• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

Sekaa Gong Gita Swastika Tampil Memukau di PKB 2026, Drama Gong Badung Angkat “Tirta Usada Segara”

4 bulan ago
Ilustrasi

BBM Langka di Bali, IWO Desak Dirut Pertamina Dicopot

1 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memantau operasional di salah satu SPBU. -BALITOPIK.COM

Cek Depo Pertamina, Koster Minta Distribusi Dipacu

3 jam ago
Ketua DPC GMNI Denpasar, Wayan Hendra. -IST

BBM Langka di Bali, GMNI Denpasar Desak Pemerintah Buka Data dan Benahi Tata Kelola

5 jam ago
Pengurus PMKRI Cabang Denpasar. -BALITOPIK.COM

Masuk Hari Keempat Warga Ngantri Bensin Sampai Pingsan, PMKRI Denpasar Minta Pertamina Segera Lakukan 4 Hal

23 jam ago
Piagam penghargaan untuk BPD Bali kategori kinerja pembayaran pensiunan. -IST

Bank BPD Bali Raih Penghargaan Terbaik II Kinerja Pembayaran Pensiun dari TASPEN

1 hari ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

Bali WFH 3 Hari Akibat BBM Langka, Sekolah dan Kampus Belajar Daring

1 hari ago
Direktur YLPK Bali I Putu Armaya

Antrean BBM di Bali Berlarut, YLPK Usulkan Sistem Ganjil-Genap Jika Kondisi Darurat Berlanjut

1 hari ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

KMHDI Buleleng Desak Pemerintah Bertindak Tegas Atasi Gangguan Pasokan BBM di Bali

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sekaa Gong Gita Swastika Tampil Memukau di PKB 2026, Drama Gong Badung Angkat “Tirta Usada Segara”

Reporter balitopik.com
25 Juni 2026 - 7:51 am
Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Bali, Rabu (24/6/2026).

Tampil membawakan lakon “Tirta Usada Segara”, pementasan ini tidak hanya menyuguhkan tontonan tradisi, tetapi juga mengangkat sejarah, spiritualitas, dan pesan pelestarian budaya Bali.

Penampilan Sekaa Gong Gita Swastika menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni Drama Gong Tradisi, yang kini menghadapi tantangan regenerasi di tengah perubahan zaman. Kecamatan Kuta Selatan sendiri mendapat giliran mewakili Kabupaten Badung melalui sistem pergiliran yang diterapkan di enam kecamatan.

Ketua Listibiya Kuta Selatan, Dr. I Wayan Deddy Sumantra, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh sejak awal proses persiapan. Seluruh pemain, penabuh, hingga kru pendukung berasal dari wilayah Kuta Selatan, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan warga Desa Adat Tengkulung.

Menurut Deddy, pelestarian Drama Gong penting dilakukan karena kesenian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan budaya bagi generasi muda.

“Kesenian ini mampu melahirkan generasi seniman yang memiliki kemampuan berbahasa Bali yang baik sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya sebelum pementasan.

Dalam pementasan kali ini, Sekaa Gong Gita Swastika mengangkat lakon “Tirta Usada Segara” yang terinspirasi dari keberadaan Tirta Amerta di kawasan pesisir Desa Adat Pedungan Peluh. Tirta tersebut dipercaya memiliki fungsi penting dalam berbagai upacara penyucian dan pengobatan tradisional.

Ketua Sekaa Gong Gita Swastika, Wayan Wiana Aditya Pratama, menjelaskan kisah yang diangkat juga berkaitan dengan sejarah dan perjalanan spiritual Pura Dalam Tengkulung. Menurutnya, cerita ini sengaja dikemas dalam bentuk Drama Gong agar bisa menjadi media pembelajaran bagi generasi muda mengenai asal-usul dan warisan budaya desa mereka.

“Cerita ini kami hadirkan sebagai media pembelajaran, agar generasi muda tidak hanya menonton, tetapi juga memahami sejarah dan nilai budaya yang diwariskan leluhur,” katanya.

Persiapan pementasan dilakukan selama kurang lebih empat bulan. Tantangan terbesar yang dihadapi panitia, kata Wiana, adalah menyatukan waktu latihan para anggota yang memiliki kesibukan berbeda, mulai dari bekerja hingga masih menempuh pendidikan.

Meski demikian, ia menilai keberhasilan pementasan tidak lepas dari semangat kebersamaan seluruh anggota yang berupaya mengesampingkan ego demi tujuan bersama, yakni menampilkan Drama Gong terbaik di panggung PKB 2026.

Secara garis besar, pertunjukan ini mengisahkan Diah Manik Gegelang, seorang putri Kerajaan DAA yang tersesat akibat diterbangkan angin kencang dan kemudian ditemukan oleh Bapa Dukuh di Padukuhan Taman Sari. Sebuah sabda dari langit memerintahkan agar sang putri dipelihara hingga waktunya dijemput kembali.

Di lokasi jatuhnya topi Bapa Dukuh kemudian dibangun Pura Taman Segara, yang kelak menjadi tempat suci bagi Diah Manik Gegelang dan pasangannya. Di sisi lain, Raja DAA jatuh sakit akibat kehilangan putrinya. Raden Bagus Panji dari Kerajaan Madra kemudian melakukan pencarian hingga berhasil menemukan sang putri di Padukuhan Taman Sari.

Sebelum kembali ke kerajaan, mereka memohon tirta suci di Pura Taman Segara sebagai obat bagi sang raja. Konflik memuncak ketika pihak kerajaan lain berupaya merebut kekuasaan dan merencanakan pembunuhan Raja DAA. Namun rencana itu berhasil digagalkan setelah kedatangan Diah Manik Gegelang dan Raden Bagus Panji.

Kisah kemudian ditutup dengan kesembuhan Raja DAA berkat Tirta Usada Segara, pengusiran para pelaku kejahatan, serta pernikahan Diah Manik Gegelang dan Raden Bagus Panji yang kemudian dinobatkan sebagai pemimpin kerajaan.

Melalui pementasan ini, Sekaa Gong Gita Swastika tak hanya menghadirkan hiburan di panggung PKB 2026, tetapi juga mempertegas bahwa Drama Gong tetap relevan sebagai ruang merawat sejarah, spiritualitas, dan identitas budaya Bali di tengah tantangan zaman. (*)

Tags: Art Center DenpasarDesa Adat TengkulungDrama Gong BadungDuta Badung PKBKuta SelatanListibiya Kuta SelatanPelestarian Budaya BaliPKB 2026Sekaa Gong Gita SwastikaSeni Tradisi BaliTirta Usada Segara
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • BBM Langka di Bali, IWO Desak Dirut Pertamina Dicopot
  • Cek Depo Pertamina, Koster Minta Distribusi Dipacu
  • BBM Langka di Bali, GMNI Denpasar Desak Pemerintah Buka Data dan Benahi Tata Kelola
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist