• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Konsorsium Pemuda Kristen Bali saat membacakan Manifesto Politik Pemuda Kristen Bali. -BALITOPIK.COM

Pemuda Kristen Bali Terbitkan Manifesto Politik, Soroti BBM, MBG hingga Dugaan Praktik Korupsi

2 bulan ago
Warga Negara (WN) Pakistan berinisial WH, 42 tahun (Diblur) saat dideportasi dari Bali. -IST

Tak Bisa Tunjukkan Usaha, WNA Pakistan Pemegang ITAS Investor Dideportasi dari Bali

13 jam ago
Gedung Bank Mandiri. -IST

Polemik Blokir Rekening Donasi Warga Pati, Saham Bank Mandiri Melemah, Klarifikasi APH dan Pihak Bank

16 jam ago
Ilustrasi Virus ZIKA

CDC AS Keluarkan Peringatan Zika, Dinkes Bali Perkuat Deteksi Dini

19 jam ago
Polsek Manggis saat mengamankan 3 orang terduga pelaku. -IST

Tiga Bersaudara Diduga Aniaya Warga di Karangasem, Terduga Pelaku Diamankan

20 jam ago
Kolaborasi jurnalis Bali dan Joni Agung saat galang dana di Renon untuk korban gempa Flores. -SJB

Kolaborasi Jurnalis dan Joni Agung, Ajak Warga Bali Bantu Korban Gempa Flores

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI (Suara Advokat Indonesia) Denpasar masa bakti 2026–2030 di Riverside Convention Hall, Padangsambian, Denpasar, Sabtu (22/8/2026) malam. -IST

“Saya Tunggu Kajian Konkret,” Koster Tantang PERADI SAI Perkuat Desa Adat Bali

2 hari ago
Pengamat Wisata dan Budaya, I Gede Meindra Parwatha. -BALITOPIK.COM

Usulan Pusat Pemerintahan Bali Pindah ke PKB Klungkung

2 hari ago
Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) saat ngamen di lampu merah Jalan Dewi Sri–Nakula, Kuta, Badung. -SJB

Ngamen di Lampu Merah, Jurnalis Bali Galang Dana untuk Korban Gempa Flores

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pemuda Kristen Bali Terbitkan Manifesto Politik, Soroti BBM, MBG hingga Dugaan Praktik Korupsi

Reporter balitopik.com
10 Juli 2026 - 12:23 pm
Konsorsium Pemuda Kristen Bali saat membacakan Manifesto Politik Pemuda Kristen Bali. -BALITOPIK.COM

Konsorsium Pemuda Kristen Bali saat membacakan Manifesto Politik Pemuda Kristen Bali. -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Konsorsium Pemuda Kristen Bali menerbitkan Manifesto Politik Pemuda Kristen Bali yang memuat sikap kritis terhadap berbagai isu nasional dan daerah. Isu yang disoroti meliputi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan Koperasi Merah Putih, penegakan hukum, kebijakan fiskal, hingga persoalan lingkungan di Bali.

Dokumen tersebut dideklarasikan di Denpasar pada Jumat (10/7/2026) dan menjadi seruan bersama sejumlah organisasi kepemudaan Kristen di Pulau Dewata.

Manifesto itu diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi International Cornerstone (BEM STTI-C), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Denpasar dan Badung, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Bali, Garuda Youth Revival, BEM STT Pelita Hati, serta berbagai elemen Pemuda Kristen se-Bali.

Dalam dokumen tersebut, mereka menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi politik, hukum, dan ekonomi nasional yang dinilai masih diwarnai praktik penyalahgunaan kekuasaan dan anggaran negara.

Melalui manifesto itu, Konsorsium Pemuda Kristen Bali menegaskan bahwa kebijakan publik harus dijalankan berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, dan etika. Mereka menilai negara perlu memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, bukan menjadi ruang bagi kepentingan kelompok tertentu.

Rektor Sekolah Tinggi Teologi International Cornerstone (STTI-C), Pdt. Dr. David Henry Parera, menyatakan dukungannya terhadap gerakan tersebut. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan suara-suara kritis yang mampu mengawal jalannya pemerintahan.

“Kita berharap konsorsium ini terus berkembang. Kita tidak boleh diam. Kalau kita diam, Indonesia akan memiliki masalah. Perlu ada suara-suara kritis yang datang dari dunia kampus,” ujar Henry Parera.

Salah satu sorotan utama dalam manifesto diarahkan pada sektor energi. Konsorsium mendesak pemerintah meninjau kembali kebijakan harga BBM non-subsidi karena dinilai berdampak terhadap meningkatnya beban ekonomi masyarakat.

Selain itu, mereka juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan bebas dari potensi penyimpangan anggaran. Hal serupa juga disampaikan terhadap pengelolaan Koperasi Merah Putih yang diminta dilakukan secara terbuka agar benar-benar mampu memperkuat ekonomi kerakyatan.

Manifesto itu juga mengangkat isu penegakan hukum. Pemuda Kristen Bali meminta aparat penegak hukum menjalankan proses hukum secara profesional tanpa diskriminasi serta memperkuat pemberantasan korupsi di seluruh sektor pemerintahan.

Mereka turut menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan fiskal agar kebijakan keuangan negara tidak semakin membebani masyarakat melalui utang yang berlebihan.

Dalam bagian maklumat aksi, Konsorsium Pemuda Kristen Bali mengajukan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Mereka meminta dilakukan audit secara transparan terhadap kebijakan terkait BBM, Program MBG, dan Koperasi Merah Putih.

Selain itu, mereka juga mendorong evaluasi terhadap pengelolaan sampah di Bali, penanganan deforestasi, penataan kawasan sempadan sungai dan daerah aliran sungai (DAS), serta pelibatan pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis dalam mengawal setiap kebijakan publik.

Sementara itu, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Badung, Josua Synocto Hutabarat, menegaskan bahwa manifesto tersebut akan disampaikan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD Provinsi Bali, DPRD kabupaten/kota, hingga instansi terkait sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan akuntabel.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan merajalela. Di bawah terang Firman Tuhan yang sejati, kami siap berdiri di garis depan untuk menolak budak utang dan bancakan proyek nasional, serta menuntut etika Ilahi dalam kebijakan publik,” kata Josua.

Josua menambahkan, Konsorsium Pemuda Kristen Bali dibentuk sebagai wadah ilmiah dan rohani yang bertujuan mendorong terwujudnya keadilan sosial melalui partisipasi aktif generasi muda.

“Ini komitmen kami untuk terus menyuarakan isu-isu kebangsaan sesuai nilai-nilai yang kami yakini, sekaligus mengawal kebijakan publik agar benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” tandasnya.

Tags: BaliBBMBEM STT Pelita HatiBEM STTI-CEtika PolitikGAMKI BaliGMKI BaliKebijakan PublikKoperasi Merah PutihKorupsiMakan Bergizi GratisManifesto Politik Pemuda Kristen BaliMBGPemuda Kristen Balipengelolaan sampah Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Tak Bisa Tunjukkan Usaha, WNA Pakistan Pemegang ITAS Investor Dideportasi dari Bali
  • Polemik Blokir Rekening Donasi Warga Pati, Saham Bank Mandiri Melemah, Klarifikasi APH dan Pihak Bank
  • CDC AS Keluarkan Peringatan Zika, Dinkes Bali Perkuat Deteksi Dini
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?