Balitopik.com, BALI – Operasi SAR di hari kedua menemukan 4 korban meninggal. 4 jenazah ini ditemukan di rawa-rawa Muara Waduk Tukad Badung, Kamis (11/9/2025) pagi tadi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menjelaskan keempat jenazah adalah berjenis kelamin perempuan. Saat ini sedang dalam proses identifikasi identitas para korban.
“Keempat korban yang ditemukan adalah perempuan, selanjutnya dibawa ke RS Prof Ngoerah untuk proses identifikasi,” terang Sidakarya.
Dijelaskan, ditemukan tas kecil pada salah 1 korban yang didalamnya ditemukan kartu koperasi simpan pinjam atas nama Nyoman Sari. Jenazah yang lainnya nihil identitas.
“Untuk identitasnya kami menunggu hasil dari RS Prof Ngoerah, untuk menghindari informasi yang simpang siur,” tegasnya.
Sementara berdasarkan laporan data dari BPBD Bali pada Rabu malam (10/9) korban jiwa tercatat 9 orang. BPBD juga masih melakukan pencarian terhadap 6 orang yang dilaporkan hilang.
Selain itu, sebanyak 240 orang mengungsi di sejumlah titik di Denpasar, seperti Banjar Tohpati, Kesambi, Gedung NU, dan SD Pemecutan Kelod.
BPBD Bali juga melaporkan, banjir terjadi di 123 titik, dengan rincian 81 titik di Denpasar, 14 di Gianyar, 4 di Karangasem, serta beberapa titik di Jembrana dan Badung. Sementara longsor terjadi di 18 titik tersebar di Gianyar (5), Karangasem (12), dan Badung (1).
Bencana juga menyebabkan 16 titik bangunan jebol. 2 di Gianyar, 2 di Badung, 11 di Karangasem, dan 1 di Denpasar.
Potensi kerugian material terbesar tercatat di Pasar Kumbasari dan Jalan Sulawesi, Denpasar dengan perkiraan kerugian mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Sejumlah kios, los, hingga ruko roboh, sementara peralatan pedagang hanyut dan rusak. (*)

















