• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ilustrasi

Diaspora NTT Gelar Dialog, Spirit Rengasdengklok hingga Respons Gempa Flores

2 bulan ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memaparkan program ketika menerima kunjungan badan anggaran DPR RI di Bali. -BALITOPIK.COM

Koster Minta Dukungan APBN untuk Infrastruktur Bali, dari Jalan hingga Air Bersih

11 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati-Wali Kota se-Bali saat menerima kunjungan badan anggaran DPR RI di Kantor Gubernur Bali. -BALITOPIK.COM

Gaji PPPK Guru dan Nakes Daerah Ditanggung Pusat Mulai 2027, Koster: Lumayan Membantu

17 jam ago
Inosius Pati Wedu,S.IP

Kerja Keras Tetap Hidup Susah, Membongkar Mitos Hustle Culture di Bali

22 jam ago
Nyoman Parta saat bersalaman dengan Suyudi Ario Seto. -BALITOPIK.COM

Nyoman Parta Titip Empat Harapan kepada Kapolri Baru Suyudi Ario Seto

2 hari ago
Kepala Rudenim Denpasar, Teguh Mentalyad. -BALITOPIK.COM

Jumlah Deteni Rudenim Denpasar Naik 76,92 Persen, Deportasi Terus Dipercepat

2 hari ago
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. -IST

Kapolri Baru, Profil dan Jejak Karier Suyudi Ario Seto

2 hari ago
Kepala BNN Kota Denpasar, Dr. Leo Dedy Defretes. -BALITOPIK.COM

BNN Denpasar Ungkap 4 Kasus Etomidate di Bali, Modus Liquid Vape Jadi Perhatian

2 hari ago
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan 2026 di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung. -IST

Kemiskinan Badung 1,9 Persen, Pemkab Bidik Turun hingga 1,05 Persen pada 2030

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Diaspora NTT Gelar Dialog, Spirit Rengasdengklok hingga Respons Gempa Flores

Reporter balitopik.com
15 Agustus 2026 - 3:58 am
Ilustrasi

Ilustrasi

BALITOPIK.COM, DENPASAR — Rencana dialog Diaspora NTT melalui Diaspora NTT Academy (DNA) mendapat konteks baru setelah gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Agenda yang semula dirancang untuk membahas regenerasi dan peran diaspora kini juga akan menyinggung kesiapsiagaan, solidaritas, serta koordinasi jejaring masyarakat menghadapi situasi bencana.

DNA akan menggelar DNA Dialog: Dari Spirit Rengasdengklok Menuju Ekosistem Regenerasi, Minggu (16/8/2026), di salah satu kedai di kawasan Gunung Sanghyang, Padangsambian, Denpasar.

Dialog tersebut menjadi aktivitas awal untuk memperkenalkan tiga gerak DNA, yakni Akademi, Aliansi, dan Aksi. Bali dipilih sebagai salah satu simpul koordinasi karena menjadi tempat bertemunya pengalaman dan jejaring para inisiator DNA, dengan ruang gerak yang diarahkan tidak hanya untuk lingkup lokal, tetapi juga nasional hingga global.

Inisiator DNA, Valerian Libert Wangge, menegaskan bahwa DNA belum ingin disebut sebagai sebuah organisasi.

“Masih terlalu dini disebut organisasi. DNA adalah aliansi antarmanusia diaspora NTT dari berbagai profesi, generasi, pengalaman, dan wilayah yang ingin saling terhubung, berkembang, dan memberi manfaat,” ujar Valerian.

Namun, gempa yang mengguncang Flores sehari sebelum dialog membuat agenda tersebut memiliki dimensi tambahan.

Valerian mengatakan situasi gempa akan menjadi bagian dari pembahasan, terutama menyangkut bagaimana jaringan diaspora dapat berperan dalam penyebaran informasi, kesiapsiagaan, solidaritas, hingga koordinasi apabila dibutuhkan.

“Situasi gempa akan menjadi bagian dialog, terutama terkait informasi, kesiapsiagaan, solidaritas, dan koordinasi jejaring diaspora. Kita harus adaptif tanpa kehilangan fokus,” katanya.

Ia mengingatkan agar informasi mengenai kondisi di wilayah terdampak tidak disimpulkan secara terburu-buru. Menurutnya, informasi mengenai dampak gempa masih berkembang sehingga masyarakat perlu mengutamakan sumber resmi.

“Beritanya masih terus berkembang. Kita perlu merujuk pada otoritas terpercaya seperti BMKG, sementara informasi dari jejaring masyarakat tetap bisa menjadi bahan awal untuk dikonfirmasi,” ujarnya.

