BALITOPIK.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan Karya Melaspas Pralingga/Tapakan Ida Bhatara di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih, Banjar Kambang, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Jumat (24/7/2026).
Kehadiran Bupati bertepatan dengan rangkaian upacara Ngodak (Ngeratep), Melaspas, dan Pasupati Tapakan Ida Bhatara yang diikuti krama pengempon Banjar Kambang.
Dalam sambutannya, Adi Arnawa mengajak seluruh masyarakat memanjatkan puji syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas kelancaran pelaksanaan karya suci tersebut.
“Bagi saya, kesempatan menghadiri dan menyaksikan langsung karya utama di Banjar Kambang menjadi kebanggaan tersendiri. Dumogi memargi antar labda karya, sida purna, sida sidaning don, seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, memberikan kerahayuan, serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat pengempon pura,” ujar Adi Arnawa.
Bupati menegaskan bahwa sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata, Badung memiliki tanggung jawab besar menjaga kelestarian adat, budaya, dan tradisi Bali.
Menurutnya, Desa Bongkasa, khususnya wilayah Bongkasa Pertiwi, memiliki potensi besar berkembang menjadi destinasi wisata baru dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.
“Perkembangan Desa Bongkasa, khususnya Bongkasa Pertiwi, menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan. Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata baru dengan karakter yang berbeda dibandingkan kawasan Badung Selatan,” katanya.
Meski demikian, Adi Arnawa mengingatkan agar pengembangan pariwisata tetap berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan, budaya, dan sektor pertanian.
Ia mengapresiasi pengelolaan sampah di Desa Bongkasa Pertiwi yang dinilai telah berjalan baik dan diharapkan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah juga tetap memberikan perhatian besar terhadap sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan harus terus diperkuat agar masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata sebagai sumber penghidupan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan bahwa kondisi ekonomi global turut memengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung. Karena itu, pemerintah daerah memfokuskan pembangunan pada peningkatan kualitas infrastruktur guna mengurangi kemacetan, meningkatkan kenyamanan wisatawan, serta memperkuat daya saing pariwisata Bali.
Adi Arnawa juga memastikan berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Badung tetap berjalan pada 2026, di antaranya bantuan Hari Raya Galungan sebesar Rp2 juta, tunjangan bagi penyandang disabilitas, santunan lansia, santunan kematian, program SMA gratis, hingga beasiswa pendidikan tinggi.
“Seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Karya Nyoman Sudawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran dalam pelaksanaan Karya Melaspas dan Pasupati Tapakan Ratu Dalem.
Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi motivasi bagi krama pengempon untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan di Banjar Kambang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Badung I Nyoman Wiradana, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Bongkasa I Gusti Agung Sumajaya, Perbekel Bongkasa Pertiwi I Nyoman Budi, Bendesa Adat Bongkasa Ida Bagus Gede Sujia Pradanta, serta prajuru adat dan dinas Banjar Kambang. (*)









