• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sanggar Titi Bah saat tampil di PKB 2026. -IST

Sanggar Titi Bah Tampil Total di PKB 2026, Arja Klasik Badung Tebar Pesan Kehidupan

4 menit ago
Tangkap layar instagram @rockygerungmenulis

Ketika Siswa Ikut Demo Dukung MBG maka Demokrasi Sedang Menguji Batas Etiknya

15 menit ago
Ketua Departemen Pendidikan dan Kebudayaan PP KMHDI, I Dewa Gede Darma Permana dalam suatu aski di Denpasar. -BALITOPIK.COM

KMHDI Kecam Mobilisasi Siswa Demo Dukung MBG

2 jam ago
Penampilan Sanggar Seni Gargita Santhi dari Banjar Pacung, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal. -IST

10 Hari PKB, Transaksi UMKM Tembus Rp1,7 Miliar

17 jam ago
Ny. Putri Koster saat mengajak Ny. Nita Viva Yoga Mauladi, istri Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia meninjau UMKM lokal di PKB. -BALITOPIK.COM

Putri Koster Ajak Istri Wamen Transmigrasi Tinjau UMKM Lokal di PKB

21 jam ago
Bupati Badung dan jajaran saat menerima penghargaan dari BKN. -IST

Badung Raih Penghargaan BKN atas Implementasi 12 Kebijakan Pro Karier ASN

22 jam ago
Giri Prasta menutup Karangasem Festival 2026 dengan capaian transaksi UMKM mencapai Rp1,445 miliar

Karangasem Festival 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp1,445 Miliar

23 jam ago
Sekretaris Bidang Satuan Karya Pramuka dan Satuan Komunitas (Sakoma) Kwarda Bali, Rudianto dalam sebuah acara pramuka. -BALITOPIK.COM

Pramuka Disebut Sekadar Formalitas, Kwarda Bali Soroti Implementasi Aturan Baru di Sekolah

24 jam ago
Koordinator aksi sekaligus Ketua BEM Universitas Udayana, I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa saat menyampaikan orasi. -BALITOPIK.COM

Aksi Mahasiswa Bali: “Kami Bukan Antek-Antek Asing, Kami Turun Karena Rakyat”

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sanggar Titi Bah Tampil Total di PKB 2026, Arja Klasik Badung Tebar Pesan Kehidupan

Reporter balitopik.com
24 Juni 2026 - 6:56 am
Sanggar Titi Bah saat tampil di PKB 2026. -IST

Sanggar Titi Bah saat tampil di PKB 2026. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik sukses memukau penonton di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026), dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026.

Tampil melalui Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Badung menghadirkan garapan Arja Klasik “Kembar Buncing” yang sarat pesan spiritual, filosofi kehidupan, dan makna tentang kemurnian jiwa.

Pementasan ini tak hanya memikat dari sisi artistik, tetapi juga menghadirkan kisah klasik yang relevan dengan tema besar PKB 2026, yakni Atma Kerthi, yang menekankan pentingnya menjaga kesucian dan kemurnian jiwa manusia.

Ketua sekaligus pembina tari Sanggar Titi Bah, I Gusti Made Sunadi, menjelaskan bahwa “Kembar Buncing” diangkat dari kisah dalam Geguritan Ganda Wirasa, yang sebelumnya pernah diproduksi oleh Keluarga Kesenian Bali RRI Denpasar.

Cerita ini mengisahkan perjalanan putra mahkota Kerajaan Supala yang sejak kecil dibesarkan di tengah hutan demi menghindari ancaman musuh. Setelah dewasa, ia melakukan perjalanan panjang untuk mencari saudara kembarnya yang terpisah sejak kecil hingga akhirnya bertemu kembali di Kerajaan Candra Buwana.

Menurut Sunadi, kisah tersebut dipilih bukan hanya karena kekuatan ceritanya, tetapi juga karena selaras dengan semangat Atma Kerthi yang diusung PKB tahun ini.

“Setiap manusia memiliki kemurnian jiwa. Dalam perjalanan hidup, manusia tidak lepas dari pengaruh karma dan berbagai godaan duniawi. Melalui Atma Kerthi, manusia diajak untuk membersihkan diri dan kembali pada kemurnian jiwa tersebut,” ujarnya.

Pementasan Arja Klasik “Kembar Buncing” melibatkan 24 seniman, terdiri dari 12 pemain dan 12 penabuh gamelan. Proses persiapan dilakukan sejak Februari 2026, dengan durasi pertunjukan mencapai sekitar tiga setengah jam.

Sunadi menegaskan, pengangkatan cerita ini bukan sekadar menghadirkan inspirasi baru, melainkan bentuk pengembangan dan pengalihwujudan kisah klasik dalam Geguritan Ganda Wirasa ke dalam pertunjukan Arja yang tetap berpijak pada pakem tradisi Bali.

Di tengah tantangan regenerasi, ia mengakui minat generasi muda terhadap seni Arja masih menjadi pekerjaan rumah. Meski begitu, ia tetap optimistis generasi muda Bali memiliki ruang dan kemauan untuk mempelajari serta melestarikan seni tradisi.

“Anak-anak sekarang mungkin belum banyak yang tertarik dengan Arja, tetapi kita harus optimistis mereka pasti bisa, mau, dan mencintai seni tradisi jika terus diberikan ruang dan kesempatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukada, menilai Arja Klasik merupakan warisan seni adiluhung yang tak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga tuntunan karena memuat nilai-nilai filosofis yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Arja Klasik memiliki makna dan pesan kehidupan yang sangat dalam. Ini adalah warisan budaya Kabupaten Badung yang wajib kita jaga dan lestarikan bersama,” ujar Sukada.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memiliki komitmen kuat untuk menggali dan mengembangkan potensi seni budaya di seluruh desa dan kelurahan di Badung.

Pementasan Sanggar Titi Bah, lanjutnya, diharapkan menjadi pemantik bagi banjar-banjar lain untuk kembali menghidupkan potensi seni tradisi di wilayah masing-masing, sejalan dengan visi pembangunan pariwisata berkualitas berbasis budaya Bali.

Menurut Sukada, kekuatan Arja Klasik terletak pada perpaduan unsur tari, vokal, dialog, dan tabuh gamelan yang tersusun dalam pakem kesenian Bali. Melalui penampilan Sanggar Titi Bah, masyarakat dapat melihat kekhasan Arja Klasik gaya Badung yang diharapkan menjadi inspirasi bagi sanggar maupun komunitas seni lainnya.

Terkait regenerasi seniman muda, Sukada menilai antusiasme generasi muda Badung terhadap seni tradisi masih cukup besar. Hal itu, kata dia, tercermin dari tingginya minat dalam program Banjar Menari, di mana pemerintah menyiapkan tenaga pengajar tari dan tabuh yang akan disebar ke 62 desa dan kelurahan di Kabupaten Badung.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa generasi muda masih memiliki semangat untuk menggali, melestarikan, bahkan mengembangkan seni tradisi ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Tags: Arja Klasik BadungArt Center DenpasarAtma KerthiDisbud BadungDuta Badung PKBI Gede SukadaI Gusti Made SunadiKembar BuncingPesta Kesenian BaliPKB 2026Sanggar Titi BahSeni Tradisi Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Sanggar Titi Bah Tampil Total di PKB 2026, Arja Klasik Badung Tebar Pesan Kehidupan
  • Ketika Siswa Ikut Demo Dukung MBG maka Demokrasi Sedang Menguji Batas Etiknya
  • KMHDI Kecam Mobilisasi Siswa Demo Dukung MBG
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?