• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Koster dan Rocky Gerung. -IST

Bedah Buku Rocky Gerung, Gubernur Bali Dorong Generasi Muda Rawat Semangat Marhaenisme di Era Digital

3 bulan ago
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

3 jam ago
PP KMHDI

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi

5 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau langsung jalannya psikotes pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bali, di Ruang Sidang FK Unud kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10). -BALITOPIK.COM

Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?

10 jam ago
Prambanan Shiva Festival (PSF) 2027 diluncurkan dalam rangkaian Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10/2026). -IST

Prambanan Shiva Festival 2027 Diluncurkan

1 hari ago
Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.,MM.

Pemimpin yang Tak Pernah Tinggalkan Rakyat

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. -BALITOPIK.COM

Koster Ingatkan Menteri ESDM dan Pertamina soal BBM: Apa yang Terjadi di Bali Akan Langsung Mendunia

1 hari ago
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan), Menteri ESDM dan Gubernur Bali. -BALITOPIK.COM

Dirut Pertamina Minta Maaf untuk Masyarakat Bali, Janji Tak Akan Ulangi Lagi

1 hari ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Menteri ESDM Ungkap Alasan BBM Langka di Bali: “Kesalahan Teknis Pertamina”

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bedah Buku Rocky Gerung, Gubernur Bali Dorong Generasi Muda Rawat Semangat Marhaenisme di Era Digital

Reporter balitopik.com
21 Juli 2026 - 2:41 pm
Koster dan Rocky Gerung. -IST

Koster dan Rocky Gerung. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk tetap merawat semangat Marhaenisme sebagai landasan berpikir kritis, menjunjung keadilan, dan berpihak kepada rakyat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Ajakan tersebut disampaikan Koster saat menghadiri Bedah Buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z karya Rocky Gerung di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa itu menghadirkan Rocky Gerung sebagai penulis buku bersama akademisi Dr. Airlangga Pribadi Kusman. Diskusi berlangsung hangat dengan mengangkat relevansi nilai-nilai Marhaenisme dalam menjawab tantangan yang dihadapi Generasi Z di era digital.

Dalam sambutannya, Koster mengatakan bedah buku tersebut bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi menjadi ruang refleksi untuk menjawab pertanyaan mengenai relevansi nilai perjuangan para pendiri bangsa bagi generasi yang tumbuh di era media sosial, algoritma, dan kecerdasan buatan.

“Ini adalah forum pencarian makna. Sebuah upaya kolektif untuk menemukan benang merah antara masa lalu yang kaya dengan pengalaman perjuangan dan masa depan yang penuh dengan berbagai kemungkinan baru,” ujar Koster.

Menurutnya, Marhaenisme lahir dari kegelisahan Bung Karno terhadap ketimpangan sosial dan menjadi ideologi yang berpihak kepada rakyat kecil. Kini, melalui buku karya Rocky Gerung, nilai-nilai tersebut kembali diajak berdialog dengan tantangan zaman yang dihadapi Generasi Z.

Koster juga menepis anggapan bahwa Generasi Z merupakan generasi yang apatis dan individualistis. Ia menilai banyak anak muda justru menunjukkan kepedulian terhadap isu keadilan sosial, kesetaraan, perubahan iklim, hingga masa depan bangsa.

“Kehadiran mahasiswa dalam forum bedah buku seperti ini merupakan bukti bahwa generasi muda masih memiliki semangat untuk berpikir, membaca, berdiskusi, dan mencari jawaban atas berbagai persoalan kebangsaan,” katanya.

Menurut Koster, forum akademik harus menjadi ruang demokrasi yang sehat, tempat setiap gagasan diuji melalui argumentasi, bukan kemarahan. Perbedaan pandangan, kata dia, merupakan bagian dari proses belajar yang harus dihargai.

Lebih jauh, Koster menegaskan pembangunan Bali tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nilai, budaya, moralitas, dan harmoni. Prinsip tersebut menjadi fondasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Ia menjelaskan, semangat Marhaenisme memiliki keterkaitan dengan implementasi nilai-nilai Sad Kerthi. Budaya membaca dan berpikir kritis merupakan bagian dari Atma Kerthi, kepedulian terhadap sesama mencerminkan Jana Kerthi, sedangkan komitmen menjaga keseimbangan alam menjadi wujud Jagat Kerthi.

Koster menegaskan Bali membutuhkan generasi muda yang aktif mengambil peran dalam pembangunan, bukan hanya menjadi penonton.

“Kearifan lokal Bali bukan berarti menolak modernitas. Justru Bali harus mampu menyerap hal-hal baik dari luar tanpa kehilangan jati dirinya. Nilai-nilai seperti Tri Hita Karana, Tat Twam Asi, dan Menyama Braya harus tetap menjadi fondasi dalam membangun masa depan Bali,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster turut membacakan puisi berjudul “Agustus” karya Yudhistira Massardi, yang mendapat apresiasi dari para peserta dan menambah nuansa budaya dalam kegiatan tersebut.

Di hadapan para mahasiswa, Koster juga menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, menjadikan membaca sebagai kebiasaan di tengah derasnya arus informasi. Kedua, membangun budaya diskusi yang sehat dengan menghormati perbedaan pendapat. Ketiga, mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata agar nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi pedoman dalam berkarya maupun memimpin di masa depan.

Menutup sambutannya, Koster mengapresiasi Rocky Gerung atas kontribusinya menghadirkan ruang diskusi kebangsaan melalui buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z. Ia juga memberikan apresiasi kepada Universitas Mahasaraswati Denpasar yang dinilai konsisten menghadirkan ruang akademik untuk melahirkan pemikiran kritis dan membangun karakter mahasiswa.

Menurut Koster, budaya literasi dan tradisi intelektual harus terus diperkuat agar generasi muda mampu berkontribusi nyata mewujudkan Bali yang maju, berdaya saing, sekaligus tetap berakar kuat pada budaya dan kearifan lokal. (*)

Tags: Bali Era BaruBali TopikBedah BukuBerita BaliGen ZLiterasi MahasiswaMahasiswa BaliMarhaenismeNangun Sat Kerthi Loka Balipendidikan BaliRocky GerungSad KerthiTri Hita KaranaUniversitas MahasaraswatiUnmas DenpasarWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki
  • Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi
  • Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist