• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Taman Baca Kesiman. -Balitopik.com

Kenapa Tempat Ngopi yang Tawarkan Konsep Perpustakaan Selalu Sepi Pengunjung?

1 tahun ago
Momen perayaan 25 tahun HUT Partai Demokrat di DPD Bali. -BALITOPIK.COM

Menuju 2029, Demokrat Bali Soroti Perubahan Pemilih

9 jam ago
FNA Bali Sumbang Rp17 Juta untuk Korban Gempa Flores. -IST

Forever Nights Angel Sumbang Rp17 Juta untuk Korban Gempa Flores

20 jam ago
KutaKita Sundown Yard

Ada Hadiah Rp750 Juta, Program Sunset di Kuta Dimulai

21 jam ago
ILUSTRASI

Dua Kali Daging jadi Tersangka

1 hari ago
Tim Pembinaan Kepegawaian dan Penegakan Pelanggaran Disiplin ASN atau Tim Disiplin Pemkab Badung kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak). -IST

Empat ASN Badung Diduga Langgar Jam Kerja, TPP Terancam Dipotong

2 hari ago
Sekretaris DPRD Bali I Ketut Nayaka. -BALITOPIK.COM

Wantilan DPRD Bali Direnovasi, Informasi Anggaran Bisa Diakses Publik

2 hari ago
Rapat kerja antara Komisi IV DPRD Bali dan Disdikpora Bali terkait Anggaran dan Program Prioritas. -IST

Anggaran Pendidikan Bali Dipangkas, DPRD Khawatir Infrastruktur Terabaikan

2 hari ago
Rapat kerja komisi IV DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. -IST

Dewan Desak BPBD Bali Percepat Bantuan Korban Bencana

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kenapa Tempat Ngopi yang Tawarkan Konsep Perpustakaan Selalu Sepi Pengunjung?

Reporter balitopik.com
20 April 2025 - 6:41 am
Taman Baca Kesiman. -Balitopik.com

Taman Baca Kesiman. -Balitopik.com

Balitopik.com – Di Denpasar ada sejumlah tempat ngopi yang menawarkan konsep perpustakaan. Salah satu yang paling anyar adalah Taman Baca Kesiman yang berlokasi di Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur, Bali.

Taman Baca Kesiman menyediakan banyak sekali buku dengan berbagai genre. Pengunjung tinggal absen lalu memilih buku yang hendak dibaca. Semuanya gratis, terkecuali kalau pesan makanan atau minuman yang tersedia di kantin, murah-murah kok.

Di sini pengunjung biasanya membaca sambil ngopi atau sebaliknya ngopi sambil baca. Orang-orang hening masing-masing bergelut dengan buku bacaannya sendiri. Yah namanya juga konsep perpustakaan, tidak berisik.

Tempatnya tenang jauh dari jalan raya, ada banyak pohon-pohon, banyak unggas tinggal di sana. Suara angin melewati daun-daun terdengar nyata. Ada juga selokan yang mengalirkan air. Sungguh suatu ketenangan alami di sini. “Buku, gemercik air dan kicauan burung menyatu dalam satu frame, dalam satu seruputan kopi, agrhhh sempurna.”

Namun sayangnya, tempat ngopi yang tawarkan konsep perpustakaan seperti ini selalu sepi pengunjung. Apakah karena di tempat ini orang-orang tidak bisa berisik atau berbicara dengan suara kencang dengan circlenya? Atau karena lemahnya minat membaca?

Menurut data UNESCO tahun 2024, indeks minat membaca buku di Indonesia masih sangat rendah. Hanya di angka 0,001% atau dari 1,000 orang Indonesia, hanya 1 orang yang rajin membaca. Pun menurut data Programme for International Student Assessment (PISA), minat membaca orang Indonesia berada di posisi 11 peringkat terbawah dari 81 Negara yang didata.

Lantas, Mengapa Orang Indonesia Malas Membaca?

Pertanyaan ini membutuhkan riset panjang agar mendapat jawaban yang akurat. Namun begitu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa lemahnya minat membaca seseorang karena faktor tradisi lisan, kemudian anggapan bahwa membaca hanya untuk tujuan sekolah. Kemudian persaingan dengan bentuk media lain. Masyarakat kita cenderung menghabiskan waktu di media sosial, streaming tv/film, dan game online.

Menumbuhkan Minat Baca

Untuk meningkatkan kebiasaan membaca masyarakat Indonesia tak bisa diselesaikan oleh salah satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang erat antara sekolah, masyarakat, orang tua, dan para pemangku kepentingan lainnya. Minat membaca biasanya paling baik dibangun pada usia muda. Jadi, sangat penting memastikan bahwa siswa yang lebih muda memiliki akses ke buku-buku yang menarik bagi mereka. (*)

“Membaca semua buku bagus seperti percakapan dengan (orang) terbaik di abad yang lalu.” ― Rene Descartes.

“Cuma perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Cari buku itu, mari jatuh cinta.” — Najwa Shihab.

“Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― Mohammad Hatta

Tags: Baca BukuBiasakan MembacaBukuBuku BagusDenpasarTaman Baca Kesiman
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Menuju 2029, Demokrat Bali Soroti Perubahan Pemilih
  • Forever Nights Angel Sumbang Rp17 Juta untuk Korban Gempa Flores
  • Ada Hadiah Rp750 Juta, Program Sunset di Kuta Dimulai
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?