• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sejumlah karya Lie Ping Ping yang dipamerkan. -Balitopik.com

“Belajar Kencing” Pameran Tunggal Alumni ISI Bali

7 bulan ago
Pengurus HIMAK Bali saat berpose bersama Anggota DPR RI, I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

HIMAK Bali Ikut Tanam Mangrove di Tanjung Benoa, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Alam

6 jam ago
Komunitas Bungawaru Bali dan GEPAB saat ikut terlibat dalam aksi tanam mangrove dan bersih-bersih. - BALITOPIK.COM

Komunitas Bungawaru Bali dan GEPAB Ikut Ambil Bagian dalam Aksi Bersih Pantai dan Tanam Mangrove

6 jam ago
Peserta penanaman mangrove yang diinisiasi oleh Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Nyoman Parta Kaget Ribuan Relawan Hadir Tanam Mangrove, Padahal Hanya Diundang Lewat Medsos

9 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta jajaran pemerintah pusat menanam Mangrove. -BALITOPIK.COM

Pemprov Bali Bikin Program Tanam Mangrove Setiap Bulan

10 jam ago
Advokat I Made Somya Putra, SH., M.H. -IST

Kapolres Tabanan dan Baturiti Disorot Usai Amuk Massa Tewaskan Terduga Pencuri Ayam

1 hari ago
Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association. -IST

Badung dan Fujisawa Jepang Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya

2 hari ago
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. -IST

Adi Arnawa Tegaskan Semua Event di Badung Wajib Patuhi Aturan

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

“Belajar Kencing” Pameran Tunggal Alumni ISI Bali

Reporter balitopik.com
23 Desember 2025 - 6:04 am
Sejumlah karya Lie Ping Ping yang dipamerkan. -Balitopik.com

Sejumlah karya Lie Ping Ping yang dipamerkan. -Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Setelah menggelar pameran Mutualisme pada Agustus 2025 lalu, Lie Ping Ping kembali menggelar pameran terbarunya. Pameran tunggalnya kali ini mengangkat judul Beladjar Kentjing (ejaan lama).

Pameran yang digelar di Warung BK yang terletak di jalan Kenyeri, Denpasar ini berlangsung hingga 14 Januari 2026 mendatang.

Ping Ping menyebut, pemilihan judul Beladjar Kentjing terinspirasi dari kalimat sindiran dimana orang yang kencingnya belum lurus biasanya merujuk pada orang yang tidak tahu apa-apa, masih anak-anak.

“Sebuah sindiran kepada orang yang secara umur biologis telah dewasa tetapi mentalnya masih kanak-kanak,” kata Ping Ping di Denpasar, Senin (22/12/2025).

Lanjut dia, judul ini juga dimaksudkan untuk memantik respon berbeda para audiens atau penikmat karyanya. Pemuda bernama asli Adhe Kurniawan ini menyadari betul bahwa judul pameran itu memiliki diksi yang cukup jorok. Apalagi lokasi pamerannya sendiri digelar di sebuah tempat makan.

Namun tujuannya untuk menimbulkan perspektif yang beragam dari para penikmat seni malah terwujud.

”Ada yang menilai makna judul ini adalah sindiran pedas bahwa jika kencing saja mesti belajar, brarti orag itu sangat bodoh. Ada juga yang menyebut jika judul ini dirasa merujuk ke makna yang lebih dalam yaitu sekalipun buang air kecil bersifat alamiah tapi itu perlu dikendalikan agar tidak belepotan atau mengotori lingkungan, jadi judul ini dianggap ajang introspeksi ke dalam diri,” ungkap pemuda kelahiran 1989 ini.

Pada pameran yang berlangsung hingga 14 Januari 2026 itu, alumni ISI Bali ini memamerkan 13 karya dengan beragam ukuran, mulai dari 40cm x 30cm sampai yang paling besar 1m x 1m.

Ping Ping menyebut bahwa pameran ini berarti sangat dalam bagi perjalanannya sebagai seorang seniman. Menurut dia, lokasi pameran yang digelar di tempat makan merupakan bentuk perlawanan atau sindiran.

”Nah, saya mencoba membuka ruang-ruang kemungkinan bahwa pameran itu bisa kok dimana saja, tidak harus di tempat yang dindingnya putih bersih. Karena bagi saya karya seni membawa nilainya sendiri. Seperti emas yang dilemparkan ke kotoran, tetap saja sejatinya emas itu adalah emas,” pungkasnya.

Tags: ISI BaliLie Ping PingPameranSeniman
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • HIMAK Bali Ikut Tanam Mangrove di Tanjung Benoa, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Alam
  • Komunitas Bungawaru Bali dan GEPAB Ikut Ambil Bagian dalam Aksi Bersih Pantai dan Tanam Mangrove
  • Nyoman Parta Kaget Ribuan Relawan Hadir Tanam Mangrove, Padahal Hanya Diundang Lewat Medsos
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?