• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Peserta pelatihan yang diselenggarakan oleh AJI Indonesia dan Kedubes Polandia. -Dok. AJI

AJI dan Dubes Polandia Latih Jurnalis Hadapi Operasi Informasi

27 menit ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Listrik Bali Masih Bergantung Paiton, Koster Kejar Energi Mandiri

5 menit ago
Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali Tri Widiyanti saat memotong tumpeng. -IST

Koster ke Pers Bali: Jangan Takut Sampaikan yang Buruk

20 jam ago
Satpol PP Badung saat tertibkan bangunan liar di trotoar jalan Teuku Umar Barat. -IST

Satpol PP Bongkar 3 Bangunan Liar di Trotoar Teuku Umar Barat

20 jam ago
Bupati Badung saat uji coba Car Free Day (CFD) Kerobokan. -IST

Kerobokan Uji CFD, Jalan Teuku Umar Barat Disiapkan Jadi Ruang Publik

21 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kanan) saat uji coba metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System. -IST

Badung Uji Pertanian Modern, Target Panen Padi 12 Ton per Hektare

21 jam ago
Seorang model saat tampil di Dekranasda Bali Fashion Road Show “Wastra Hita Kara” di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jembrana, Kamis (27/8/2026). -IST

Putri Koster Ungkap 3 Kunci Bawa Wastra Bali ke Dunia

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). -IST

Koster Ingin Bali Kurangi Ketergantungan Energi Fosil

2 hari ago
Aliansi Bali Peduli Bencana Flores saat menyalurkan bantua logistik pangan kepada mahasiswa asal Flores di Bali. -IST

Gempa Flores Tekan Ekonomi Keluarga, 100 Mahasiswa di Bali Dapat Bantuan Logistik

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

AJI dan Dubes Polandia Latih Jurnalis Hadapi Operasi Informasi

Reporter balitopik.com
31 Agustus 2026 - 6:23 am
Peserta pelatihan yang diselenggarakan oleh AJI Indonesia dan Kedubes Polandia. -Dok. AJI

Peserta pelatihan yang diselenggarakan oleh AJI Indonesia dan Kedubes Polandia. -Dok. AJI

BALITOPIK.COM, DENPASAR — Ancaman terhadap kerja jurnalistik di ruang digital kini semakin kompleks. Selain misinformasi dan disinformasi, jurnalis juga menghadapi propaganda serta operasi informasi yang dapat digunakan untuk memengaruhi opini publik.

Kondisi tersebut mendorong Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Polandia menggelar pelatihan bagi jurnalis di Denpasar. Kegiatan selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, diikuti 25 jurnalis dari Bali, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.

Pelatihan tidak hanya berisi materi teori. Para peserta juga mempraktikkan penggunaan sejumlah sumber terbuka untuk mengenali, menelusuri dan memverifikasi informasi yang berpotensi menyesatkan.

Ketua AJI Kota Denpasar Ni Kadek Novi Febriani mengatakan perkembangan teknologi digital telah memperluas akses masyarakat terhadap informasi. Namun, pada saat yang sama, ruang digital juga membuka celah semakin luas bagi manipulasi informasi.

“Pesatnya perkembangan ruang digital memang memperluas akses informasi, namun di sisi lain juga membuka celah bagi maraknya manipulasi informasi,” kata Febriani.

Menurut dia, manipulasi informasi dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari misinformasi, disinformasi dan propaganda hingga Foreign Information Manipulation and Interference (FIMI) yang dilakukan aktor tertentu untuk memengaruhi opini publik. Fenomena tersebut kini merambah berbagai isu, termasuk politik, ekonomi, investasi, lingkungan hingga geopolitik.

Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan jurnalis melakukan verifikasi menjadi semakin penting. Febriani mengakui masih terdapat kesenjangan kapasitas dan perangkat di kalangan profesional media untuk mendeteksi serta memeriksa narasi yang menyesatkan.

Trainer AJI Indonesia Adi Marsiela menilai Bali memiliki posisi strategis dalam persoalan tersebut. Karakter Bali sebagai wilayah yang menjadi pertemuan berbagai masyarakat dan kepentingan membuat informasi dari Bali dapat berkembang menjadi perhatian internasional.

“Bali jadi area melting pot, sehingga apa yang terjadi di Bali bisa jadi informasi internasional,” ujar Adi.

Karena itu, kemampuan jurnalis Bali dalam mengidentifikasi dugaan operasi informasi dinilai penting. Jurnalis tidak cukup hanya menerima pernyataan dari narasumber, tetapi perlu memahami kemungkinan kepentingan di balik informasi yang disampaikan.

“Mereka menjadi tahu cara melakukan identifikasi sehingga tidak menjadi corong narasumber yang memiliki kepentingan tertentu,” kata Adi.

Menurut Adi, materi tersebut juga memiliki manfaat praktis bagi jurnalis, termasuk jurnalis lepas. Peserta diharapkan dapat menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan liputan dengan memanfaatkan isu-isu lokal sebagai bahan penelusuran.

Dengan demikian, isu lokal tidak hanya dilihat dari peristiwa yang sedang ramai, tetapi juga ditelusuri lebih jauh untuk menemukan konteks dan informasi di baliknya.

Trainer AJI Indonesia Nurika Manan menilai Bali memiliki banyak isu yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan tersebut. Sejumlah isu yang muncul dalam pelatihan antara lain persoalan sampah, lingkungan dan politik.

Ia menilai jurnalis selama ini cenderung bekerja dengan mengejar peristiwa atau isu yang sedang naik daun. Padahal, ada kebutuhan untuk menggali lebih dalam mengenai apa yang terjadi di balik sebuah isu.

“Penamaan FIMI dan DIMI merupakan hal yang baru meskipun fenomena ini sudah ada sejak lama,” ujar Nurika.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya menambah keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat integritas jurnalis agar tidak menjadi corong pihak yang memiliki kepentingan tertentu.

“Harapannya jurnalis bisa bertahan, berkolaborasi dan melawan,” katanya.

Sementara itu, Diplomat Kedutaan Polandia Sekretaris Pertama bidang Politik dan Ekonomi Ecelino Ionescu berharap pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat bermanfaat dalam kerja jurnalistik para peserta.

Pelatihan tersebut menempatkan kemampuan verifikasi sebagai salah satu benteng penting jurnalisme di tengah derasnya arus informasi digital.

Tantangannya bukan hanya menjadi pihak yang paling cepat menyampaikan informasi. Jurnalis juga harus mampu memastikan informasi yang diterima publik telah melewati proses pemeriksaan dan tidak menjadi bagian dari narasi yang sengaja dibentuk untuk kepentingan tertentu.

Dalam situasi ketika isu lokal dapat dengan cepat menyebar ke ruang informasi yang lebih luas, kemampuan mengenali manipulasi informasi menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas dan independensi pemberitaan. (*)

Tags: AJIAJI DenpasarBaliDIMIDisinformasiFIMIJurnalis BaliJurnalistikMediaMisinformasiOperasi InformasiPolandia
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Listrik Bali Masih Bergantung Paiton, Koster Kejar Energi Mandiri
  • AJI dan Dubes Polandia Latih Jurnalis Hadapi Operasi Informasi
  • Koster ke Pers Bali: Jangan Takut Sampaikan yang Buruk
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?