BMKG Catat Gempa M7,7 di Flores

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa bumi tektonik terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Hasil pemutakhiran BMKG mencatat magnitudo 7,7, dengan kedalaman 15 kilometer dan episenter berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT.

Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami. BMKG mencatat sejumlah wilayah di NTT, Sulawesi Selatan, dan NTB masuk dalam status peringatan berdasarkan pemodelan tsunami. Dalam pemutakhiran berikutnya, BMKG juga mencatat adanya kenaikan muka air laut di sejumlah lokasi, termasuk Maurole, Ende, dengan ketinggian maksimum yang terdeteksi 0,94 meter.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, menjauhi bangunan yang rusak, serta mengikuti arahan evakuasi sesuai status peringatan di wilayah masing-masing.

Dalam konteks tersebut, Valerian mengajak masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan waspada serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kita tak pernah ingin ada bencana. Dalam situasi ini, utamakan keselamatan, jauhi bangunan rusak, waspadai kawasan pesisir, dan bantu mereka yang membutuhkan dengan cara masing-masing,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam menerima dan menyebarkan informasi ketika terjadi bencana.

“Terima informasi, periksa, konfirmasi, baru bagikan. Jangan panik dan jangan sebarkan informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.

Menurut Valerian, situasi bencana juga menjadi bagian dari semangat solidaritas yang ingin dibangun melalui DNA. Aliansi tidak hanya dimaknai sebagai jaringan pertemanan atau profesional, tetapi juga sebagai kemampuan untuk menghubungkan informasi, gagasan, sumber daya, dan dukungan ketika masyarakat membutuhkan.

Menghubungkan Spirit Rengasdengklok dengan Regenerasi

Di luar konteks gempa, DNA Dialog dirancang sebagai ruang untuk membicarakan regenerasi dan masa depan diaspora NTT.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tema Rengasdengklok dipilih sebagai pintu masuk untuk membicarakan bagaimana generasi muda membaca situasi, mengambil sikap, serta berani mendorong perubahan.

Bagi DNA, semangat tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam kebutuhan membangun ekosistem regenerasi. Diaspora tidak hanya dilihat sebagai orang-orang yang meninggalkan daerah asal, tetapi sebagai jejaring manusia yang tetap memiliki pengetahuan, pengalaman, kompetensi, dan hubungan dengan daerah asalnya.

Menurut Valerian, kekuatan terbesar diaspora NTT bukan semata-mata sumber daya alam atau aset material, melainkan manusia yang tersebar di berbagai daerah dan bidang profesi.

“Ada banyak aset, tapi aset utama tetap manusia. Di sana ada karakter, pengalaman, kompetensi, dan jejaring. Tantangannya adalah bagaimana aset itu bertemu dengan akses, lalu bergerak menjadi aksi nyata,” katanya.

Karena itu, DNA menempatkan pengembangan manusia, jejaring, dan regenerasi sebagai fokus utama dengan horizon waktu satu dekade hingga 2036.

Gagasan tersebut menjadi semakin relevan ketika dihadapkan pada situasi seperti bencana. Jejaring yang sebelumnya tersebar di berbagai daerah dapat menjadi kekuatan ketika mampu bertukar informasi, melakukan verifikasi, menghubungkan kebutuhan dengan sumber daya, serta memberikan dukungan secara tepat.

Karena itu, DNA Dialog tidak hanya berbicara mengenai masa depan diaspora NTT, tetapi juga tentang bagaimana sebuah jejaring manusia dapat tetap hadir ketika daerah asal menghadapi persoalan.

Dari spirit Rengasdengklok hingga respons terhadap gempa Flores, pesan yang hendak dibangun DNA relatif sederhana: regenerasi membutuhkan manusia yang terhubung, sementara solidaritas membutuhkan jejaring yang siap bergerak. (*)

Tags: BaliBMKGDenpasarDiaspora NTTDiaspora NTT AcademyDNA Dialoggempa Floresgempa NTTKesiapsiagaan BencanaMbayNagekeoNTTregenerasi diasporaRengasdengkloksolidaritas diasporaValerian Libert Wangge
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Koster Minta Dukungan APBN untuk Infrastruktur Bali, dari Jalan hingga Air Bersih
  • Gaji PPPK Guru dan Nakes Daerah Ditanggung Pusat Mulai 2027, Koster: Lumayan Membantu
  • Kerja Keras Tetap Hidup Susah, Membongkar Mitos Hustle Culture di Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist