• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

Demensia: Memahami Kepikunan yang Tak Normal pada Lansia

11 bulan ago
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). -IST

SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan

10 jam ago
ILUSTRASI

Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat

12 jam ago
Anggota Komisi III dan Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -IST

Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi

12 jam ago
ILUSTRASI

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Irjen Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

1 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung lokasi proyek. -IST

Sidak Proyek di Badung Selatan, Adi Arnawa Target Pelebaran Simpang Rampung Desember

1 hari ago
Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana. -BALITOPIK.COM

Badung Kurang 340 Guru, Komisi IV Dorong Optimalkan Mahasiswa Magang

1 hari ago
Sebanyak 17 pemangku memanjatkan doa untuk keselamatan dan kesejahteraan Indonesia di Rumah Kebangsaan dan Kebinekaan (Rumah KaKek), Pasraman Satyam Eva Jayate, Sabtu (31/10/2026).

17 Pemangku Panjatkan Doa untuk Keselamatan Indonesia

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat meninjau longsor di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung. -BALITOPIK.COM

Giri Prasta Tinjau Longsor Pelaga, Pencarian Dua Korban Jadi Prioritas

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Demensia: Memahami Kepikunan yang Tak Normal pada Lansia

Reporter balitopik.com
8 Desember 2025 - 10:43 am
Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

dr. Putu Eka Raditya Putri Mahardana

Demensia atau yang biasanya akrab dengan istilah kepikunan sudah seringkali sangat umum di masyarakat jaman sekarang. Keluhan mudah lupa hingga mampu menurunkan kemampuan intelektual seseorang ini seringkali dialami oleh para lansia.

Namun tahukah anda bahwa kepikunan merupakan suatu hal yang tidak normal terjadi pada orang tua?

Menurut sebuah jurnal saintis, Demensia merupakan sindrom terjadinya penurunan memori, berpikir, perilaku, dan kemampuan melakukan kegiatan sehari-hari pada seseorang.

Penderita demensia seringkali menunjukkan beberapa gangguan dan perubahan pada tingkah laku harian (behavioral symptom), penurunan memori, orientasi, kesulitan dalam berkomunikasi dan mengambil keputusan sehingga mengakibatkan kegiatan sehari-harinya terganggu.

Walaupun kepikunan dapat terjadi secara alamiah pada usia lanjut atau 70-an dikarenakan beberapa sel otak yang berangsur – angsur mulai mati, juga karena berkurangnya daya elastis pembuluh darah.

Sel otak ini tidak mampu untuk beregenerasi kembali sehingga para lansia mengalami penurunan kemampuan intelektual. Namun banyak hal yang mendorong semakin cepatnya kerusakan sel-sel otak pada manusia.

Kerusakan sel-sel otak disebabkan oleh kombinasi faktor: penyakit, cedera, kekurangan oksigen, racun, infeksi, gangguan metabolik, gaya hidup, hingga genetik.

Walaupun tidak semua jenis demensia dapat dicegah, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa risiko dapat ditekan melalui gaya hidup sehat.

Aktivitas fisik rutin, konsumsi makanan bergizi, stimulasi mental, tidur yang cukup, kontrol penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol terbukti berpengaruh positif terhadap kesehatan otak.

Merawat lansia dengan demensia memang tidak mudah,hingga kini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan demensia sepenuhnya.

Namun, ada cara untuk memperlambat progresinya dan meningkatkan kualitas hidup, seperti melakukan pengobatan untuk mengelola gejala yang muncul, mengajak membaca, bermain puzzle atau teka-teki silang, jalan kaki di pagi hari, mendengarkan musik favorit, dan perlu adanya lingkungan dan keluarga yang pengertian dan memahami keterbatasan kemampuan yang dialami penderita demensia. (*)

 

Tags: Dimensiadr Putu Eka Raditya Putri MahardanaLansiaPikunPutu Eka Raditya Putri Mahardana
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan
  • Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat
  • Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist