• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Para Uskup Provinsi Gerejawi ENDE. -IST

Gereja Katolik Tolak Geothermal di Flores dan Lembata, Jadikan Renungan Pra Paskah 2025

1 tahun ago
Adrian James Campbell didampingi kuasa hukumnya dari Hendarman Law Firm. -BALITOPIK.COM

Investasi Puluhan Miliar di Lombok Bermasalah, Investor Asing Lapor ke Polda Bali

9 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Mendagri saat diwawancara media. -IST

Bali Borong Penghargaan Regional Jawa-Bali 2026, Koster Bawa Pulang Dua Gelar Bergengsi

12 jam ago
Tim gabungan dari Pemkab Badung saat copot kabel privider nonaktif. -IST

Urakan, Pemkab Badung Copot 750 Meter Kabel Nonaktif

13 jam ago
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha. -IST

Kurangi Salah Sasaran, Badung Terapkan Aplikasi Perlinsos untuk Bansos

13 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten pada Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali di Yogyakarta.

Badung Raih Penghargaan Terbaik Nasional, Kemiskinan Ekstrem Nol Persen dan Stunting Terendah

13 jam ago
Tim Penggerak (TP) PKK Badung saat berkegiatan. -IST

Badung Peduli Residu, 600 Popok dan Pembalut Ramah Lingkungan Dibagikan ke Warga

13 jam ago
Tim Hukum Pelapor saat mendatangi Polda Bali. -BALITOPIK.COM

Tiga Bulan Berlalu, Pelapor Mangrove Mati Massal di Benoa Tagih SP2HP ke Polda Bali

1 hari ago
Warga yang menolak Madas Nusantara saat diterima oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Bali, Gede Suralaga. -IST

Warga Penolak Ormas Madas Nusantara Datangi Kesbangpol Bali

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Gereja Katolik Tolak Geothermal di Flores dan Lembata, Jadikan Renungan Pra Paskah 2025

Reporter balitopik.com
21 Maret 2025 - 4:15 pm
Para Uskup Provinsi Gerejawi ENDE. -IST

Para Uskup Provinsi Gerejawi ENDE. -IST

Balitopik.com – Keberadaan geothrtmal di Flores dan Lembata mendapat sorotan tajam dari Gereja Katolik di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan sampai masuk dalam Surat Gembala Pra-Paskah Para Uskup Provinsi Gerejawi Ende.

Dalam Surat Gembala Pra-Paskah Para Uskup Provinsi Gerejawi Ende menempatkan geothermal di Flores dan Lembata di posisi paling pertama untuk direnungkan pada Pra Paskah 2025.

Berikut Surat Gembala Pra-Paskah Para Uskup Provinsi Gerejawi Ende yang ditandatangani oleh enam Uskup Provinsi Gereja ENDE.

Diantaranya Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, (Uskup Agung Ende), Mgr. Silvester San (Uskup Denpasar) Mgr. Fransiskus Kopong Kung (Uskup Larantuka), Mgr. Siprianus Hormat (Uskup Ruteng), Mgr. Edwaldus Martinus Sedu (Uskup Maumere) dan Mgr. Maksimus Regus (Uskup Labuan Bajo).

SURAT GEMBALA PRA-PASKAH PARA USKUP PROVINSI GEREJAWI ENDE

“Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan”       (Yoh 10:10)

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,

Selamat menjalani Masa Pra-Paskah 2025. Masa ini penuh rahmat. Kita diajak merenungkan hidup dalam terang kasih Kristus. Inilah waktu bertobat, memperbarui iman, dan menghidupi nilai Injili. Sebagai gembala, kami mengajak umat menyikapi tantangan sosial yang mengancam martabat kehidupan.

Kristus datang membawa hidup berkelimpahan (bdk. Yoh. 10:10). Namun, realitas menunjukkan banyak saudara kita menghadapi ancaman. Dalam semangat persaudaraan, kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas beberapa persoalan mendesak.

1. Eksploitasi Energi: Memilih Masa Depan Secara Bijaksana. “Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik” (Kej 1:31).

Pembangunan harus berkelanjutan. Namun, eksploitasi sumber daya alam, termasuk energi geothermal di Flores dan Lembata, menimbulkan pertanyaan. Apakah kita membangun masa depan yang lebih baik atau justru merusaknya? Pulau-pulau kecil dengan ekosistem rapuh ini berisiko besar. Eksploitasi yang tidak bijaksana berdampak pada lingkungan, ketahanan pangan, keseimbangan sosial dan keberlanjutan kebudayaan.

