• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sanggar Seni Dhanan Jaya Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, tampil sebagai Duta Seni Kabupaten Badung pada Utsawa (Parade) Wayang Kulit yang digelar di depan Gedung Kriya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Senin (6/7/2026). -IST

Wayang Kulit Badung Gaungkan Pesan Memuliakan Atman

5 hari ago
I Ketut Sumarta

Gawang Kosong, Bola Kekosongan: Sepak Bola sebagai Jalan Sunyi Menuju Kesadaran

5 menit ago
Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang? Foto: Rovin Bou

Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang?

17 menit ago
Komunitas Seni Nyenit-Nyenir Banjar Sulangai tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Pergelaran Semara Pagulingan pada PKB XLVIII 2026 dengan mengangkat filosofi Wong Samar. -IST

PKB 2026 Tembus 1,8 Juta Pengunjung, Omzet IKM dan Kuliner Bali Lampaui Rp16 Miliar

1 jam ago
Gubernur Wayan Koster saat memberikan penghargaan kepada salah satu penerima Adi Sewaka Nugraha. -IST

Koster Anugerahi 12 Seniman Bali Penghargaan Adi Sewaka Nugraha, Masing-masing Terima Rp50 Juta

1 jam ago
Maria Devianita Nanggor dan Maria Devianeta Nanggor saat tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Kempo Indonesia (FKI) 2026. -BALITOPIK.COM

Mahasiswi Kembar Asal NTT Sumbang 6 Medali untuk Bali di Kejurnas Kempo, 3 Emas, 2 Perak 1 Perunggu

8 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Koster Wajibkan Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan Bali

17 jam ago
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. -BALITOPIK.COM

Giri Prasta: Masukan Fraksi DPRD Jadi Bahan Penyempurnaan APBD Demi Kesejahteraan Krama Bali

22 jam ago
Pertemuan antara Gubernur Bali Wayan Koster dengan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Kamis (9/7/2026). -IST

Progres Bandara Letkol Wisnu dan Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng serta Water Taxi Badung

22 jam ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Wayang Kulit Badung Gaungkan Pesan Memuliakan Atman

Reporter balitopik.com
7 Juli 2026 - 1:56 pm
Sanggar Seni Dhanan Jaya Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, tampil sebagai Duta Seni Kabupaten Badung pada Utsawa (Parade) Wayang Kulit yang digelar di depan Gedung Kriya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Senin (6/7/2026). -IST

Sanggar Seni Dhanan Jaya Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, tampil sebagai Duta Seni Kabupaten Badung pada Utsawa (Parade) Wayang Kulit yang digelar di depan Gedung Kriya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Senin (6/7/2026). -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Pementasan wayang kulit klasik bertajuk Kresna Duta Durjana sukses memukau penonton dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Melalui kisah epos Mahabharata, Duta Kabupaten Badung menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat memahami makna memuliakan atman sebagai bagian dari perjalanan spiritual manusia.

Sanggar Seni Dhanan Jaya Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, tampil sebagai Duta Seni Kabupaten Badung pada Utsawa (Parade) Wayang Kulit yang digelar di depan Gedung Kriya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Senin (6/7/2026).

Sebanyak 29 seniman terlibat dalam pementasan yang mengangkat lakon Kresna Duta Durjana, salah satu kisah penting dalam epos Mahabharata yang sarat nilai moral, spiritual, dan filosofi kehidupan.

Cerita tersebut mengisahkan pergulatan batin Maharaja Yudistira yang dihadapkan pada pilihan sulit, yakni harus berperang melawan saudara, keluarga, dan guru-gurunya sendiri dalam Perang Bharatayudha.

Di tengah keraguannya, Yudistira mendapat dorongan dari Bima dan wejangan Prabu Kresna bahwa kejahatan harus dilawan demi tegaknya dharma atau kebenaran.

Puncak cerita terjadi saat Prabu Kresna menegaskan bahwa seorang ksatria memiliki yadnya atau pengabdian suci melalui perjuangan di medan perang. Bagi seorang ksatria, kematian demi menegakkan dharma diyakini sebagai jalan untuk memuliakan atman dan mencapai kemuliaan spiritual.

Dalang sekaligus Ketua Sanggar Seni Dhanan Jaya, I Made Ariawan, mengatakan pemilihan lakon Kresna Duta Durjana disesuaikan dengan tema besar PKB XLVIII Tahun 2026, yakni Atma Kerthi, yang menitikberatkan pada pemuliaan jiwa atau atman.

“Karena sang ksatria yadnya-nya adalah di medan perang. Mati mendapatkan swarga, hidup memperoleh kejayaan. Seorang ksatria tidak boleh mundur dalam peperangan. Begitu juga dengan tema Atma Kerthi, bagaimana kita memberikan jalan terbaik bagi perjalanan atman agar mencapai tempat yang mulia,” ujar Made Ariawan sebelum pementasan.

Menurutnya, pesan utama dalam kisah tersebut tetap relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini, yakni pentingnya menghargai kehidupan, menjaga tubuh sebagai tempat bersemayamnya atman, sekaligus mempersiapkan perjalanan spiritual ketika kehidupan telah berakhir.

“Di dalam cerita ini banyak petuah mengenai bagaimana kita menyayangi tubuh, menghargai atman yang ada dalam diri, dan bagaimana mempersiapkan perjalanan atman ketika telah meninggalkan badan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pelestarian seni tradisi melalui partisipasi aktif para seniman di ajang PKB.

Menurutnya, wayang kulit bukan sekadar pertunjukan, tetapi menjadi media pendidikan karakter yang sarat nilai filosofis bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Pemerintah Kabupaten Badung akan terus memberikan dukungan penuh kepada para seniman dalam melestarikan seni, tradisi, dan budaya Bali,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kisah pewayangan dapat menjadi pedoman dalam membentuk karakter generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan warisan budaya leluhur.

“Wayang mengandung filosofi kehidupan yang sangat kaya. Nilai-nilai itu penting dijadikan acuan untuk membangun karakter generasi muda agar semakin mencintai budaya yang diwariskan leluhur,” tutup Sukadana. (*)

Tags: Art Center DenpasarAtma KerthiBerita BaliBudaya BaliDinas Kebudayaan BadungDuta Kabupaten BadungI Gede SukadanaI Made AriawanKresna Duta DurjanaMahabharataPesta Kesenian BaliPKB 2026Sanggar Seni Dhanan JayaSeni Tradisi BaliWayang Kulit Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Gawang Kosong, Bola Kekosongan: Sepak Bola sebagai Jalan Sunyi Menuju Kesadaran
  • Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang?
  • PKB 2026 Tembus 1,8 Juta Pengunjung, Omzet IKM dan Kuliner Bali Lampaui Rp16 Miliar
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?