• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat memberikan edukasi kepemiluan kepada Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Buleleng, 31 Agustus 2026. -IST

KPU Bali ke Pemilih Muda: Jangan Jadi Korban Hoaks dan Politik Uang

2 bulan ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. -BALITOPIK.COM

Koster Ingatkan Menteri ESDM dan Pertamina soal BBM: Apa yang Terjadi di Bali Akan Langsung Mendunia

53 menit ago
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan), Menteri ESDM dan Gubernur Bali. -BALITOPIK.COM

Dirut Pertamina Minta Maaf untuk Masyarakat Bali, Janji Tak Akan Ulangi Lagi

3 jam ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Menteri ESDM Ungkap Alasan BBM Langka di Bali: “Kesalahan Teknis Pertamina”

3 jam ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Stok BBM Bali Kembali 11–12 Hari, Menteri ESDM Minta Cadangan Ditingkatkan Jadi 15 Hari

3 jam ago
Nyoman Parta saat bertemu dengan Wayan Suarta di Pura Pasek Gelgel Aan Manikaji, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli.

Enam Tahun Penasaran, Nyoman Parta Akhirnya Bertemu Orang yang Menemukan Dompetnya

9 jam ago
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Jimbaran menggelar Pelatihan Dasar Bartender. -IST

LPM Jimbaran Gelar Pelatihan Dasar Bartender, Libatkan 30 Peserta

1 hari ago
Leo Club Bali Shanti saat membagikan konsumsi kepada warga yang ngantri bensin. -BALITOPIK.COM

Leo Club Bali Shanti dan 30 Relawan Bagikan Konsumsi kepada Warga yang Antre BBM

2 hari ago
Kasatpol PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi (tengah belakang) saat mengawal Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Dewa Rai Dharmadi kawal Koster pantau distribusi BBM hingga dini hari

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KPU Bali ke Pemilih Muda: Jangan Jadi Korban Hoaks dan Politik Uang

Reporter balitopik.com
1 September 2026 - 4:07 am
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat memberikan edukasi kepemiluan kepada Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Buleleng, 31 Agustus 2026. -IST

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat memberikan edukasi kepemiluan kepada Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Buleleng, 31 Agustus 2026. -IST

BALITOPIK.COM, BULELENG — Generasi muda akan menjadi salah satu penentu kualitas demokrasi Bali. Di tengah derasnya arus informasi digital, mereka tidak hanya dituntut menggunakan hak pilih, tetapi juga mampu memilah informasi, menolak politik uang, dan mengawasi proses pemilu.

Pesan itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat memberikan edukasi kepemiluan kepada Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Buleleng, Senin (31/8/2026).

Sebanyak 96 peserta yang merupakan pemilih pemula mengikuti kegiatan tersebut. Diskusi tidak hanya membahas teknis pemilu, tetapi juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemilih muda di tengah maraknya hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga politik uang.

Lidartawan mengatakan posisi generasi muda semakin penting karena kelompok pemilih muda memiliki porsi besar dalam komposisi pemilih di Bali.

Pada Pemilu 2024, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Bali mencapai 3.269.516 pemilih. Komposisi tersebut didominasi pemilih muda dan pemilih pemula.

Kondisi itu membuat kualitas literasi politik generasi muda ikut menentukan kualitas demokrasi. Pemilih muda tidak cukup hanya datang ke tempat pemungutan suara, tetapi perlu memahami alasan di balik pilihannya dan berani mengawasi proses politik.

“KPU bukan sekadar penyelenggara pemungutan suara, tetapi penjaga integritas seluruh proses demokrasi,” kata Lidartawan.

Ia mendorong anak muda mengambil peran lebih aktif, mulai dari memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih, ikut mengawal proses pemutakhiran data pemilih, melakukan pengawasan partisipatif, hingga menolak politik uang.

Menurut dia, tantangan demokrasi kini tidak hanya terjadi di ruang politik konvensional. Media sosial telah menjadi ruang baru tempat masyarakat menerima, membagikan, sekaligus memperdebatkan informasi politik.

Karena itu, Lidartawan mengingatkan pemilih muda agar tidak mudah menjadi bagian dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

“Timeline-mu adalah ruang demokrasi. Jadilah pemilih digital yang cerdas dengan menerapkan prinsip saring sebelum sharing,” ujarnya.

Ia memperkenalkan prinsip Stop, Check, Share atau tahan, telusuri, kemudian tanggapi sebelum membagikan informasi kepada orang lain.

Pesan tersebut menjadi penting karena informasi politik yang tidak benar dapat memengaruhi persepsi publik dan pilihan pemilih, terutama ketika informasi tersebut disebarkan berulang kali melalui media sosial.

Dalam diskusi, peserta juga mempertanyakan bagaimana generasi muda dapat menyalurkan aspirasi politik secara lebih langsung, termasuk persoalan keterbatasan lapangan kerja.

Lidartawan mengatakan ruang partisipasi politik bagi anak muda terbuka dan dilindungi hukum. Ia mendorong generasi muda tidak hanya menyampaikan kritik dari luar sistem, tetapi juga mempertimbangkan keterlibatan langsung dalam politik, termasuk melalui partai politik.

Namun, keterlibatan tersebut harus dibarengi dengan integritas.

Ia mengingatkan agar anak muda yang nantinya masuk ke lembaga legislatif tidak kehilangan idealisme setelah memperoleh kekuasaan. Menurutnya, keberanian mempertahankan prinsip menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang sehat.

Lidartawan kemudian menyinggung pengalamannya ketika bertugas sebagai Ketua PPK Denpasar Barat. Ia mengaku pernah menghadapi upaya suap dan penyelewengan perolehan suara, tetapi memilih mempertahankan integritas dalam menjalankan tugas.

Bahwa, pendidikan politik kepada pemilih muda bukan sekadar persiapan menghadapi hari pemungutan suara. Literasi demokrasi diperlukan agar generasi muda mampu menjadi pemilih yang kritis sekaligus ikut mengawasi proses politik.

Dengan jumlah pemilih muda yang besar dan semakin kuatnya pengaruh media sosial, kemampuan anak muda membedakan informasi benar dan palsu, menolak politik uang, serta berani mengawasi proses pemilu akan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Bali. (*)

Tags: Bulelengdemokrasi BaliHoaks PemiluI Dewa Agung Gede LidartawanKPU BaliKPU BulelengLiterasi PolitikPemilih DigitalPemilih MudaPemilih PemulaPemiluPolitik Uang
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Koster Ingatkan Menteri ESDM dan Pertamina soal BBM: Apa yang Terjadi di Bali Akan Langsung Mendunia
  • Dirut Pertamina Minta Maaf untuk Masyarakat Bali, Janji Tak Akan Ulangi Lagi
  • Menteri ESDM Ungkap Alasan BBM Langka di Bali: “Kesalahan Teknis Pertamina”
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist