• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Wayan Sudarsana (berdiri) ketika menyampaikan keluhannya kepada Airlangga Hartarto. Ist

Tanah Diambil BTID Tanpa Kompensasi, Warga Serangan Lapor ke Airlangga Hartarto

2 tahun ago
Potret Liga Kampung Soekarno Cup III Bali 2026. -IST

Final Sengit Soekarno Cup III, Denpasar Bungkam Badung 3-2  

8 jam ago
Halimatus Sakdiah, S.ARS

Ekonomi Gotong Royong Jadi Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Global

9 jam ago
Putri Koster dan I Made Supartha. -IST

Putri Koster Soroti Dominasi Endek Troso di Bali, Dorong Perkuat Perlindungan HAKI

10 jam ago
Ibu Gubernur Bali, Putri Suastini Koster. -IST

Ibu Putri Suastini Koster Ingin Lahirkan Generasi Pembaca Puisi yang Mampu “Menghidupkan” Karya Sastra

10 jam ago
Pembukaan Bali InnoTech 2026, dengan tema “Transforming Ideas into Impact” tahun 2026. -BALITOPIK.COM

Bali InnoTech 2026 Jadi Panggung Inovasi Anak Muda Bali

14 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Gubernur Koster Ajak Keluarga Bali Kembali ke Tradisi 4 Anak

1 hari ago
Dr. Agus Dei. -Balitopik.com

Agus Dei Apresiasi PKB 2026 Disorot Media Internasional

1 hari ago
Gubernur Bali, Wayan Koster dan Jendral Maruli saat meninjau pematagangan lokasi PSEL Denpasar Raya di Benoa. -BALITOPIK.COM

Koster: PSEL Denpasar Raya Solusi Atasi Sampah Bali

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tanah Diambil BTID Tanpa Kompensasi, Warga Serangan Lapor ke Airlangga Hartarto

Reporter balitopik.com
17 Januari 2024 - 3:44 pm
Wayan Sudarsana (berdiri) ketika menyampaikan keluhannya kepada Airlangga Hartarto. Ist

Wayan Sudarsana (berdiri) ketika menyampaikan keluhannya kepada Airlangga Hartarto. Ist

Balitopik.com – Di balik megahnya bangunan Bali Turtle Island Development (BTID), ada tangis masyarakat Kelurahan Serangan karena tanahnya diambil tanpa kompensasi oleh pihak pengelola.

Salah satunya adalah Wayan Sudarsana, warga Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan yang mengaku tanah seluas 5 are yang dibelinya sejak tahun 1980 itu dipakai tanpa ganti rugi sepenuhnya oleh pihak BTID hingga saat ini.

Memiliki persoalan tersebut, menjadi kesempatan bagi Wayan Suarsana ketika berkesempatan bertemu dengan Menteri Koordinasi Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam agenda bantuan beras pangan oleh pemerintah pusat kepada 98 keluarga di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, Bali, Sabtu 13 Januari 2024.

“Saya ada permasalahan sama tanah saya 5 are, dahulu dipakai Kitir pajak rumahnya digusur tanpa diganti tanahnya juga diambil diganti cuma 2 are,” keluhnya di sela – sela agenda pembagian bantuan beras pangan tersebut.

Menariknya, dalam agenda pembagian beras pangan itu, hadir juga Tantowi Yahya yang adalah sebagai Presiden Komisaris PT. Bali Turtle Island Development (BTID). Terpantau ia hanya terdiam dan sesekali memainkan handphonenya.

Sementara terkai kasus yang dialami Wayan Suarsana, Lurah Kelurahan Serangan, Wayan Sukanami hanya berharap masalah tersebut segera diselesaikan. Meski ia harus mengakui bahwa pernyataan warganya tersebut keluar dari konteks, mengingat agendanya adalah pembagian bantuan beras pangan.

Selain itu, Sukanami mengaku tidak begitu tau tentang permasalahan konflik tanah dan masalah lainnya seperti abrasi dan akses masuk ke PT BTID. Hal itu bisa dipahami sebab ia baru dilantik pada Oktober 2023 lalu. Namun ia berkomitmen untuk menyelesaikannya dengan cepat.

“Mohon maaf untuk masalah itu belum paham. Tapi kita ingin diselesaikan dengan cepat,” imbuh Sukanami.

Salah satu langkah yang akan dilakukan Sukanami sebagai Lurah adalah kemungkinan akan membahas terkait masalah-masalah abrasi dan akses lahan menuju BTID serta konflik tanah yang dialami warga-warganya itu dalam Musrembang di tingkat kecamatan pada tanggal 16 Januari 2024, esok.

Di sisi lain, Ketua LPM Serangan, Muhammad Zulkifli, mengungkapkan bahwa konflik tanah antara masyarakat Serangan dan PT BTID hingga saat ini belum menemui solusi.

“Kalau mau kita gali masalah desa Serangan terhadap BTID Kura-Kura Bali banyak sesungguhnya, kami selaku LPM banyak mendengar hal itu,” ungkapnya.

“Kita kan sekarang lagi konsern ke pangan hanya saja disatu sisi kami katakan tidak etis agak keluar dari konsep, tapi ini punya value terhadap masyarakat lain bahwa antara masyarakat dengan BTID belum terselesaikan,” tandas Zulkifli.

Sebelumnya, diberitakan ada kebingungan terkait nasib 13 titik tanah dengan Hak Guna Bangunan (HGB) yang berakhir pada 23 Juni 2023. Sehinnga Zulkifli berharap pihak BTID segera menanggapi menyelesaiakn persoalan itu. ***

Tags: BTIDLingkunganSerangan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Final Sengit Soekarno Cup III, Denpasar Bungkam Badung 3-2  
  • Ekonomi Gotong Royong Jadi Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Global
  • Putri Koster Soroti Dominasi Endek Troso di Bali, Dorong Perkuat Perlindungan HAKI
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?