• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Putri Koster saat monitoring Gerakan Kulkul PKK di Desa Penglumbaran, Bangli, menekankan pentingnya disiplin individu dalam menjaga kebersihan lingkungan. -BALITOPIK.COM

Bunyi Kulkul Tandai Kesadaran Warga Bangli soal Pilah Sampah

4 bulan ago
Ilustrasi Virus ZIKA

CDC AS Keluarkan Peringatan Zika, Dinkes Bali Perkuat Deteksi Dini

2 jam ago
Polsek Manggis saat mengamankan 3 orang terduga pelaku. -IST

Tiga Bersaudara Diduga Aniaya Warga di Karangasem, Terduga Pelaku Diamankan

2 jam ago
Kolaborasi jurnalis Bali dan Joni Agung saat galang dana di Renon untuk korban gempa Flores. -SJB

Kolaborasi Jurnalis dan Joni Agung, Ajak Warga Bali Bantu Korban Gempa Flores

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI (Suara Advokat Indonesia) Denpasar masa bakti 2026–2030 di Riverside Convention Hall, Padangsambian, Denpasar, Sabtu (22/8/2026) malam. -IST

“Saya Tunggu Kajian Konkret,” Koster Tantang PERADI SAI Perkuat Desa Adat Bali

1 hari ago
Pengamat Wisata dan Budaya, I Gede Meindra Parwatha. -BALITOPIK.COM

Usulan Pusat Pemerintahan Bali Pindah ke PKB Klungkung

1 hari ago
Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) saat ngamen di lampu merah Jalan Dewi Sri–Nakula, Kuta, Badung. -SJB

Ngamen di Lampu Merah, Jurnalis Bali Galang Dana untuk Korban Gempa Flores

2 hari ago
Pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan Persaudaraan Profesi Advokat Nusantara (Peradi Pergerakan) DPC Denpasar Raya bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai. -IST

PKPA Peradi Pergerakan Denpasar Raya Dibuka, Fokus Cetak Advokat Berkualitas dan Berintegritas

2 hari ago
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. -IST

6.200 Paket Gemarikan Badung Serap Hasil Ikan Pembudidaya Lokal

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bunyi Kulkul Tandai Kesadaran Warga Bangli soal Pilah Sampah

Reporter balitopik.com
3 Mei 2026 - 3:42 pm
Putri Koster saat monitoring Gerakan Kulkul PKK di Desa Penglumbaran, Bangli, menekankan pentingnya disiplin individu dalam menjaga kebersihan lingkungan. -BALITOPIK.COM

Putri Koster saat monitoring Gerakan Kulkul PKK di Desa Penglumbaran, Bangli, menekankan pentingnya disiplin individu dalam menjaga kebersihan lingkungan. -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, BANGLI – Bunyi kulkul yang menggema di Banjar Tiga Kawan, Desa Penglumbaran, Minggu (3/5/2026), bukan sekadar penanda aktivitas gotong royong. Di balik dentangnya, tersimpan pesan kuat tentang kebangkitan kesadaran kolektif: kebersihan Bali dimulai dari rumah masing-masing.

Momentum itu dimanfaatkan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, untuk menegaskan arah Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu. Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), ia hadir bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai penggerak nilai yang menanamkan disiplin berbasis tanggung jawab individu.

Setibanya di lokasi, ia mengapresiasi kondisi Banjar Tiga Kawan yang tertata rapi. Telajakan bersih, taman tertata, lingkungan asri, hingga sistem penampungan sampah yang tersedia di tiap rumah menjadi indikator keberhasilan awal gerakan tersebut.

“Sudah bagus ini, patut dicontoh dan ditiru masyarakat lainnya,” ujarnya.

Namun, apresiasi itu disertai penegasan mendasar. Ia menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih massal, melainkan upaya menghidupkan kembali kearifan lokal Bali yang berakar pada gotong royong berbasis kesadaran pribadi.

“Begitu ada kulkul, laksanakan pembersihan di telajakan dan lingkungan rumah. Tidak harus kumpul di satu tempat. Kuncinya ada pada disiplin masing-masing,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi inti perubahan: transformasi lingkungan tidak harus dimulai dari gerakan besar, tetapi dari konsistensi kecil di setiap rumah. Jika setiap keluarga menjaga ruangnya, maka desa akan bersih secara alami.

Dalam kesempatan itu, Putri Koster juga mendorong solusi konkret untuk persoalan sampah residu. Ia mengajak sinergi antara desa adat dan desa dinas untuk membangun fasilitas pengelolaan seperti TPS3R dan TPST dengan memanfaatkan lahan adat.

Pendekatan yang ia lakukan pun terasa membumi. Ia berinteraksi langsung dengan warga, bahkan membagikan tips sederhana seperti memanfaatkan air cucian beras untuk mempercepat penguraian sampah organik.

Tak hanya soal kebersihan, ia juga mengajak warga memperkuat identitas lokal melalui penanaman bunga pucuk bang di telajakan. Ajakan tersebut tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal dengan melibatkan produsen tanaman setempat.

Komitmen itu dibuktikan dengan kunjungan langsung ke produsen lokal, memastikan bahwa gerakan ini berdampak nyata pada masyarakat.

Dalam aspek sosial, ia juga menyerahkan bantuan 100 kilogram beras kepada pemerintah desa untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan, menegaskan bahwa kebersihan dan kesejahteraan harus berjalan beriringan.

Kegiatan tersebut juga menampilkan wajah ketekunan masyarakat lokal, salah satunya melalui kunjungan ke usaha rumahan milik Ni Komang Srinadi, produsen kue bolu yang telah menembus pasar Denpasar.

Perbekel Desa Penglumbaran, I Wayan Artawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Dengan 76 warga aktif di Banjar Tiga Kawan dan total 350 jiwa, ia memastikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan gerakan Kulkul Posyandu.

Sementara itu, Bendesa Adat Bebalang, Nyoman Karsana, menilai gerakan ini efektif jika ditekankan pada tanggung jawab individu.

“Jika setiap orang bertanggung jawab terhadap rumah dan telajakannya, tidak akan ada rasa terpaksa,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Camat Bangli, Sang Made Agus Dwipayana. Menurutnya, konsep gerakan ini sederhana namun berdampak luas.

“Jika setiap orang membersihkan telajakan di rumahnya masing-masing, maka desa akan bersih dengan sendirinya,” jelasnya.

Meski implementasi di lapangan masih perlu diperkuat, seluruh pihak sepakat bahwa Gerakan Kulkul PKK adalah langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan berbasis budaya.

Gerakan ini bukan sekadar program kebersihan, melainkan upaya menata ulang cara pandang masyarakat terhadap lingkungan bahwa Bali yang bersih dan lestari dibangun dari disiplin setiap individu menjaga ruang kecilnya sendiri.

 

Tags: Bangli Balidesa bersih BaliGerakan Kulkul PKKgotong royong Balikebersihan lingkungan BaliPosyandu BaliPutri KostertelajakanTPS3RTPST
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • CDC AS Keluarkan Peringatan Zika, Dinkes Bali Perkuat Deteksi Dini
  • Tiga Bersaudara Diduga Aniaya Warga di Karangasem, Terduga Pelaku Diamankan
  • Kolaborasi Jurnalis dan Joni Agung, Ajak Warga Bali Bantu Korban Gempa Flores
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?