• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Rapat kerja komisi IV DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. -IST

Dewan Desak BPBD Bali Percepat Bantuan Korban Bencana

49 menit ago
Sekretaris DPRD Bali I Ketut Nayaka. -BALITOPIK.COM

Wantilan DPRD Bali Direnovasi, Informasi Anggaran Bisa Diakses Publik

17 menit ago
Rapat kerja antara Komisi IV DPRD Bali dan Disdikpora Bali terkait Anggaran dan Program Prioritas. -IST

Anggaran Pendidikan Bali Dipangkas, DPRD Khawatir Infrastruktur Terabaikan

45 menit ago
Buku Etika Pariwisata Global. -IST

THK Awards Soroti Pembangunan Bali yang Makin Melabrak Adat

1 jam ago
Lima Jurnalis hilang kontak saat akan liputan ke Gunung Anak Krakatau dan saat ini masih dalam pencarian. -ILUSTRASI

Hendak Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Tengah Laut

15 jam ago
Siti Sapurah alias Ipung saat mendampingi KC dan Ibunya. -IST

Dokter Muda di Bali jadi Tersangka, Dituduh Gelapkan Asal Usul Anak Kandung Sendiri

18 jam ago
Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.Sc., Ph.D. -BALITOPIK.COM

Dewa Cipta Pimpin PNB 2026-2030, Fokus Perkuat Vokasi dan Riset Terapan

19 jam ago
Data kunjungan wisatawan ke Bali periode 2025-2026. -IST

Pariwisata Bali Diingatkan dari Sustainable Tourism Menuju Regenerative Tourism

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan Ketua DPRD bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. -BALITOPIK.COM

Dewa Jack Apresiasi Koster Genjot PAD, Di Sisi Lain APBD Bali Defisit Rp842 Miliar

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Dewan Desak BPBD Bali Percepat Bantuan Korban Bencana

Reporter balitopik.com
9 September 2026 - 5:00 am
Rapat kerja komisi IV DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. -IST

Rapat kerja komisi IV DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Penyaluran bantuan bagi korban bencana di Bali mendapat sorotan DPRD Bali. Komisi IV meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali memangkas waktu pengajuan bantuan agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama menunggu.

Sorotan itu muncul dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Bali bersama BPBD Bali, Selasa (8/9/2026). Dewan menilai kecepatan pengusulan menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana karena berkaitan langsung dengan kebutuhan warga yang terdampak.

Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta meminta proses pengajuan bantuan tidak harus menunggu hingga batas waktu satu bulan.

“Kalau bisa pengajuannya dipercepat, batasannya bisa dipangkas harus kurang dari 30 hari,” pintanya.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, anggaran penanganan bencana yang telah terserap mencapai Rp10,95 miliar.

Buleleng menjadi daerah dengan penyerapan terbesar, yakni Rp4,63 miliar untuk 359 penerima. Kemudian Bangli Rp3,03 miliar untuk 47 penerima dan Tabanan Rp2,05 miliar untuk 30 penerima.

Penyaluran juga tercatat di Karangasem sebesar Rp526,5 juta untuk enam penerima, Jembrana Rp507,5 juta untuk 12 penerima, Denpasar Rp168,5 juta untuk 14 penerima, serta Klungkung Rp30 juta untuk dua penerima.

Sementara Badung dan Gianyar belum tercatat menerima penyaluran bantuan dalam skema tersebut.

Di sisi administrasi, BPBD Bali sebenarnya telah mengubah mekanisme pengajuan. Korban bencana tidak lagi dibebani kewajiban membuat proposal. Administrasi pengajuan menjadi tanggung jawab BPBD.

“Korban bencana tidak harus membuat proposal. Administrasinya kami yang membebankan ke BPBD. Kasian sudah korban kita mintai proposal,” ujar Teja.

Saat ini, BPBD kabupaten/kota diberi waktu maksimal satu bulan untuk menyampaikan usulan bantuan kepada BPBD Provinsi Bali. Data tersebut kemudian menjadi dasar proses verifikasi dan penyaluran.

Komisi IV meminta waktu tersebut tidak dimanfaatkan sebagai batas tunggu. BPBD kabupaten/kota didorong segera menyampaikan data dan usulan setelah bencana terjadi sehingga proses di tingkat provinsi bisa dimulai lebih cepat.

Dorongan itu menempatkan persoalan bantuan bencana bukan hanya pada besaran anggaran yang tersedia, tetapi juga pada seberapa cepat dana tersebut sampai kepada warga yang membutuhkan.

Dengan memangkas rantai waktu pengusulan, DPRD berharap bantuan pascabencana dapat lebih responsif dan tidak menambah beban masyarakat yang sudah terdampak bencana. (*)

Tags: Agung Teja Bhusana Yadnyabantuan bencana Balibantuan korban bencanaBencana BaliBPBD BaliDPRD BaliI Nyoman SuwirtaKomisi IV DPRD Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Wantilan DPRD Bali Direnovasi, Informasi Anggaran Bisa Diakses Publik
  • Anggaran Pendidikan Bali Dipangkas, DPRD Khawatir Infrastruktur Terabaikan
  • Dewan Desak BPBD Bali Percepat Bantuan Korban Bencana
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?