• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Nyoman Parta saat meninjau ratusan pohon mangrove di Benoa. -Balitopik.com.

Terungkap Faktor Penyebab Matinya Ratusan Mangrove di Benoa

3 bulan ago
Potret Liga Kampung Soekarno Cup III Bali 2026. -IST

Final Sengit Soekarno Cup III, Denpasar Bungkam Badung 3-2  

6 jam ago
Halimatus Sakdiah, S.ARS

Ekonomi Gotong Royong Jadi Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Global

7 jam ago
Putri Koster dan I Made Supartha. -IST

Putri Koster Soroti Dominasi Endek Troso di Bali, Dorong Perkuat Perlindungan HAKI

8 jam ago
Ibu Gubernur Bali, Putri Suastini Koster. -IST

Ibu Putri Suastini Koster Ingin Lahirkan Generasi Pembaca Puisi yang Mampu “Menghidupkan” Karya Sastra

8 jam ago
Pembukaan Bali InnoTech 2026, dengan tema “Transforming Ideas into Impact” tahun 2026. -BALITOPIK.COM

Bali InnoTech 2026 Jadi Panggung Inovasi Anak Muda Bali

12 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Gubernur Koster Ajak Keluarga Bali Kembali ke Tradisi 4 Anak

1 hari ago
Dr. Agus Dei. -Balitopik.com

Agus Dei Apresiasi PKB 2026 Disorot Media Internasional

1 hari ago
Gubernur Bali, Wayan Koster dan Jendral Maruli saat meninjau pematagangan lokasi PSEL Denpasar Raya di Benoa. -BALITOPIK.COM

Koster: PSEL Denpasar Raya Solusi Atasi Sampah Bali

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Terungkap Faktor Penyebab Matinya Ratusan Mangrove di Benoa

Reporter balitopik.com
21 Februari 2026 - 9:10 am
Nyoman Parta saat meninjau ratusan pohon mangrove di Benoa. -Balitopik.com.

Nyoman Parta saat meninjau ratusan pohon mangrove di Benoa. -Balitopik.com.

Balitopik.com, BALI – Faktor penyebab matinya ratusan mangrove di Benoa mulai terungkap. Beberapa faktor yang terungkap tersebut memperkuat dugaan bahwa ratusan mangrove tersebut mati tidak secara alami, melainkan ada sebab eksternal.

Hal itu terungkap dalam rapat pembahasan temuan lapangan terkait kerusakan tanaman mangrove yang mati di Jalan Raya Pelabuhan Benoa koordinat (8043’51.89’S, 115-1243.35’E) dengan perkiraan luasan kurang lebih 6 are, Sabtu (21/2/2026).

Hadir dalam rapat diantaranya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, General Manager Pelabuhan Indonesia, Manager PT. PLN Indonesia Power, Manager PT. Pertamina Patra Niaga, KSOP Benoa, ⁠LNG, UPTD Tahura dan Komunitas Mangrove Ranger.

Adapun fakta-fakta yang dibahas dalam rapat tersebut adalah;

1. Bahwa Terdapat Pipa di area sekitar mangrove milik PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. PLN Indonesia Power

2. Bahwa Tanaman Mangrove mulai mengalami mati pada Bulan September 2025

3. Bahwa hasil inspeksi pipa milik PT. PLN Indonesia Power pada tanggal 12 Desember 2025 tidak ditemukannya kerusakan atau kebocoran pipa milik PT. PLN Indonesia Power namun ditemukan pipa berkarat yang diduga milik PT. Pertamina Patra Niaga

4. Bahwa pada bulan September 2025 ada pekerjaan pipa dari dari PT. Pertamina Patra Niaga yang mengalami rembesan dan pada saat itu sudah dilakukan perbaikan langsung terhadap pipa yang mengalami rembesan milik PT. Pertamina Patra Niaga, namun tidak dilakukan pembersihan bekas rembesan minyak pada pipa milik PT. Pertamina Patra Niaga.

Kesimpulan rapat menyatakan;

1. Dalam temuan lapangan terkait tanaman mangrove yang mati di sekitar Jalan Raya Pelabuhan Benoa dengan luas sekitar 6 are dapat diduga bahwa kerusakan tanaman mangrove yang terjadi saat ini adalah dampak dari rembesan pipa milik PT. Pertamina Patra Niaga

2. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali memerintahkan segera kepada PT. Pertamina Patra Niaga untuk melakukan pemulihan tanaman Mangrove yang mati dengan luas sekitar 6 are.

3. PT. Pertamina Patra Niaga agar membuat surat kronologis pekerjaan atas perbaikan pipa yang merembes pada periode bulan september 2025 dan menyampaikan kepada Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, KSOP Kelas II Benoa dan instansi lain

4. PT. Pertamina Patra Niaga agar membuat rencana aksi pemulihan atas tanaman mangrove yang ditemukan mati dan menyampaikan kepada Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Untuk diketahui, ratusan mangrove tersebut menjadi viral usai disidak Anggota DPR RI Komisi III, I Nyoman Parta, kemarin. Nyoman Parta tegas menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa memang matinya ratusan mangrove itu akibat rembesan minyak BBM.

Nyoman Parta kemudian meminta pihak-pihak terkait untuk bertanggung jawab dan melakukan rehabilitasi mangrove. (*)

Tags: Indonesia PowerMangrovePelindo BenoaPertamina Patra Niaga
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Final Sengit Soekarno Cup III, Denpasar Bungkam Badung 3-2  
  • Ekonomi Gotong Royong Jadi Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Global
  • Putri Koster Soroti Dominasi Endek Troso di Bali, Dorong Perkuat Perlindungan HAKI
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?