• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Nyoman Parta

UU Penyiaran 24 Tahun, Nyoman Parta: Sudah Jadul

49 detik ago
Bupati Badung I wayan Adi Arnawa saat melantik 163 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. -IST

Bupati Adi Arnawa Rombak Birokrasi Badung, 163 Pejabat Dilantik

21 menit ago
WNA asal Nigeria berinisial IO saat dideportasi dari Bali. -IST

Overstay 93 Hari di Bali, WN Nigeria Dideportasi

28 menit ago
Kepala Diperpa Badung, A.A. Ngurah Raka Sukadana. -IST

Badung Siapkan 42 Hektare Lahan Cabai, Target 420 Ton

47 menit ago
Kiri: Gubernur Bali, Gubernur NTT dan Gubernur NTB saat berada di lokasi gempa Flores. -BALITOPIK.COM

Solidaritas Trio Gubernur Bali-Nusra, Terjun Langsung di Lokasi Gempa Flores

2 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster saat mengikuti penanaman bawang putih serentak di Banjar Kelodan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Rabu (19/8/2026). -IST

Koster Dukung Polri Bikin Gerekan Tanam Bawang Putih untuk Perkuat Swasembada Pangan Bali

20 jam ago
Aliansi Bali Peduli Bencana Flores saat menggelar aksi penggalangan dana di sejumlah titik lampu merah di Kota Denpasar, Rabu (19/8/2026). -BALITOPIK.COM

Mahasiswa dan Pemuda Bali Turun ke Jalan, Galang Dana untuk Korban Gempa Flores

20 jam ago
TIM SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap sisa korban KMP Putri Yasmin. -IST

Hari Kedelapan, Tim SAR Perluas Pencarian Empat Korban KMP Putri Yasmin

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

Koster Apresiasi Tiga Maestro Tari Buleleng

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

UU Penyiaran 24 Tahun, Nyoman Parta: Sudah Jadul

Reporter balitopik.com
20 Agustus 2026 - 9:08 am
Nyoman Parta

Nyoman Parta

BALITOPIK.COM, JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI I Nyoman Parta menyoroti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran yang dinilai sudah tidak lagi sepenuhnya mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal tersebut disampaikan usai mengikuti rapat harmonisasi dan mendengarkan penjelasan pengusul dari Komisi I mengenai pentingnnya revisi UU Penyiaran, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Menurut Nyoman Parta, UU Penyiaran tersebut telah berusia 24 tahun. Ketika aturan itu dibuat, perkembangan penyiaran masih didominasi lembaga penyiaran televisi dan radio yang saat ini lebih dikenal sebagai media penyiaran konvensional.

“Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sudah 24 tahun, sudah jadul. Pada saat itu yang baru diatur hanya lembaga penyiaran TV dan radio, yang hari ini disebut konvensional,” ujar Nyoman Parta.

Ia mengatakan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah melahirkan berbagai bentuk penyiaran berbasis internet. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya terakomodasi dalam regulasi penyiaran yang ada.

“Seperti yang kita ketahui dan nikmati hari ini, karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah banyak lahir penyiaran yang berbasis internet, yang belum diatur, bahkan termasuk terlambat mengaturnya,” katanya.

Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam proses revisi UU Penyiaran. Nyoman Parta menyebut Badan Legislasi (Baleg) DPR RI saat ini melakukan harmonisasi terhadap revisi regulasi tersebut.

Dalam proses tersebut, Baleg DPR RI juga mendengarkan penjelasan dari pihak pengusul, yakni Komisi I DPR RI, mengenai urgensi dan pentingnya revisi UU Penyiaran.

Menurut Nyoman Parta, perkembangan teknologi membuat lanskap penyiaran berubah jauh dibandingkan kondisi ketika UU Nomor 32 Tahun 2002 disusun.

“Karena itu, regulasi penyiaran perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat saat ini,” kata dia.

Pembahasan revisi UU Penyiaran tersebut menjadi penting untuk memastikan regulasi mampu menjangkau perkembangan penyiaran berbasis internet yang semakin berkembang, sekaligus menyesuaikan aturan dengan kondisi teknologi komunikasi saat ini. (*)

Tags: Baleg DPR RIDPR RIInternetKomisi I DPR RINyoman Partapenyiaranpolitik nasionalRevisi UU PenyiaranTeknologi InformasiUU Penyiaran
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • UU Penyiaran 24 Tahun, Nyoman Parta: Sudah Jadul
  • Bupati Adi Arnawa Rombak Birokrasi Badung, 163 Pejabat Dilantik
  • Overstay 93 Hari di Bali, WN Nigeria Dideportasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?