• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Aktivis Abdul Mutalib Yamco dalam keterangannya kepada wartawan menilai ada motif lain di balik penundaan Musda XI Golkar Bali. -IST

Kasus Hukum GSL Jadi Sisi Lain Musda Golkar Bali Diundur?

11 bulan ago
Pejabat Bali menanam mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai

Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali

2 jam ago
Finalis Jegeg Bagus Badung 2026 saat malam grand final di Badung

Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026

2 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri pelantikan KADIN Bali di Art Centre Denpasar

Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali

5 jam ago
Gubernurali Wayan Koster saat pidato satu tahun Koster-Giri. -IST/BALITOPIK.COM

Koster Akan Panggil BTID: Saya Tidak Akan Mundur, Mangrove Harus Kita Bela Bersama

13 jam ago
Koster tanam mangrove di Tanjung Benoa bersama Kejagung

Jadi Tameng Daratan Bali, Koster dan Kejagung Tanam Mangrove

1 hari ago
Foto udara Kura-Kura Bali. -IST/BALITOPIK.COM

Kejati Bali Akan Panggil PT BTID, Bidik Data Tukar Guling Mangrove di Jembrana dan Karangasem

1 hari ago
Kolase: Gubernur Bali Wayan Koster saat mennnam mangrove tadi pagi dan lahan BTID yang disegel karena dugaan pembabatan mangrove. -BALITOPIK.COM

KONTRAS! Koster dan Kejati Tanam Mangrove, BTID Justru Membabat

1 hari ago
Kolase: Wakil Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Muhamad Shalahuddin Jamil, S.H (kiri) dan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. -IST/BALITOPIK.COM

Soroti Saluran Air Desa Tarunajaya, Wasekjen ABPEDNAS Apresiasi Bupati Tasikmalaya

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kasus Hukum GSL Jadi Sisi Lain Musda Golkar Bali Diundur?

Reporter balitopik.com
22 Mei 2025 - 2:07 pm
Aktivis Abdul Mutalib Yamco dalam keterangannya kepada wartawan menilai ada motif lain di balik penundaan Musda XI Golkar Bali. -IST

Aktivis Abdul Mutalib Yamco dalam keterangannya kepada wartawan menilai ada motif lain di balik penundaan Musda XI Golkar Bali. -IST

Balitopik.com – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Bali yang semula dijadwalkan pada 23 Mei 2025 memunculkan berbagai spekulasi yang hingga kini masih misteri. Meski alasan resmi dari DPD Golkar Bali menyebutkan bahwa penundaan ini semata karena Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia berhalangan hadir, suara-suara kritis mulai muncul dari kalangan aktivis dan pengamat politik.

Sebelumnya, Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara menegaskan bahwa pembatalan agenda Musda bukanlah karena alasan politis. “Penundaan ini semata-mata karena sebagaimana yang sudah dikomitmenkan bahwa pelaksanaan Musda di seluruh Indonesia, beliau [Ketua Umum] berkeinginan untuk bisa hadir di 38 provinsi,” kata Dewa Suamba di Kantor DPD Golkar Bali, Rabu (21/5/2025).

Pernyataan tersebut tentu saja mendapat respons tajam dari kalangan pegiat dan aktivis mahasiswa. Abdul Mutalib Yamco, salah satu aktivis yang dikenal vokal dalam mengkritisi dinamika politik di Bali, menyampaikan analisis yang mengindikasikan ada kepentingan terselubung di balik penundaan Musda tersebut.

Menurut Mutalib, penundaan ini tak bisa dilepaskan dari potensi ancaman kasus hukum yang diduga menyeret nama salah satu tokoh Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (GSL). “Dalam waktu dekat, ada kekhawatiran masalah hukum akan berproses, seperti laporan ke Kejagung dan KPK. Jika itu berjalan, maka dikhawatirkan akan menjadi beban besar bagi Partai Golkar,” kata Mutalib.

Ia menyebut, Gde Sumarjaya Linggih (GSL) yang tercatat sebagai komisaris PT EKI, terlibat dalam proyek APBN yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp319 miliar berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP, Pelanggaran UU Korupsi Nepotisme Kolusi No.17 tahun 2014 padal 236 huruf 2.

Selain itu, Mutalib juga menyoroti cara-cara manipulatif yang diduga digunakan untuk mempengaruhi DPD Kabupaten/Kota. “Selama ini, DPD kabupaten/kota yang sebagian besar adalah anggota DPRD aktif ditekan dengan dalih bahwa ini adalah perintah dari DPP. Padahal, kenyataannya tidak demikian,” ungkapnya.

Kekhawatiran juga mencuat dari kader-kader internal partai yang menilai Musda Golkar Bali berpotensi disetir untuk tujuan memperkuat dinasti politik.

“Beberapa kader yang loyal kepada partai sangat khawatir jika tujuan merebut posisi Ketua DPD Golkar Bali semata untuk mengamankan keluarga, seperti anaknya yang kini Ketua Komisi II DPRD Bali dan iparnya yang menjabat Wakil Ketua DPRD Bali. Ini akan menutup peluang bagi kader-kader potensial lainnya,” sentil Mutalib.

Adanya berbagai dugaan yang menyeruak, publik kini menanti kejelasan dari DPP Golkar terkait jadwal baru Musda Bali sekaligus pembuktian bahwa partai berlambang pohon beringin ini tetap memegang teguh prinsip keterbukaan dalam karya kekaryaan. (*)

Tags: Golkar Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali
  • Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026
  • Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?