• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

Sekaa Gong Gita Swastika Tampil Memukau di PKB 2026, Drama Gong Badung Angkat “Tirta Usada Segara”

18 detik ago
Rektor STTI Cornerstone, Pdt. Dr. David Henry Parera, SE., MA.Ce., M.Th., MM

Kuliah Teologi Bisa Online, STTI Cornerstone Bali Buka Pendaftaran

10 menit ago
Sanggar Titi Bah saat tampil di PKB 2026. -IST

Sanggar Titi Bah Tampil Total di PKB 2026, Arja Klasik Badung Tebar Pesan Kehidupan

1 hari ago
Tangkap layar instagram @rockygerungmenulis

Ketika Siswa Ikut Demo Dukung MBG maka Demokrasi Sedang Menguji Batas Etiknya

1 hari ago
Ketua Departemen Pendidikan dan Kebudayaan PP KMHDI, I Dewa Gede Darma Permana dalam suatu aski di Denpasar. -BALITOPIK.COM

KMHDI Kecam Mobilisasi Siswa Demo Dukung MBG

1 hari ago
Penampilan Sanggar Seni Gargita Santhi dari Banjar Pacung, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal. -IST

10 Hari PKB, Transaksi UMKM Tembus Rp1,7 Miliar

2 hari ago
Ny. Putri Koster saat mengajak Ny. Nita Viva Yoga Mauladi, istri Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia meninjau UMKM lokal di PKB. -BALITOPIK.COM

Putri Koster Ajak Istri Wamen Transmigrasi Tinjau UMKM Lokal di PKB

2 hari ago
Bupati Badung dan jajaran saat menerima penghargaan dari BKN. -IST

Badung Raih Penghargaan BKN atas Implementasi 12 Kebijakan Pro Karier ASN

2 hari ago
Giri Prasta menutup Karangasem Festival 2026 dengan capaian transaksi UMKM mencapai Rp1,445 miliar

Karangasem Festival 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp1,445 Miliar

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sekaa Gong Gita Swastika Tampil Memukau di PKB 2026, Drama Gong Badung Angkat “Tirta Usada Segara”

Reporter balitopik.com
25 Juni 2026 - 7:51 am
Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Bali, Rabu (24/6/2026).

Tampil membawakan lakon “Tirta Usada Segara”, pementasan ini tidak hanya menyuguhkan tontonan tradisi, tetapi juga mengangkat sejarah, spiritualitas, dan pesan pelestarian budaya Bali.

Penampilan Sekaa Gong Gita Swastika menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni Drama Gong Tradisi, yang kini menghadapi tantangan regenerasi di tengah perubahan zaman. Kecamatan Kuta Selatan sendiri mendapat giliran mewakili Kabupaten Badung melalui sistem pergiliran yang diterapkan di enam kecamatan.

Ketua Listibiya Kuta Selatan, Dr. I Wayan Deddy Sumantra, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh sejak awal proses persiapan. Seluruh pemain, penabuh, hingga kru pendukung berasal dari wilayah Kuta Selatan, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan warga Desa Adat Tengkulung.

Menurut Deddy, pelestarian Drama Gong penting dilakukan karena kesenian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan budaya bagi generasi muda.

“Kesenian ini mampu melahirkan generasi seniman yang memiliki kemampuan berbahasa Bali yang baik sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya sebelum pementasan.

Dalam pementasan kali ini, Sekaa Gong Gita Swastika mengangkat lakon “Tirta Usada Segara” yang terinspirasi dari keberadaan Tirta Amerta di kawasan pesisir Desa Adat Pedungan Peluh. Tirta tersebut dipercaya memiliki fungsi penting dalam berbagai upacara penyucian dan pengobatan tradisional.

Ketua Sekaa Gong Gita Swastika, Wayan Wiana Aditya Pratama, menjelaskan kisah yang diangkat juga berkaitan dengan sejarah dan perjalanan spiritual Pura Dalam Tengkulung. Menurutnya, cerita ini sengaja dikemas dalam bentuk Drama Gong agar bisa menjadi media pembelajaran bagi generasi muda mengenai asal-usul dan warisan budaya desa mereka.

“Cerita ini kami hadirkan sebagai media pembelajaran, agar generasi muda tidak hanya menonton, tetapi juga memahami sejarah dan nilai budaya yang diwariskan leluhur,” katanya.

Persiapan pementasan dilakukan selama kurang lebih empat bulan. Tantangan terbesar yang dihadapi panitia, kata Wiana, adalah menyatukan waktu latihan para anggota yang memiliki kesibukan berbeda, mulai dari bekerja hingga masih menempuh pendidikan.

Meski demikian, ia menilai keberhasilan pementasan tidak lepas dari semangat kebersamaan seluruh anggota yang berupaya mengesampingkan ego demi tujuan bersama, yakni menampilkan Drama Gong terbaik di panggung PKB 2026.

Secara garis besar, pertunjukan ini mengisahkan Diah Manik Gegelang, seorang putri Kerajaan DAA yang tersesat akibat diterbangkan angin kencang dan kemudian ditemukan oleh Bapa Dukuh di Padukuhan Taman Sari. Sebuah sabda dari langit memerintahkan agar sang putri dipelihara hingga waktunya dijemput kembali.

Di lokasi jatuhnya topi Bapa Dukuh kemudian dibangun Pura Taman Segara, yang kelak menjadi tempat suci bagi Diah Manik Gegelang dan pasangannya. Di sisi lain, Raja DAA jatuh sakit akibat kehilangan putrinya. Raden Bagus Panji dari Kerajaan Madra kemudian melakukan pencarian hingga berhasil menemukan sang putri di Padukuhan Taman Sari.

Sebelum kembali ke kerajaan, mereka memohon tirta suci di Pura Taman Segara sebagai obat bagi sang raja. Konflik memuncak ketika pihak kerajaan lain berupaya merebut kekuasaan dan merencanakan pembunuhan Raja DAA. Namun rencana itu berhasil digagalkan setelah kedatangan Diah Manik Gegelang dan Raden Bagus Panji.

Kisah kemudian ditutup dengan kesembuhan Raja DAA berkat Tirta Usada Segara, pengusiran para pelaku kejahatan, serta pernikahan Diah Manik Gegelang dan Raden Bagus Panji yang kemudian dinobatkan sebagai pemimpin kerajaan.

Melalui pementasan ini, Sekaa Gong Gita Swastika tak hanya menghadirkan hiburan di panggung PKB 2026, tetapi juga mempertegas bahwa Drama Gong tetap relevan sebagai ruang merawat sejarah, spiritualitas, dan identitas budaya Bali di tengah tantangan zaman. (*)

Tags: Art Center DenpasarDesa Adat TengkulungDrama Gong BadungDuta Badung PKBKuta SelatanListibiya Kuta SelatanPelestarian Budaya BaliPKB 2026Sekaa Gong Gita SwastikaSeni Tradisi BaliTirta Usada Segara
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Sekaa Gong Gita Swastika Tampil Memukau di PKB 2026, Drama Gong Badung Angkat “Tirta Usada Segara”
  • Kuliah Teologi Bisa Online, STTI Cornerstone Bali Buka Pendaftaran
  • Sanggar Titi Bah Tampil Total di PKB 2026, Arja Klasik Badung Tebar Pesan Kehidupan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?