• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Pawai Ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Denpasar, Bali, Rabu (2/3/2022). -IST

Catatan Paradoks – Nyepi (bukan) Hari Raya

2 tahun ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri HUT ke-25 Laskar Bali Shanti di Wantilan Pendopo Sri Kesari Warmadewa, kawasan Pura Agung Besakih, Karangasem, Jumat (23/10/2026). -IST

Giri Prasta Ajak Laskar Bali Shanti Terus Tebar Kedamaian dan Mengabdi untuk Bali

23 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta (tengah) didampingi Ketua IWO Bali Tri Widiyanti (kiri) dan Kadis KLH BaliI Made Dwi Arbani . -BALITOPIK.COM

Tanam saja tak cukup, Giri Prasta ajak IWO Bali rawat dan awasi Mangrove

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat meluncurkan 11 unit bus listrik Trans Sarbagita dan enam infrastruktur pengisian daya di Lapangan Timur Niti Mandala Renon, Kamis (22/10/2026). -IST

Koster Luncurkan 11 Bus Listrik Trans Sarbagita, Bali Percepat Transisi Energi Bersih

1 hari ago
Bappeda Badung Gelar Rakor Percepatan Penanganan Stunting Tahun 2026, Perkuat Intervensi dari Hulu

Angka Stunting Badung Naik, Pemkab Perkuat Deteksi dari Hulu

2 hari ago
I Made Ariel Suardana (tengah) dan tim hukum I Made Daging lainnya di Propam Polda Bali. -BALITOPIK.COM

Ariel Suardana Minta Propam Usut Dugaan Penghalangan Laporan Made Daging

2 hari ago
Herman Umbu Billy. -BALITOPIK.COM

Umbu Billy Putera Sumba Dipercaya Jadi Dewan Pakar Gekrafs Bali

2 hari ago
Gubernur Bali dan jajajaran saat menerima dialog perwakilan mahasiswa dan buruh terkait kenaikan upah 2027. -BALITOPIK.COM

Koster Ungkap Proyeksi Upah 2027: Badung Tembus Rp4 Jutaan

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menemui massa aksi di Lapangan Renon, Denpasar. -BALITOPIK.COM

Temui Buruh Tuntut UMP Bali Rp5,2 Juta, Koster Janji Akan Lakukan yang Terbaik

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Catatan Paradoks – Nyepi (bukan) Hari Raya

Reporter balitopik.com
11 Maret 2025 - 2:55 pm
Pawai Ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Denpasar, Bali, Rabu (2/3/2022). -IST

Pawai Ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Denpasar, Bali, Rabu (2/3/2022). -IST

Catatan Paradoks dari Wayan Suyadnya

Balitopik.com – Di dunia paradoks, di mana terang dan gelap bisa saling bertukar makna, kita masih sering mendengar Nyepi disebut sebagai “Hari Raya.”

Ini sebuah kontradiksi yang menggelitik logika: bagaimana mungkin hari yang sunyi, sepi, gelap, dan penuh pengendalian diri disebut sebagai “hari raya?” atau hari yang berarti besar, megah, penuh perayaan?

Jika Nyepi adalah analog dengan puasa Ramadhan, mengapa tidak ada yang menyebut Ramadhan sebagai hari raya? Cobalah dicermati tidak ada yang mengucapkan “Selamat Hari Raya Ramadhan,” tetapi mereka bilang “Selamat menunaikan ibadah puasa.”

Mestinya yang lebih sesuai untuk Nyepi adalah “Selamat melaksanakan upawasa.” atau “Selamat melaksanakan Catur Brata Nyepi”. Sebab, dalam Nyepi terdapat empat puasa utama-amati geni (tidak menyalakan api), amati lelanguan (tidak bersenang-senang), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati karya (tidak bekerja).

Nyepi bukanlah hari yang dibesarkan dengan pesta atau perjamuan, melainkan hari yang disucikan.

Maka penyebutan “Hari Raya Nyepi” menjadi paradoks: bagaimana mungkin sesuatu yang mengharuskan kita untuk meniadakan keramaian dan hingar bingar disebut sebagai “raya”?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “raya” berarti besar. Kita mengenal istilah “Indonesia Raya” yang bermakna Indonesia yang besar, “jagat raya” yang berarti semesta yang luas. Tapi Nyepi justru tentang meniadakan kebesaran, menuju keheningan, sunyi, sepi, kembali ke titik nol.

Umat Hindu memahami konsep Bhuana Agung (makrokosmos, alam semesta) dan Bhuana Alit (mikrokosmos, diri manusia).

Keduanya menyatu terhubung oleh nafas, kesadaran akan keberadaannya.

Pada saat Nyepi, bukan hanya manusia yang hening, tetapi semesta pun nyepi. Ia diajak untuk turut sunyi.

Maka, pecalang berjaga, memastikan tidak ada yang melanggar hening suci ini. Tak ada listrik, tak ada kendaraan berlalu-lalang, tak ada pesawat yang meraung di angkasa.

Nyepi bukan hanya tentang manusia yang menyepi, tapi juga tentang alam yang diajak untuk ikut berhenti, menyelaraskan ritme dengan keheningan semesta.

Seberapa total manusia bisa melaksanakan Nyepi? Dari empat pantangan utama, beberapa masih bisa diterapkan sepenuhnya—tidak bepergian, tidak bersenang-senang, dan tidak bekerja.

Namun amati geni, tidak menyalakan api, menjadi tantangan bagi mereka yang memiliki bayi atau kondisi khusus. Itu fisiknya, tapi “mematikan” geni dalam tubuh juga menjadi pantangan. Tidak marah, sabar, tetap damai juga harapan.

Meski demikian, walau hanya melaksanakan tiga dari empat pantangan dijalankan, atau hanya tidak bepergian saja, seseorang tetap dianggap telah melaksanakan Nyepi.

Maka, jika kita kembali ke pertanyaan awal: pantaskah Nyepi disebut sebagai “Hari Raya”?

Saya kira lebih pas kita menyebutnya sebagai “Hari Suci,” karena hari itu, hari penuh kesucian. Dan, karena hari itu pula pencatatan awal tahun saka, maka bagus juga pada saat itu menyatakan, “Selamat Tahun Baru Saka”,

Di dunia paradoks ini, jika penyebutannya tetap bertahan sebagaimana adanya. Namun esensinya tidak akan berubah—Nyepi adalah kesadaran akan nafas yang mentaut Bhuana Alit dengan Bhuana agung.

Mari kita rasakan bagaimana kita mendengar dalam diam. Itulah nyepi; hari yang penuh suci. Selamat menunaikannya pada 29 Maret nanti. (*)

Tags: Catatan NyepiNyepi 2025Nyepi di BaliNyepi itu apa
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Giri Prasta Ajak Laskar Bali Shanti Terus Tebar Kedamaian dan Mengabdi untuk Bali
  • Tanam saja tak cukup, Giri Prasta ajak IWO Bali rawat dan awasi Mangrove
  • Koster Luncurkan 11 Bus Listrik Trans Sarbagita, Bali Percepat Transisi Energi Bersih
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist