• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Pengacara sekaligus aktivis perempuan dan anak, Siti Sapurah, SH atau yang akrab disapa Ipung. -Balitopik.com

PT BTID Kapitalisasi Filosofi Tri Hita Karana demi Uang?

2 tahun ago
Fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) sekaligus praktisi hukum, Muhammad Shalahuddin Jamil.

Shalahuddin Luruskan Asumsi Liar Said Didu soal Kasus Penyadapan Presiden

7 menit ago
Brigjen Pol Komang Suartana. -IST

Satu Angkatan dengan Kapolri, Komang Suartana Pecah Bintang, Kandidat Kapolda Bali?

10 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Parta duduk di antara anak-anak dari keluarga yang mendapat bantuan. -BALITOPIK.COM.

Giri Prasta Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Penguatan Ekonomi di Buleleng

24 jam ago
Ni Wayan Sari Galung kembali dipercaya memimpin Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bali untuk periode 2026-2031. - BALITOPIK.COM

Sari Galung Kembali Pimpin KPPI Bali, Fokus Penguatan Perempuan Melek Politik 

1 hari ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat memberikan bantuan kepada para penerima. -IST

Giri Prasta Serahkan Bantuan Rp98 Juta untuk Tiga Korban Kebakaran di Jembrana

1 hari ago
Ketua DPD KPPI Bali, Ni Wayan Sari Galung. -IST

KPPI Bali Akan Gelar Musda IV, Sari Galung: Momentum Evaluasi Kepengurusan

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta didampingi Bupati Jembrana saat mengunjungi rumah I Gede Yogi Agus Cahaya. -IST

Rumah Atap Bocor Lantai Tanah, Warga Desa Banyubiru Dapat Bantuan Rp75 Juta

2 hari ago
Petrus Naru Calon Kepala Desa Mukuvoka, Kabupaten Ngada, nomor urut 3. -IST

Misi Besar Petrus Naru Bangun Mukuvoka

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PT BTID Kapitalisasi Filosofi Tri Hita Karana demi Uang?

Warga Serangan Akan Habis Terusir 10 Tahun Mendatang

Reporter balitopik.com
19 Desember 2024 - 4:28 pm
Pengacara sekaligus aktivis perempuan dan anak, Siti Sapurah, SH atau yang akrab disapa Ipung. -Balitopik.com

Pengacara sekaligus aktivis perempuan dan anak, Siti Sapurah, SH atau yang akrab disapa Ipung. -Balitopik.com

Balitopik.com – Seorang warga asli Serangan yang berprofesi sebagai Pengacara sekaligus aktivis perempuan dan anak, Siti Sapurah, SH atau yang akrab disapa Ipung memprediksi warga asli Serangan akan habis terusir 10 tahun yang akan datang.

Perkiraan itu bukan tanpa alasan, tetapi berdasarkan fakta kondisi warga Serangan yang makin hari makin terpinggirkan oleh mega proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID).

“Lihat saja 5 sampai 10 tahun yang akan datang udah gak ada manusia di situ. Saya sudah bilang kepada warga di sana, 5 sampai 10 tahun lagi kalian udah gak ada di Pulau Serangan,” ujarnya saat ditemui di Denpasar, Kamis (19/12/2024).

Menurut Ipung, filosofi Tri Hita Karana yang menjadi konsep pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dikelolah oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) itu hanya bualan semata. Disebutnya PT BTID hanya menjual filosofi Hindu Bali untuk kepentingan investor.

Bisa disebut filosofi Tri Hita Karana yang merupakan ajaran Hindu yang mengajarkan manusia untuk menjaga hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan itu telah dikapitalisasi oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Orientasinya hanya pada uang, mengabaikan manusia, alam lingkungan, apalagi Tuhan, sudah terlupakan.

“Dia hanya menjual slogan-slogan Hindu Bali untuk mendatangkan investor demi uang, supaya dianggap PT BTID ini sudah menyatu dengan warga lokal dengan menjual Tri Hita Karana. Pertanyaan saya mereka paham gak soal Tri Hita Karana,” kata Ipung.

Sebagaimana diketahui, saat ini sebagian besar pulau Serangan dikuasai oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Bahkan telah memiliki lahan atau tanah diluar Kawasan Ekonomi Khusus. Warga setempat semakin tergeser ke pinggiran pulau Serangan.

Pulau Serangan yang perlahan akan dikenal sebagai Kura Kura Bali itu diisolasi dan dijaga ketat oleh pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID). Bahkan masyarakat setempat yang akan melakukan persembahyangan di hari besar keagamaan ke Pura yang ada dalam Kawasan tersebut harus bersurat dulu kepada pihak PT BTID.

“Ini adalah bentuk ketidakadilan struktural. Pemerintah harus melakukan audit terhadap status lahan yang kini dikuasai PT BTID dan memastikan warga mendapatkan haknya. Jangan sampai rakyat terus menjadi korban keserakahan pihak-pihak yang berkuasa,” pintanya. (*)

Tags: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura BaliPT Bali Turtle Island Development (BTID)Pulau SeranganSiti Sapurah alias Ipung
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Shalahuddin Luruskan Asumsi Liar Said Didu soal Kasus Penyadapan Presiden
  • Satu Angkatan dengan Kapolri, Komang Suartana Pecah Bintang, Kandidat Kapolda Bali?
  • Giri Prasta Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Penguatan Ekonomi di Buleleng
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist