harus Kita Bela Bersama

2 jam ago
Koster tanam mangrove di Tanjung Benoa bersama Kejagung

Jadi Tameng Daratan Bali, Koster dan Kejagung Tanam Mangrove

16 jam ago
Foto udara Kura-Kura Bali. -IST/BALITOPIK.COM

Kejati Bali Akan Panggil PT BTID, Bidik Data Tukar Guling Mangrove di Jembrana dan Karangasem

21 jam ago
Kolase: Gubernur Bali Wayan Koster saat mennnam mangrove tadi pagi dan lahan BTID yang disegel karena dugaan pembabatan mangrove. -BALITOPIK.COM

KONTRAS! Koster dan Kejati Tanam Mangrove, BTID Justru Membabat

23 jam ago
Kolase: Wakil Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Muhamad Shalahuddin Jamil, S.H (kiri) dan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. -IST/BALITOPIK.COM

Soroti Saluran Air Desa Tarunajaya, Wasekjen ABPEDNAS Apresiasi Bupati Tasikmalaya

1 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa diwawancara awak media usai Rapat Paripurna Masa Persidangan III di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Badung, Kamis (23/4/2026). -BALITOPIK.COM

Bupati Adi Arnawa Apresiasi DPRD, Rekomendasi LKPJ Jadi Kunci APBD Sehat

2 hari ago
Suasan Rapat Paripurna ke-35, Jumat (24/4/2026). -BALITOPIK.COM

DPRD Bali Soroti Stunting hingga Sampah, Rekomendasi LKPJ 2025 Diserahkan ke Wagub Giri Prasta

2 hari ago
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali bersama jajaran saat menerima bunga putih dari warga. -BALITOPIK.COM

Mawar Putih Simbol Kerja Tulus Pansus TRAP DPRD Bali

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Demensia: Memahami Kepikunan yang Tak Normal pada Lansia

Reporter balitopik.com
8 Desember 2025 - 10:43 am
Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

dr. Putu Eka Raditya Putri Mahardana

Demensia atau yang biasanya akrab dengan istilah kepikunan sudah seringkali sangat umum di masyarakat jaman sekarang. Keluhan mudah lupa hingga mampu menurunkan kemampuan intelektual seseorang ini seringkali dialami oleh para lansia.

Namun tahukah anda bahwa kepikunan merupakan suatu hal yang tidak normal terjadi pada orang tua?

Menurut sebuah jurnal saintis, Demensia merupakan sindrom terjadinya penurunan memori, berpikir, perilaku, dan kemampuan melakukan kegiatan sehari-hari pada seseorang.

Penderita demensia seringkali menunjukkan beberapa gangguan dan perubahan pada tingkah laku harian (behavioral symptom), penurunan memori, orientasi, kesulitan dalam berkomunikasi dan mengambil keputusan sehingga mengakibatkan kegiatan sehari-harinya terganggu.

Walaupun kepikunan dapat terjadi secara alamiah pada usia lanjut atau 70-an dikarenakan beberapa sel otak yang berangsur – angsur mulai mati, juga karena berkurangnya daya elastis pembuluh darah.

Sel otak ini tidak mampu untuk beregenerasi kembali sehingga para lansia mengalami penurunan kemampuan intelektual. Namun banyak hal yang mendorong semakin cepatnya kerusakan sel-sel otak pada manusia.

Kerusakan sel-sel otak disebabkan oleh kombinasi faktor: penyakit, cedera, kekurangan oksigen, racun, infeksi, gangguan metabolik, gaya hidup, hingga genetik.

Walaupun tidak semua jenis demensia dapat dicegah, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa risiko dapat ditekan melalui gaya hidup sehat.

Aktivitas fisik rutin, konsumsi makanan bergizi, stimulasi mental, tidur yang cukup, kontrol penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol terbukti berpengaruh positif terhadap kesehatan otak.

Merawat lansia dengan demensia memang tidak mudah,hingga kini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan demensia sepenuhnya.

Namun, ada cara untuk memperlambat progresinya dan meningkatkan kualitas hidup, seperti melakukan pengobatan untuk mengelola gejala yang muncul, mengajak membaca, bermain puzzle atau teka-teki silang, jalan kaki di pagi hari, mendengarkan musik favorit, dan perlu adanya lingkungan dan keluarga yang pengertian dan memahami keterbatasan kemampuan yang dialami penderita demensia. (*)

 

Tags: Dimensiadr Putu Eka Raditya Putri MahardanaLansiaPikunPutu Eka Raditya Putri Mahardana
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Koster Akan Panggil BTID: Saya Tidak Akan Mundur, Mangrove Harus Kita Bela Bersama
  • Jadi Tameng Daratan Bali, Koster dan Kejagung Tanam Mangrove
  • Kejati Bali Akan Panggil PT BTID, Bidik Data Tukar Guling Mangrove di Jembrana dan Karangasem
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?