• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti perayaan Tumpek Uye. -IST

Tumpek Uye dan Aksi Serentak Lindungi Satwa

23 detik ago
Ilustrasi. -BALITOPIK.COM

Menggugat Perilaku ‘Mengadatkan’ Sistem Keuangan Kolonial di Bali

2 jam ago
Warga Negara (WN) Australia berinisial MS (59) saat dideportasi. -IST

MS Dideportasi Usai Jalani Hukuman 18 Tahun Penjara

18 jam ago
Perum BULOG Kantor Wilayah Bali saat melakukan pemantauan. -IST

Stok Beras Bali 7.657 Ton, BULOG Perketat Pantauan Harga di Pasar

19 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

24 jam ago
Para peserta saat mengikuti uji kompetensi chef. -BALITOPIK.COM

Standar Chef Dapur MBG Diperketat, 30 Peserta Ikuti Uji Kompetensi

1 hari ago
Potret pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung. -IST

Tambang 5,8 Hektare di Kampial Disegel Pansus TRAP

2 hari ago
C.H (diblur) saat mengikuti sidang di PN Denpasar, Kamis (3/9/2026). -IST

WN Tiongkok Pakai Paspor Malaysia Palsu Masuk Bali, Kini Diadili di PN Denpasar

2 hari ago
Erick Tohir dan Nyoman Parta. -Medsos Nyoman Parta

Erick Thohir Bisiki Nyoman Parta, Lalu Tuangkan Air ke Gelasnya

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Tumpek Uye dan Aksi Serentak Lindungi Satwa

Reporter balitopik.com
6 September 2026 - 9:17 am
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti perayaan Tumpek Uye. -IST

Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti perayaan Tumpek Uye. -IST

BALITOPIK.COM, TABANAN — Perayaan Rahina Tumpek Uye di Bali tidak hanya berlangsung melalui persembahyangan. Peringatan yang jatuh pada Sabtu, 5 September 2026, itu diisi berbagai aksi perlindungan satwa dan lingkungan di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Di tingkat Provinsi Bali, rangkaian Tumpek Uye dipusatkan di Pura Luhur Batukau, Tabanan. Kegiatan diawali dengan pemberian pakan ikan di kolam Beji, dilanjutkan pelepasan ratusan burung titiran ke alam bebas dan persembahyangan di Pura Beji serta Pura Penataran Luhur Batukau.

Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran pemerintah kemudian meninjau vaksinasi rabies dan sterilisasi massal Hewan Penular Rabies (HPR), terutama anjing, di Banjar Wangaya Kaja, Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel.

Langkah tersebut menjadi salah satu aksi nyata yang mendapat perhatian dalam peringatan Tumpek Uye tahun ini. Selain vaksinasi dan sterilisasi, pemerintah juga melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies serta pentingnya vaksinasi bagi HPR.

Kegiatan serupa digelar serentak di sejumlah titik di seluruh Bali. Peringatan Tumpek Uye juga dimanfaatkan untuk memperkuat upaya perlindungan satwa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan hewan.

“Tumpek Uye menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa satwa merupakan bagian penting dari kehidupan dan keseimbangan alam,” ucap Koster.

Di Gianyar, aksi konservasi dilakukan melalui pelepasan tukik di Pantai Masceti. Sementara di Kabupaten Buleleng, ratusan tukik dilepasliarkan dari Oemah Penyu, Desa Uma Anyar, Kecamatan Seririt, menuju habitatnya.

Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Tumpek Uye tidak berhenti pada ritual penghormatan terhadap satwa. Momentum ini juga diterjemahkan dalam tindakan langsung, mulai dari menjaga kesehatan hewan, mencegah penyebaran rabies, hingga menjaga keberlangsungan fauna laut.

Dalam tradisi Hindu Bali, Tumpek Uye atau Tumpek Kandang merupakan momentum penghormatan terhadap binatang yang dinilai memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Nilai tersebut berkaitan dengan konsep Tri Hita Karana, khususnya hubungan manusia dengan alam atau palemahan.

Pelaksanaan serentak di Bali diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk memperlakukan satwa dan lingkungan sebagai bagian dari ekosistem yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Pesan utama Tumpek Uye bukan sekadar perayaan, melainkan bagaimana penghormatan terhadap satwa diterjemahkan menjadi tindakan nyata di tengah kehidupan masyarakat. (*)

Tags: BaliBali TopikBulelengGianyarkonservasi Balirabies Balisatwa Balisterilisasi anjingTabanantukikTumpek KandangTumpek UyeTumpek Uye 2026vaksinasi rabiesWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Tumpek Uye dan Aksi Serentak Lindungi Satwa
  • Menggugat Perilaku ‘Mengadatkan’ Sistem Keuangan Kolonial di Bali
  • MS Dideportasi Usai Jalani Hukuman 18 Tahun Penjara
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?