• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang dikelola PT BTID -IST/BALITOPIK.COM

Kedok KEK Dibongkar, Warga Serangan Seperti Orang Asing di Tanah Leluhur Sendiri

2 tahun ago
Ariawan Surya Librata, S.H., C.P.L.M (Kiri). -BALITOPIK.COM

Investasi di Bali Tak Cukup Andalkan Modal, Ariawan Surya Librata Tekankan Kepastian Hukum

12 jam ago
Nyoman Parta saat bersalaman dengan Suyudi Ario Seto. -BALITOPIK.COM

Bagian 1 dari 5 Tulisan Tentang Pembenahan Polri: Mendengar Suara Rakyat, Membenahi Bayangkara Negara

13 jam ago
Tim PH I Made Daging. -BALITOPIK.COM

Made Daging Ditahan di Tahti Polda Bali, Hakim Minta Hadir di Sidang Praperadilan Jumat

18 jam ago
Tim kuasa hukum I Made Daging. -BALITOPIK.COM

PH Made Daging Bingung Ada Istilah Pemalsuan Intelektual: Alam Pikir Kita Pun Bisa Dipidana

18 jam ago
I Made Somya Putra, S.H., M.H. -BALITOPIK.COM

Panggung Moral, Politik, dan Hukum dalam Permohonan tentang Ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi

19 jam ago
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna. -BALITOPIK.COM

Respons AWK soal ‘Boikot Bali’: Silakan, Warga Bali Tak Terlalu Antusias dengan Artis

19 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima penghargaan. -BALITOPIK.COM

Bali Dapat Penghargaan dari KPK soal SPI Pendidikan

2 hari ago
Kepala Dishub Badung Anak Agung Gde Rahmadi

Dishub Badung Perluas Penerangan, 2.365 Lampu Jalan Siap Dipasang

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kedok KEK Dibongkar, Warga Serangan Seperti Orang Asing di Tanah Leluhur Sendiri

Hewan Ditangkap Tidak Dikembalikan

Reporter balitopik.com
16 Desember 2024 - 8:08 am
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang dikelola PT BTID -IST/BALITOPIK.COM

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang dikelola PT BTID -IST/BALITOPIK.COM

Balitopik.com – Warga Serangan mulai buka suara terkait perlakuan tidak adil oleh Manajemen Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali selama ini. Warga setempat seperti orang asing di atas tanah leluhurnya sendiri.

Pengacara senior asal Serangan Siti Sapurah mengatakan Serangan sangat dibatasi ruang geraknya sejak adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Bahkan saat ingin sembahyang ke Pura Tirta Arum yang ada dalam kawasan tersebut dimintai identitas KTP layaknya masuk ke wilayah konflik.

“Warga asli Serangan yang mau ke Pura Tirta Arum saja dimintai KTP, diperiksa juga. Padahal pura yang lokasinya paling ujung KEK itu memiliki sumber air tawar, dan diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit menurut kepercayaan Hindu Bali. Awalnya warga merasa biasa, tetapi lama kelamaan merasa tidak nyaman. Tapi kasihan mereka tidak bisa bicara,” ujarnya, (16/12/2024) siang.

Parahnya lagi, tidak hanya manusia, hewan masyarakat yang masuk ke kawasan tersebut akan diinterogasi pemiliknya oleh Manajemen Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Bahkan ada yang ditangkap dan tidak kembali.

“Jumlah hewan yang sampai saat ini tidak dikembalikan itu sudah puluhan atau bahkan ratusan. Namanya hewan, dia kan kemana saja yang ada rumput. Ini malah diikat, pemiliknya diinterogasi. Karena takut mereka akhirnya membiarkan hewannya hilang begitu saja.”

“Saya pernah meminta secara kemanusiaan kepada Polsek Denpasar Selatan agar berbicara dengan manajemen secara baik-baik biar hewan milik warga dikembalikan. Namun pihak Polsek Densel berdalih bahwa tidak ada laporan masuk dari warga,” katanya pula.

Pengacara senior itu mengaku, masyarakat Serangan mengadukan hal tersebut kepadanya. Masyarakat tidak berdaya dengan perlakuan dari Manajemen Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali.

Namun beberapa warga mulai angkat bicara. Hal ini menyusul tindakan serupa dilakukan pihak KEK Kura Kura Bali terhadap seorang jurnalis senior yang hendak meliput kegiatan di dalam kawasan tersebut dengan alasan bukan akses publik.

Atas insiden itu sejumlah tokoh masyarakat dan komunitas media mengutuk tindakan otoriter Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali itu. Kasus itu pun ramai dibicarakan dan memberi keberanian warga Serangan untuk angkat bicara.

“Begitu kasus ini viral di media, banyak warga asli di Serangan buka mulut. Sebab mereka juga mengalami hal yang sama namun tidak tahu bagaimana cara mengatasinya,” tandasnya. (*)

Tags: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura BaliKelurahan Serangan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Investasi di Bali Tak Cukup Andalkan Modal, Ariawan Surya Librata Tekankan Kepastian Hukum
  • Bagian 1 dari 5 Tulisan Tentang Pembenahan Polri: Mendengar Suara Rakyat, Membenahi Bayangkara Negara
  • Made Daging Ditahan di Tahti Polda Bali, Hakim Minta Hadir di Sidang Praperadilan Jumat
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist