• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

Koster Apresiasi Tiga Maestro Tari Buleleng

43 menit ago
TIM SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap sisa korban KMP Putri Yasmin. -IST

Hari Kedelapan, Tim SAR Perluas Pencarian Empat Korban KMP Putri Yasmin

2 menit ago
K.A.H (33), warga negara Jerman, dan N.F (25), warga negara Norwegia saat diamankan petugas imigrasi. -IST

Dua WNA Perempuan Overstay di Bali Ditahan Rudenim, Satu Sempat Viral karena Enggan Bayar Salon

1 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Selasa (18/8/2026). -IST

Koster Minta OPD Gaspol Kejar PAD Bali, Realisasi Baru 58,95 Persen

14 jam ago
Sekretaris Bidang Organisasi DPC GMNI Denpasar, Agripa Tri Fosa Sianipar. -IST

DPC GMNI Denpasar Serukan Persatuan, Jangan Benturkan Rakyat dengan Isu SARA

16 jam ago
Kepala Kesbangpol Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa. -BALITOPIK.COM

129 Ormas Terdata di Badung, Kesbangpol Perkuat Verifikasi dan Pembinaan

18 jam ago
Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara. -BALITOPIK.COM

Pansus DPRD Badung Matangkan Raperda Ormas, 129 Organisasi Jadi Sorotan

19 jam ago
Wakil Gubenur Bali I Nyoman Giri Prasta saat ramah tama dengan anggota Paskibraka Bali. -IST

Dari Barisan Paskibraka hingga Joget Bersama, Giri Prasta Titip Pesan untuk Generasi Emas Bali

19 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat bertindak sebagai inspektur upacara. -IST

HUT ke-81 RI, Badung Fokus Perkuat SDM dan Tekan Kemiskinan

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Koster Apresiasi Tiga Maestro Tari Buleleng

Reporter balitopik.com
19 Agustus 2026 - 6:00 am
Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

BALITOPIK.COM, BULELENG — Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8/2026). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi ruang untuk memperkuat seni, budaya, kreativitas, sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Pembukaan Bulfest tahun ini terasa istimewa dengan pemberian piagam penghargaan kepada tiga maestro tari Buleleng, yakni Ni Luh Sustiawati, Luh Herawati, dan Ni Luh Menek. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi ketiganya dalam menjaga, mengembangkan, serta memperkaya seni tari tradisional Buleleng.

Gubernur Bali Wayan Koster yang hadir dalam pembukaan Bulfest mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Buleleng yang terus memberikan ruang bagi seni dan budaya untuk tumbuh.

“Saya mengapresiasi program Bupati yang telah menyelenggarakan Bulfest untuk memajukan dan memperkuat seni budaya Bali, khususnya karya seni dari Kabupaten Buleleng,” ujar Koster.

Menurut Koster, Bulfest tidak hanya menjadi panggung bagi seniman. Festival tersebut juga membuka ruang bagi kuliner, kerajinan, UMKM, dan berbagai produk kreatif masyarakat untuk tampil kepada publik.

Keberadaan UMKM, kata dia, memiliki posisi penting karena turut menggerakkan ekonomi kerakyatan. Karena itu, pengembangan seni dan budaya diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Koster juga menyampaikan sejumlah agenda pembangunan yang akan memperkuat konektivitas dan perekonomian Buleleng. Salah satunya melanjutkan pembangunan shortcut titik 9–10 hingga titik 12.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang dan sejumlah pelabuhan lainnya di Buleleng.

“Kalau semuanya sudah selesai pada 2029, dari Denpasar ke Buleleng nanti bisa satu setengah jam,” kata Koster.

Pengembangan kawasan ekonomi di Kecamatan Gerokgak serta pembangunan tahap kedua Turyapada Tower juga disebut menjadi bagian dari agenda pembangunan Buleleng.

Koster berharap berbagai program tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Buleleng sebelum masa jabatannya berakhir pada 2030.

“Kita harus menunjukkan komitmen kita sama-sama untuk memajukan Buleleng. Saya mohon guyub, bersatu menjaga Buleleng dan Bali agar tetap kondusif,” tegasnya.

Di tengah berbagai agenda pembangunan tersebut, Koster mengingatkan agar kemajuan Buleleng tidak membuat masyarakat meninggalkan akar budayanya.

Menurutnya, seni, tradisi, adat dan kearifan lokal merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali yang harus dijaga secara berkelanjutan.

“Budaya tidak akan pernah mati, karena budaya adalah jiwa kehidupan kita, napas masyarakat Bali. Jaga dengan konsisten dan serius sepanjang masa,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus berkreativitas sekaligus memastikan regenerasi seniman berjalan. Menurutnya, keberlangsungan budaya sangat bergantung pada kemampuan generasi penerus untuk merawat sekaligus mengembangkan warisan yang telah diterima dari para pendahulu.

Sementara itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan Bulfest bukan sekadar agenda pertunjukan seni. Festival tersebut menjadi ruang untuk menghidupkan kembali ingatan, identitas, kreativitas, dan rasa memiliki masyarakat terhadap kebudayaan Buleleng.

Tema “Uriping Rasa”, kata Sutjidra, menggambarkan pentingnya menjaga rasa sebagai bagian dari keberlangsungan budaya.

“Uriping Rasa mengajak kita menjaga rasa hormat kepada leluhur, cinta pada tanah kelahiran, kebanggaan identitas, kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, serta tanggung jawab mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa perubahan zaman tidak berarti tradisi harus ditinggalkan. Sebaliknya, tradisi harus mampu menemukan ruang baru agar tetap hidup dan relevan dengan kehidupan generasi masa kini.

Selama enam hari, Bulfest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya, ekonomi kreatif, UMKM, kerajinan, kuliner hingga inovasi masyarakat. Nuansa Singaraja tempo dulu juga dihadirkan untuk memperkuat karakter dan identitas Buleleng.

Sutjidra berharap Bulfest dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap Buleleng sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerah.

“Marilah kita hidupkan rasa, hidupkan budaya, dan bersama membangun Buleleng yang semakin maju, berbudaya, dan berkarakter,” pungkasnya.

Melalui Bulfest 2026, Buleleng tidak hanya menawarkan pertunjukan untuk dinikmati masyarakat. Festival ini sekaligus menjadi ruang pertemuan antara seni, tradisi, kreativitas dan ekonomi masyarakat, sekaligus menegaskan kembali identitas Buleleng sebagai salah satu daerah dengan kekayaan seni dan budaya yang kuat di Bali. (*)

Tags: Budaya BaliBulelengBuleleng FestivalBulfest 2026ekonomi kreatifmaestro tari BulelengNyoman SutjidraSeni Budaya BaliSingarajaUMKM BulelengUriping RasaWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Hari Kedelapan, Tim SAR Perluas Pencarian Empat Korban KMP Putri Yasmin
  • Koster Apresiasi Tiga Maestro Tari Buleleng
  • Dua WNA Perempuan Overstay di Bali Ditahan Rudenim, Satu Sempat Viral karena Enggan Bayar Salon
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?