• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sukma Tunjung Latansa, SH. -Balitopik.com

Keluarga Korban Tutup Pintu Damai Kasus Penelanjangan 3 Pemuda di Denpasar

12 bulan ago
Pejabat Bali menanam mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai

Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali

6 jam ago
Finalis Jegeg Bagus Badung 2026 saat malam grand final di Badung

Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026

7 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri pelantikan KADIN Bali di Art Centre Denpasar

Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali

10 jam ago
Gubernurali Wayan Koster saat pidato satu tahun Koster-Giri. -IST/BALITOPIK.COM

Koster Akan Panggil BTID: Saya Tidak Akan Mundur, Mangrove Harus Kita Bela Bersama

17 jam ago
Koster tanam mangrove di Tanjung Benoa bersama Kejagung

Jadi Tameng Daratan Bali, Koster dan Kejagung Tanam Mangrove

1 hari ago
Foto udara Kura-Kura Bali. -IST/BALITOPIK.COM

Kejati Bali Akan Panggil PT BTID, Bidik Data Tukar Guling Mangrove di Jembrana dan Karangasem

1 hari ago
Kolase: Gubernur Bali Wayan Koster saat mennnam mangrove tadi pagi dan lahan BTID yang disegel karena dugaan pembabatan mangrove. -BALITOPIK.COM

KONTRAS! Koster dan Kejati Tanam Mangrove, BTID Justru Membabat

2 hari ago
Kolase: Wakil Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Muhamad Shalahuddin Jamil, S.H (kiri) dan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. -IST/BALITOPIK.COM

Soroti Saluran Air Desa Tarunajaya, Wasekjen ABPEDNAS Apresiasi Bupati Tasikmalaya

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Keluarga Korban Tutup Pintu Damai Kasus Penelanjangan 3 Pemuda di Denpasar

Reporter balitopik.com
5 Mei 2025 - 4:22 pm
Sukma Tunjung Latansa, SH. -Balitopik.com

Sukma Tunjung Latansa, SH. -Balitopik.com

Balitopik.com – Keluarga korban kasus penelanjangan 3 pemuda yang dituding mencuri tabung gas melon di Jalan Akasia, Kota Denpasar, pada 18 Maret 2025 lalu, menutup pintu perdamaian.

Hal itu disampaikan oleh salah satu tim pendamping hukum para korban dari Biro Bantuan Hukum (BBH) Mulia Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Officium Nobile, Sukma Tunjung Latansa, SH.

“Kami tim hukum dari Biro Bantuan Hukum menyampaikan bahwa keluarga korban secara tegas mengatakan tidak ada perdamaian lagi, perdamaian ditutup,” ujar Sukma di Denpasar, Senin (5/5/2025).

Bahwa pintu perdamain ditutup lantaran beberapa kali telah dilakukan upaya mediasi antara para tersangka dan keluarga korban namun keluarga pelaku dianggap tidak menyepakati butir-butir permohonan keluarga korban kepada pihak tersangka.

Butir-butir yang diminta keluarga korban adalah kompensasi biaya konsultasi terapi mental 3 pemuda korban pelecehan tersebut, kemudian biaya alternatif pendidikan berupa Paket C (Setara SMA/SMK) karena para korban sudah putus sekolah karena malu.

Permintaan keluarga korban ini soal dana terapi mental ketiga korban, kemudian akibat dari perbuatan para pelaku, para korban sudah tidak sekolah, sehingga keluarga berupaya agar anak-anak mereka mengikuti Pendidikan Paket C. Disebutkan nominal yang diminta keluarga korban tidak lebih dari Rp 100 juta.

“Karena keluarga para pelaku keberatan, jadi keluarga korban minta lanjut, karena untuk apa damai kalau para korban tidak mendapat kompensasi apa-apa, sementara para korban mengalami trauma serius dan putus sekolah,” ujar Sukma menjelaskan keinginan keluarga korban.

Pihaknya telah mengecek dan menanyakan kelanjutan update penanganan kasus tersebut ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) yang merupakan unit khusus di bawah fungsi Reserse Kriminal yang bertugas memberikan pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan.

“Kami memberikan apresiasi kepada pihak penyidik kepolisian dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali serta Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) yang telah serius menangani kasus ini dan berharap prosesnya dilanjutkan ke tahap P21 tanpa intervensi dari pihak manapun,” tandas Sukma.

Untuk diketahui, 3 korban ini dituding mencuri tabung gas melon di Jalan Akasia, Kota Denpasar, pada 18 Maret 2025 lalu. Para tersangka kemudian menelanjangi, menyuruh onani dan merekam 3 remaja yang disinyalir mencuri tabung gas tersebut. Video 3 remaja ditelanjangi ini kemudian viral di media sosial.

Tags: Kasus Penelanjanagn 3 remaja priaSukma Tunjung Latansa
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali
  • Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026
  • Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?