• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gede Harja Astawa

Pinjaman Bali Berulang Enam Kali, Gerindra-PSI Minta Penjelasan

22 detik ago
Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif

20 menit ago
I Nyoman Budiutama

PDI Perjuangan Bali Ingatkan PAD Jangan Jadi Beban Rakyat

44 menit ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima pandangan fraksi-fraksi DPRD Bali. -IST

Fraksi DPRD Bali Soroti APBD 2026, Koster Sebut Tajam dan Kritis

2 jam ago
ILUSTRASI. -BALITOPIK.COM

Soal Upah 2027, Buruh Minta Semua Dewan Vocal Bicara

3 jam ago
Ketua Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali, Ida Idewa Made Rai Budi Darsana saat memimpin aksi buruh beberapa waktu lalu. IST

Buruh Bali Harap Koster Berani Naikkan UMP Bali 2027 Rp5,2 Juta

5 jam ago
Solidaritas Jurnalis Bali saat menggelar doa bersama di Monumen Bajra Shandi. -PFI Denpasar

Jurnalis Bali Gelar Doa untuk 8 Rekan yang Hilang di Laut menuju Krakatau

22 jam ago
Penyidik Polresta Denpasar mengamankan para pelaku pengeroyokan di mes proyek pembangunan PT Tunas Jaya, Banjar Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. -IST

Pengeroyokan di Mes Proyek Benoa, 6 Orang Jadi Tersangka

23 jam ago
TIM SAR saat lakukan evakuasi jenazah korban. -IST

Terpeleset Saat Mancing, Pemuda Jember Tewas di Sungai Imam Bonjol

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pinjaman Bali Berulang Enam Kali, Gerindra-PSI Minta Penjelasan

Reporter balitopik.com
14 September 2026 - 11:20 am
Gede Harja Astawa

Gede Harja Astawa

DENPASAR, BALITOPIK.COM – Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali mempertanyakan rencana pinjaman daerah sebesar Rp873,19 miliar dalam Raperda Perubahan APBD Semesta Berencana Bali 2026. Fraksi menilai pemerintah perlu menjelaskan urgensi pinjaman tersebut, terutama karena pola serupa disebut telah muncul enam kali sejak Perubahan APBD 2021 hingga 2026.

Hal itu disampaikan Gede Harja Astawa saat membacakan Pandangan Umum Fraksi Gerindra-PSI dalam Sidang Paripurna DPRD Bali, Senin (14/9/2026).

Dalam dokumen perubahan anggaran, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp6,66 triliun dan belanja Rp7,50 triliun. Postur tersebut menghasilkan defisit Rp842,59 miliar, meningkat 23,92 persen dari anggaran induk sebesar Rp679,93 miliar.

Selain defisit, terdapat pengeluaran pembiayaan Rp743,46 miliar. Kebutuhan pembiayaan itu direncanakan ditutup melalui SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp712,87 miliar dan pinjaman daerah Rp873,19 miliar.

Harja mempertanyakan alasan pinjaman tetap dicantumkan dalam struktur anggaran ketika program dan kegiatan disebut tetap dapat berjalan meski pinjaman tidak terealisasi.

“Kalau memang sangat dibutuhkan, mengapa ketika tidak terealisasi program tetap berjalan? Kalau tidak terlalu dibutuhkan, mengapa setiap tahun kembali dimasukkan dalam struktur anggaran?” kata Harja saat membacakan pandangan fraksi.

Menurut dia, pengulangan pola penganggaran pinjaman tersebut tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa tanpa evaluasi. Pemerintah Provinsi Bali diminta memberikan penjelasan berbasis data mengenai program yang bergantung pada pinjaman, beban bunga, kewajiban lainnya, serta kemampuan pembayaran daerah.

Fraksi juga meminta kejelasan mengenai kemungkinan catatan dari Kementerian Dalam Negeri, BPK RI, maupun Inspektorat Provinsi Bali terhadap pola penganggaran tersebut.

“Enam kali bukan lagi sebuah kejadian yang bisa dianggap kebetulan. Ini sudah menjadi pola yang harus dijelaskan secara serius,” tegas Harja.

Selain pinjaman, Gerindra-PSI menyoroti target Pungutan Wisatawan Asing (PWA) 2026 sebesar Rp500 miliar. Angka itu dibandingkan dengan realisasi PWA 2025 yang tercatat Rp369,02 miliar atau 73,80 persen dari target.

Fraksi ini meminta pemerintah membuka penggunaan dana PWA secara terperinci, termasuk program, lokasi, nilai anggaran, pelaksana, dan hasilnya bagi masyarakat.

“Gerindra-PSI juga menuntut transparansi penyertaan modal pada PT Pusat Kebudayaan Bali (Perseroda), pengelolaan aset daerah, serta penegakan tata ruang agar tidak tebang pilih,” katanya.

Harja menegaskan, fungsi DPRD tidak berhenti pada pembahasan anggaran. Fraksi akan mengawasi kesesuaian antara anggaran, pelaksanaan program, dan manfaat yang diterima masyarakat Bali. (*)

Tags: Gerindra-PSI DPRD Bali APBD Bali 2026 Pinjaman Daerah Keuangan Daerah Pungutan Wisatawan Asing Tata Ruang Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Pinjaman Bali Berulang Enam Kali, Gerindra-PSI Minta Penjelasan
  • APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif
  • PDI Perjuangan Bali Ingatkan PAD Jangan Jadi Beban Rakyat
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?