BALITOPIK.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh wisatawan asing yang berkunjung ke Bali dan telah berkontribusi melalui pembayaran Pungutan Wisatawan Asing atau Foreign Tourist Levy sebesar Rp150 ribu.
Ucapan tersebut disampaikan Koster sebagai bentuk penghargaan atas dukungan wisatawan internasional terhadap pelestarian budaya dan lingkungan Bali melalui program Love Bali yang mulai diterapkan sejak Februari 2024.
“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tertinggi kepada seluruh turis asing yang telah berkontribusi dengan membayar pungutan wisatawan asing,” ujar Koster di Denpasar, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, sepanjang tahun 2025 jumlah kunjungan wisatawan asing ke Bali mencapai sekitar 7 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,4 juta wisatawan atau sekitar 34 persen telah membayar pungutan wisatawan asing.
Dari kontribusi tersebut, Pemerintah Provinsi Bali berhasil menghimpun dana sebesar Rp369 miliar yang digunakan secara transparan untuk perlindungan budaya dan lingkungan alam Bali.
Bali Kembali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia
Koster menegaskan Bali tetap menjadi destinasi wisata utama Indonesia dengan kontribusi lebih dari 45 persen wisatawan asing yang datang ke Indonesia memilih Bali sebagai tujuan utama.
Bahkan pada tahun 2026, Bali kembali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia sekaligus Pulau Terbaik di Asia Pasifik.
Menurut Koster, sektor pariwisata menjadi tulang punggung ekonomi Bali yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta menjaga keseimbangan kehidupan secara sekala dan niskala.
“Pariwisata Bali memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat serta menumbuhkan kemakmuran dan kebahagiaan,” katanya.
Ia menambahkan, Bali dianugerahi kekayaan alam, budaya, dan spiritualitas yang menjadi daya tarik utama wisatawan dunia.
“Tuhan telah menganugerahi Bali dengan alam yang indah, masyarakat yang hangat dan ramah, serta budaya yang kaya dan unik,” ujar Koster.
Dana Love Bali Dipakai Jaga Budaya dan Lingkungan
Koster menjelaskan, dana yang diperoleh dari pungutan wisatawan asing digunakan untuk mendukung perlindungan budaya, menjaga lingkungan alam Bali, serta memperkuat tata kelola pariwisata berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Bali bersama masyarakat disebut terus bekerja menangani berbagai tantangan, mulai dari persoalan budaya, lingkungan, infrastruktur, hingga tata kelola pariwisata agar Bali tetap menjadi destinasi wisata kelas dunia.
“Pemerintah bersama masyarakat Bali bekerja sungguh-sungguh untuk mewujudkan sistem pariwisata berbasis budaya yang berkualitas, bermartabat, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Turis Asing Diajak Ikut Melestarikan Bali
Dalam kesempatan tersebut, Koster juga mengajak seluruh wisatawan asing yang mencintai Bali untuk ikut menjaga dan melestarikan Pulau Dewata melalui kontribusi pada pungutan wisatawan asing.
Pembayaran pungutan wisatawan asing dianjurkan dilakukan sebelum keberangkatan melalui sistem digital Love Bali yang tersedia melalui platform web maupun aplikasi mobile.
Koster menilai partisipasi wisatawan asing sangat penting dalam menjaga daya saing pariwisata Bali di tingkat global.
“Saya mengajak seluruh turis asing yang mencintai Bali untuk turut serta melestarikan Bali dan meningkatkan daya saing pariwisata Bali,” ujarnya.
Di akhir pesannya, Koster menegaskan bahwa Bali merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh pihak, termasuk wisatawan dunia.
“Bali, Pulau Dewata, rumah kita, milik kita semua. Mari kita jaga bersama,” pungkasnya. (*)









