• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Foto: Ketua Pansus Trap DPRD Bali, I Made Supartha. -IST/Balitopik.com

Pansus TRAP Minta Akses dan Laba Pura Keluar dari SHGB BTID

5 bulan ago
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

3 jam ago
PP KMHDI

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi

5 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau langsung jalannya psikotes pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bali, di Ruang Sidang FK Unud kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10). -BALITOPIK.COM

Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?

10 jam ago
Prambanan Shiva Festival (PSF) 2027 diluncurkan dalam rangkaian Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10/2026). -IST

Prambanan Shiva Festival 2027 Diluncurkan

1 hari ago
Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.,MM.

Pemimpin yang Tak Pernah Tinggalkan Rakyat

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. -BALITOPIK.COM

Koster Ingatkan Menteri ESDM dan Pertamina soal BBM: Apa yang Terjadi di Bali Akan Langsung Mendunia

1 hari ago
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan), Menteri ESDM dan Gubernur Bali. -BALITOPIK.COM

Dirut Pertamina Minta Maaf untuk Masyarakat Bali, Janji Tak Akan Ulangi Lagi

1 hari ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Menteri ESDM Ungkap Alasan BBM Langka di Bali: “Kesalahan Teknis Pertamina”

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pansus TRAP Minta Akses dan Laba Pura Keluar dari SHGB BTID

Reporter balitopik.com
18 Mei 2026 - 7:18 am
Foto: Ketua Pansus Trap DPRD Bali, I Made Supartha. -IST/Balitopik.com

Foto: Ketua Pansus Trap DPRD Bali, I Made Supartha. -IST/Balitopik.com

BALITOPIK.COM, BALI – Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan bahwa akses menuju pura-pura di kawasan Serangan harus dikembalikan kepada masyarakat dan tidak boleh berada dalam penguasaan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) milik investor.

Pernyataan itu disampaikan menyusul langkah PHDI Bali dan PHDI Kota Denpasar yang melakukan peninjauan ke sejumlah pura di kawasan BTID, Minggu (17/5) sebagai respons atas aspirasi masyarakat adat dan umat Hindu terkait kepastian akses peribadatan.

Peninjauan tersebut dilakukan karena muncul kekhawatiran masyarakat pascareklamasi Pulau Serangan sejak era 1990-an. Jika sebelumnya akses menuju pura dapat ditempuh secara terbuka melalui jalur pesisir, kini umat harus melewati jalan yang berada di dalam kawasan BTID.

Sedikitnya terdapat enam pura yang akses jalannya kini berada di dalam kawasan BTID, yakni Pura Puncaking Tingkih, Pura Beji Dalem Sakenan, Pura Beji Tirtha Harum, Pura Taman Sari, Pura Patpayung, dan Pura Tanjung Sari.

Menurut Supartha, keberadaan pura-pura tersebut jauh lebih dahulu ada dibanding aktivitas investasi di kawasan Serangan. Karena itu, negara wajib menjamin perlindungan terhadap tempat-tempat ibadah dan ruang sakral umat.

“Faktanya pura-pura itu sudah duluan ada, kurang lebih ada sembilan pura. Pura itu tempat ibadah umat Hindu dan semua tempat ibadah dilindungi konstitusi. Negara wajib menjamin dan tidak boleh menutup ruang akses masyarakat,” ujar Supartha ditrmui di Kantor DPRD Bali, Senin (18/5/2026).

Ia menilai kondisi saat ini menimbulkan persoalan serius karena pura, laba pura, hingga akses jalan menuju kawasan suci justru berada di dalam SHGB investor.

“Itu pura di Serangan tiba-tiba masuk SHGB investor. Laba pura masuk SHGB, akses jalan menuju pura juga masuk SHGB. Ini jelas melanggar,” tegasnya.

Supartha juga menyinggung nilai historis dan spiritual kawasan Serangan yang disebut telah menjadi lokasi suci sejak masa perjalanan Dang Hyang Nirartha pada abad ke-14.

“Dulu ketika ada musibah di Majapahit dan Kediri, Dang Hyang Nirartha napak tilas ke sana karena tempat itu masih suci dan memiliki energi spiritual yang baik. Itu yang harus dijaga,” katanya.

Pansus TRAP DPRD Bali, lanjut dia, menjadikan persoalan tersebut sebagai salah satu rekomendasi penting dalam pembahasan. Pihaknya meminta agar hak-hak masyarakat adat terkait pura, laba pura, serta akses menuju tempat suci dikeluarkan dari kawasan SHGB BTID.

“Itu menjadi salah satu rekomendasi kami, untuk mengembalikan hak-hak masyarakat terkait pura, laba pura, dan akses menuju pura agar dikeluarkan dari SHGB,” pungkasnya. (*)

Tags: akses pura BTIDBTID SeranganI Made Suparthalaba pura SeranganPANSUS TRAP DPRD BaliPHDI Balipura di kawasan BTIDreklamasi SeranganSHGB investorumat Hindu Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki
  • Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi
  • Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist