• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Danau Beratan, Bedugul. -IST/BALITOPIK.COM

Pansus TRAP Minta Hentikan Pembangunan di Sempadan Danau Beratan, Ada Indikasi Pelanggaran

2 menit ago
Suasana rapat paripurna ke-31 DPRD Bali di Ruang Sidang Utama. -IST/BALITOPIK.COM

DPRD Bali Soroti 106 SHM dan Lahan 82 Hektare yang Dikuasai Investor di Tahura Ngurah Rai

22 menit ago
Ketua DPRD Bali (tengah) saat memberikan rekomendasi Pansus TRAP kepada Gubernur Bali Wayan Koster. -IST/BALITOPIK.COM

DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Handara

50 menit ago
Petugas kebersihan mengikuti apel pengarahan di TPST Mengwitani, Badung, terkait penguatan penanganan sampah liar berbasis banjar. -IST/BALITOPIK.COM

Perkuat Penanganan Sampah Liar, DLHK Badung Siapkan Posko Terpadu Berbasis Banjar

9 jam ago
Situasi aksi bersih sampah di Pantai Jerman, Kuta Bali. -BALITOPIK.COM

Ribuan Warga Diaspora Asal Alor Gandeng Bali Topik Bersihkan Sampah di Pantai Jerman

23 jam ago
Ketua Dekranasda Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster, saat menjadi pembicara dalam ajang Voice of Influence di Discovery Kartika Plaza Hotel, Badung. -IST/BALITOPIK.COM

Voice of Influence, Panggung Perempuan Bali Berani Bersuara

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah XI di Jayasabha, Denpasar. -IST/BALITOPIK.COM

Gubernur Koster Minta BPJS Tingkatkan Layanan hingga Puskesmas

1 hari ago
Suasana Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Bangli, yang berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan 160 pecalang.

160 Pecalang Amankan Ngusaba Kedasa di Batur, Upacara Berjalan Lancar

2 hari ago
Putri Koster saat menghadiri peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-93 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar. -IST/BALITOPIK.COM

Putri Koster: Penyiar Harus Sajikan Informasi Berbasis Fakta

2 hari ago
BALI TOPIK
Senin, April 6, 2026
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
BALI TOPIK
No Result
View All Result

Pansus TRAP Minta Hentikan Pembangunan di Sempadan Danau Beratan, Ada Indikasi Pelanggaran

Reporter balitopik.com
6 April 2026 - 2:10 pm
0 0
Danau Beratan, Bedugul. -IST/BALITOPIK.COM

Danau Beratan, Bedugul. -IST/BALITOPIK.COM

Berbagi artikel balitopikredaksi@gmail.com

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali secara resmi menyampaikan rekomendasi terkait pengendalian dan perlindungan kawasan hutan serta sempadan Danau Beratan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Rekomendasi tersebut diserahkan kepada Gubernur Bali Wayan Koster dalam Sidang Paripurna ke-31 DPRD Bali di Ruang Sidang Utama, Senin (6/4/2026).

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha menegaskan bahwa rekomendasi ini merupakan hasil evaluasi mendalam dan inspeksi lapangan terhadap pemanfaatan ruang, pengelolaan aset, serta penyelenggaraan perizinan di kawasan tersebut.

“Pansus TRAP menemukan adanya indikasi kuat pelanggaran terhadap ketentuan sempadan Danau Beratan, termasuk pendirian bangunan dan aktivitas usaha yang masuk ke dalam zona lindung yang seharusnya bebas dari pembangunan permanen,” tegas I Made Supartha.

Dalam kajian Pansus TRAP, kawasan sempadan Danau Beratan dinilai mengalami tekanan serius akibat intensifikasi pembangunan, khususnya sektor pariwisata. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan, sehingga berpotensi menurunkan kualitas ekologis dan mengganggu fungsi lindung kawasan.

“Terjadi kecenderungan over-komersialisasi kawasan yang tidak diimbangi dengan pengendalian berbasis kapasitas ekologis, sehingga mengancam keberlanjutan ekosistem danau serta lanskap sekitarnya,” ujar I Made Supartha.

Selain pelanggaran tata ruang, Pansus TRAP juga menyoroti adanya indikasi manipulasi dalam aspek legalitas penguasaan lahan. Ditemukan praktik pemadatan di bibir danau yang diduga dilakukan untuk mengubah batas fisik sempadan, guna mengakomodasi kepentingan tertentu.

“Persoalan ini tidak hanya terkait pelanggaran tata ruang, tetapi juga telah berkembang menjadi persoalan legalitas yang berimplikasi serius terhadap integritas kawasan lindung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pansus TRAP juga mencermati keberadaan sejumlah sertifikat hak milik (SHM) yang diduga berada di kawasan sempadan danau, bahkan terindikasi mencakup area perairan. Hal ini dinilai menimbulkan pertanyaan terhadap validitas penerbitan sertifikat tersebut.

Dalam aspek perizinan, Pansus menilai bahwa izin yang terbit di kawasan yang secara normatif merupakan zona lindung patut ditelaah kembali. Perizinan, menurut Pansus, seharusnya menjadi instrumen pengendali, bukan sekadar formalitas administratif.

“Perizinan tidak boleh berdiri sendiri. Jika sejak awal terdapat ketidaksesuaian tata ruang, maka izin yang terbit juga harus dipertanyakan legalitas substansialnya,” kata I Made Supartha.

Berdasarkan hasil pembahasan, Pansus TRAP merekomendasikan sejumlah langkah tegas kepada Pemerintah Provinsi Bali. Di antaranya penertiban dan penghentian seluruh aktivitas pemanfaatan ruang yang melanggar, termasuk pembongkaran bangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan tata ruang.

Selain itu, Pansus juga mendorong peninjauan dan pembatalan hak kepemilikan atas tanah yang terindikasi berada di kawasan sempadan danau, kawasan hutan, maupun sempadan tebing atau jurang.

Rekomendasi ini juga menekankan pentingnya pemulihan fungsi ekologis kawasan serta penguatan pengawasan agar pemanfaatan ruang di Bali tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan, perlindungan lingkungan, dan kearifan lokal seperti konsep Danu Kerthi dan Wana Kerthi.

“Setiap pemanfaatan ruang wajib tunduk pada ketentuan yang berlaku. Penertiban yang dilakukan bukanlah tindakan politis, melainkan bentuk penegakan hukum demi menjaga keberlanjutan lingkungan Bali,” tegas I Made Supartha.

Pansus TRAP berharap rekomendasi ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah guna memastikan kawasan Danau Beratan tetap terjaga sebagai kawasan lindung yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan spiritual bagi masyarakat Bali. (*)

Tags: aset daerah BaliBaturitiberita Bali Kata Kunci:Danau BeratanDPRD BaliI Made Suparthakawasan hutan Balilingkungan BaliPANSUS TRAP DPRD BaliPariwisata Balipelanggaran sempadan danaupenertiban bangunanperizinan BaliTabananTata Ruang BaliWayan Koster
SendSendScan

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Pansus TRAP Minta Hentikan Pembangunan di Sempadan Danau Beratan, Ada Indikasi Pelanggaran
  • DPRD Bali Soroti 106 SHM dan Lahan 82 Hektare yang Dikuasai Investor di Tahura Ngurah Rai
  • DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Handara
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?