Kita telah menyaksikan sejumlah persoalan yang muncul dari (rencana) eksplorasi dan eksploitasi energi geothermal. Kami menilai energi geothermal bukanlah pilihan yang tepat untuk konteks Flores dan Lembata, dengan topografinya yang dipenuhi gunung dan bukit dan sumber mata air permukaan yang amat terbatas. Pilihan eksploitatif ini juga bertabrakan dengan arah utama pembangunan yang menjadikan wilayah ini sebagai daerah pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan unggulan serta pertanian dan kelautan.

Gereja dipanggil menjaga ciptaan. Paus Fransiskus dalam Laudato Si’ menekankan bahwa krisis sosial dan lingkungan saling terkait. Kami mendorong penggunaan energi ramah lingkungan, seperti energi surya, dengan tanggung jawab dan visi keberlanjutan. Gagasan ini juga searah dengan Surat Pastoral Konferensi Federasi Para Uskup Se-Asia Kepada Gereja-Gereja Lokal di Asia tentang “Pemeliharaan Ciptaan: Panggilan untuk Pertobatan Ekologis (15 Maret 2025)”.

2. Perdagangan Orang: Luka Kemanusiaan Mendesak. “Tuhan mendengar seruan orang tertindas” (Mzm 10:17).

Perdagangan manusia memilukan. Banyak saudara kita, terutama perempuan dan anak-anak, terjebak dalam eksploitasi. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang membutuhkan tanggapan konkret dan segera.

Gereja tidak boleh diam. Kita harus menjadi suara bagi yang tak bersuara. Kami mengajak semua pihak—pemerintah, organisasi sosial, komunitas keagamaan, pemuka adat, dan umat—untuk ikut serta dalam pencegahan, perlindungan, dan pemberantasan perdagangan manusia. Kesadaran dan edukasi di tingkat keluarga dan komunitas harus diperkuat.

3. Stunting: Ancaman bagi Masa Depan Generasi. “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka” (Mrk. 10:14).

Anak-anak adalah masa depan kita. Namun, stunting—kekurangan gizi kronis—masih menjadi masalah serius. Ini bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga ketidakadilan sosial.

Gereja terpanggil—dan memanggil semua pihak—membantu mengatasi stunting. Edukasi bagi orang tua, pendampingan keluarga kurang mampu, serta program sosial harus diperkuat. Setiap anak berhak atas gizi yang cukup. Masa depan mereka adalah tanggung jawab kita bersama.

4. Wabah Peternakan dan Pertanian: Ancaman Ketahanan Pangan “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!” (Mzm 136:1).

Tanah yang kita pijak adalah anugerah Tuhan. Namun, berbagai wabah yang menyerang peternakan dan pertanian—seperti flu babi dan penyakit tanaman— mengancam banyak keluarga. Jika tidak ditangani serius, dampaknya besar bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Kami menyerukan perhatian lebih besar dari pemerintah dan masyarakat. Krisis ini harus diatasi dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan keberlanjutan. Riset, inovasi pertanian, serta kebijakan yang berpihak kepada petani dan peternak harus menjadi prioritas.

Seruan dan Ajakan

Gereja dipanggil menjadi penjaga kehidupan dan pelayan sesama. Dalam semangat kasih Kristus, kami mengajak seluruh keluarga umat Allah di wilayah Provinsi Gerejawi ENDE untuk:

  1. Menjaga lingkungan dengan menolak eksploitasi sumber daya yang merusak ekosistem, termasuk energi geothermal, di Flores dan Lembata, yang menimbulkan pertanyaan berbagai pihak saat ini.
  2. Menjadi suara bagi yang tak bersuara, dengan berperan aktif dalam pemberantasan perdagangan orang.
  3. Mendukung program kesehatan dan gizi, khususnya pencegahan stunting dan kesejahteraan anak-anak.
  4. Mengupayakan pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan kesejahteraan sosial dan kelestarian alam.
  5. Terlibat dalam aksi nyata, seperti kampanye lingkungan, advokasi kebijakan publik, dan gerakan sosial untuk keadilan.

Masa Pra-Paskah adalah kesempatan membangun komitmen baru: merawat kehidupan, menjaga keadilan sosial, dan memelihara ciptaan. Kita berjalan bersama dalam harapan akan kebangkitan yang membawa terang bagi dunia. Sebab, “harapan kristiani memanggil kita untuk terlibat aktif dalam pemulihan ciptaan dan penyembuhan luka-luka dunia kita” (Surat Pastoral Konferensi Federasi Para Uskup Se-Asia, 15 Maret 2025). (*)

Tags: Bali TopikGeothermal di FloresGooglePara Uskup Gerejawi ENDE tolak geothermal di Flores dan Lembata
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Investasi Puluhan Miliar di Lombok Bermasalah, Investor Asing Lapor ke Polda Bali
  • Bali Borong Penghargaan Regional Jawa-Bali 2026, Koster Bawa Pulang Dua Gelar Bergengsi
  • Urakan, Pemkab Badung Copot 750 Meter Kabel Nonaktif
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?