• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua PENA NTT Bali, Igo Kleden (kiri-baju putih) didampingi para pengurus, Sabtu (8/6) di Cafe Pica, Denpasar-Bali.

PENA NTT Bali Minta Proses Hukum Selebgram Ade Chairunisa Dilanjutkan: Sebagai Efek Jera dan Bijak Bermedsos

2 tahun ago
I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Satu Juta Sarjana Menganggur, Catatan Kritis 81 Tahun Indonesia Merdeka

1 jam ago
Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung saat berlatih. -BALITOPIK.COM

70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT ke-81 RI

2 jam ago
Ilustrasi

Diaspora NTT Gelar Dialog, Spirit Rengasdengklok hingga Respons Gempa Flores

2 jam ago
Suasana sidang paripurna ke-47 dalam rangka peringatan hari jadi Provinsi bali ke-68. -BALITOPIK.COM

HUT 68, Full Pidato Ketua DPRD dalam Bahasa Bali

17 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri). -BALITOPIK.COM

ASN “Malak” atau Persulit Layanan, Silakan Kontak Nomor Pakgub

17 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster Saat Pidato Dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali dalam rangka HUT ke-68 Provinsi Bali, Jumat (14/8/2026). -BALITOPIK.COM

HUT 68, Pidato 1 Jam Koster soal Hasil, Progres dan Rencana Pembangunan Bali

24 jam ago
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. -BALITOPIK.COM

Pertama dalam Sejarah Badung, Belanja Infrastruktur Tembus 59,8 Persen

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kiri) dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. -BALITOPIK.COM

DPRD Badung Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PENA NTT Bali Minta Proses Hukum Selebgram Ade Chairunisa Dilanjutkan: Sebagai Efek Jera dan Bijak Bermedsos

Reporter balitopik.com
8 Juni 2024 - 9:27 am
Ketua PENA NTT Bali, Igo Kleden (kiri-baju putih) didampingi para pengurus, Sabtu (8/6) di Cafe Pica, Denpasar-Bali.

Ketua PENA NTT Bali, Igo Kleden (kiri-baju putih) didampingi para pengurus, Sabtu (8/6) di Cafe Pica, Denpasar-Bali.

Balitopik.com – Ketua Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali, Igo Kleden menegaskan proses hukum Selebgram Ade Chairunisa akan terus dikawal. Hasil pleno pengurus memutuskan untuk terus mengawal proses hukum yang telah dilaporkan FPN Pusat ke Polda Metro Jaya.

Igo Kleden usai rapat pleno pengurus di Sekretariat Cafe PICA Sudirman menegaskan, proses hukum itu sebagai bentuk pembelajaran bagi pelaku dan masyarakat umum.

“Keputusan organisasi, proses hukum ini terus kita kawal dan mendorong Polda Metro Jaya menuntaskan kasus ini. Kalau terkait video pernyataan sikap bersama yang mengatasnamakan PENA NTT Bali, tidak melibatkan organisasi,” ungkapnya, Sabtu (08/06/2024).

Sebelumnya selebgram Ade Chairunisa memposting video yang diduga telah menghina dan melecehkan warga NTT di Indonesia melalui postingan di akun Instagram @psychedelisha19.

Video itu kemudian memantik kemarahan diaspora NTT yang juga ikut berkomentar di postingan tersebut.

Igo Kleden mengatakan, penyidik Polda Metro Jaya telah bekerja dan memeriksa pelapor dari FPN Pusat. Oleh karena itu, Igo meminta semua pihak menghargai proses hukum dan mengawal proses hukum ini.

“Soal salah dan benar, kita menunggu proses penyidikan yang saat ini sedang berjalan. Tidak ada tawar menawar lagi. Penyidik yang akan menilai, mengkaji, delik aduan mana yang akan digunakan,” tegasnya.

Terkait permintaan maaf dari selebgram Ade Chairunisa, Igo mengatakan, permintaan maaf tersebut merupakan hal yang lumrah. Namun untuk memberikan efek jera, proses hukum harus terus berjalan.

“PENA NTT Bali dengan tegas menolak permintaan maaf dari Ade Chairunisa. Tidak ada tawar menawar lagi. Tidak ada lagi upaya untuk merespon permintaan maaf dari Ade Chairunisa lagi,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum FPN Pusat, Adi Ndale saat dikonfirmasi menjelaskan, laporan yang di Polda Metro Jaya sudah berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, penyidik dari Polda Metro Jaya sudah memeriksa pelapor yakni FPN Pusat.

“Penyidik dari Polda Metro Jaya sudah memeriksa pelapor dua hari lalu. Waktu itu yang diperiksa adalah saya sebagai Ketua Umum FPN Pusat dan Ketua Divisi Hukum Wilfridus Watu, SH, MH. Kami diperiksa sebagai pelapor, sudah diambil keterangan, mengkonfirmasi bukti-bukti dan sebagainya,” ujarnya.

Adi Ndale menjelaskan, pihaknya sudah memberikan keterangan secara lengkap kepada penyidik. Dan dalam beberapa hari lagi, terlapor Ade Chairunisa juga akan dipanggil penyidik ke Polda Metro.

Adi mengaku, setelah pemeriksaan pelapor di Polda Metro Jaya, kuasa hukum Ade Chairunisa terus saja menelepon dirinya dan juga melalui beberapa orang lainnya.

“Kuasa hukum Ade Chairunisa terus menelpon untuk diajak bertemu. Kami tetap menolaknya. Kami biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kita menunggu Ade Chairunisa diperiksa polisi, dan penyidik yang akan menentukannya,” imbuhnya.

Saat ditanya soal respon permintaan maaf di Bali yang menuai tanggapan negatif, menurut Adi Ndale, pro kontra di media sosial itu hal yang wajar. Ia mempersilahkan polemik di media sosial, baik yang positif maupun negatif.

“Polemik di media sosial itu wajar saja. Silahkan saja dan sah-sah saja. Tetapi kami di Jakarta tetap fokus proses hukum. Ini demi marwah dan martabat orang NTT di mata publik. Biarkanlah hukum yang berjalan,” kata Adi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemilik akun Instagram @pshycedelisha19 dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena dinilai menghina warga NTT Bali. Pelaporan ke kepolisian tersebut terkait postingan selebgram tersebut yang merendahkan warga etnis NTT.

Dalam postingannya, selebgram tersebut menyebutkan dirinya pernah melihat akun seseorang yang diduga warga NTT.

Dirinya menyebutkan sosok tersebut dari wajahnya seolah memiliki keturunan luar negeri namun berasal dari NTT.

“Lu nggak usah mix Arab, lu itu mix NTT. Nggak usah gegayaan pakai mix Arab anj*. Muka lu NTT banget,” ucap selebgram tersebut di unggahannya sambil tertawa.

Selain itu, dia juga mengungkapkan pernah bertemu warga NTT dengan kalimat yang menyinggung dan cenderung rasis.

“Pernah ketemu orang kecil-kecil hitam, gue bukannya rasis, kayaknya tengil banget. Gue geli banget ngeliat kayak pakai gelang gold kayak raper US, padahal orang NTT anj*,” ucapnya dalam video yang viral tersebut. (*)

Tags: PENA NTT BaliPolda BaliPolda Metro Jaya
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Catatan Kritis 81 Tahun Indonesia Merdeka
  • 70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT ke-81 RI
  • Diaspora NTT Gelar Dialog, Spirit Rengasdengklok hingga Respons Gempa Flores
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?