• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif

1 bulan ago
Pengurus PMKRI Cabang Denpasar. -BALITOPIK.COM

Masuk Hari Keempat Warga Ngantri Bensin Sampai Pingsan, PMKRI Denpasar Minta Pertamina Segera Lakukan 4 Hal

13 jam ago
Piagam penghargaan untuk BPD Bali kategori kinerja pembayaran pensiunan. -IST

Bank BPD Bali Raih Penghargaan Terbaik II Kinerja Pembayaran Pensiun dari TASPEN

15 jam ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

Bali WFH 3 Hari Akibat BBM Langka, Sekolah dan Kampus Belajar Daring

16 jam ago
Direktur YLPK Bali I Putu Armaya

Antrean BBM di Bali Berlarut, YLPK Usulkan Sistem Ganjil-Genap Jika Kondisi Darurat Berlanjut

1 hari ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

KMHDI Buleleng Desak Pemerintah Bertindak Tegas Atasi Gangguan Pasokan BBM di Bali

1 hari ago
Dr. Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana

Kisah Jangkar dan Antrean SPBU yang Mengular

2 hari ago
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. -BALITOPIK.COM

Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan 439 Rumah dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas

2 hari ago
Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif

Reporter balitopik.com
14 September 2026 - 11:01 am
Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Besarnya anggaran tidak otomatis menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah. Fraksi Partai Golkar DPRD Bali justru meminta agar kenaikan belanja dalam Perubahan APBD 2026 dipastikan menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dalam perubahan anggaran tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp6,66 triliun, sedangkan belanja mencapai Rp7,50 triliun. Kondisi itu membuat defisit melebar menjadi sekitar Rp842,59 miliar.

Fraksi Golkar mempertanyakan alasan kenaikan belanja yang lebih besar dibandingkan peningkatan pendapatan. Menurut fraksi ini, pemerintah perlu menjelaskan apakah tambahan belanja tersebut benar-benar diarahkan untuk program prioritas dan kegiatan yang produktif.

Pandangan tersebut disampaikan Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih saat membacakan pandangan umum Fraksi Golkar dalam rapat paripurna DPRD Bali, Senin (14/9/2026).

Perhatian Golkar juga tertuju pada SiLPA 2025 sebesar sekitar Rp712,87 miliar. Fraksi menilai angka tersebut tidak bisa semata-mata dipandang sebagai efisiensi. Jika muncul karena program tidak terlaksana, keterlambatan pengadaan atau lemahnya pelaksanaan kegiatan, SiLPA justru menunjukkan persoalan dalam perencanaan dan eksekusi anggaran.

Hal serupa disoroti terhadap kenaikan hibah sekitar Rp152 miliar. Golkar meminta penerima hibah diverifikasi secara ketat, disertai transparansi, indikator manfaat serta pengawasan setelah anggaran disalurkan.

“Fraksi Partai GOLKAR berpandangan bahwa hibah harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar instrumen distribusi anggaran,” kata Ajus.

Di sisi lain, kenaikan belanja modal juga diminta benar-benar diarahkan pada sektor yang mampu menggerakkan ekonomi Bali. Pertanian, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, UMKM, konektivitas dan digitalisasi dinilai perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.

Golkar juga menyinggung persoalan investasi, termasuk pembangunan lift kaca Pantai Kelingking. Menurut fraksi, investasi harus ditopang kepastian hukum dan administrasi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Persoalan pemerataan ekonomi turut menjadi perhatian. Golkar mengingatkan agar pertumbuhan Bali tidak hanya terkonsentrasi di wilayah selatan, sementara Bali Utara, Timur dan Barat tertinggal.

“Pertumbuhan ekonomi Bali yang di atas rata-rata nasional akan menjadi semu, ketika pertumbuhan yang tinggi hanya terjadi di wilayah Bali Selatan dikarenakan pendapatan kabupaten di wilayah Bali Selatan yang lebih banyak menikmati Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang tidak banyak berimbas ke wilayah Bali lainnya,” ujar Ajus.

Karena itu, Fraksi Golkar mendorong APBD tidak berhenti pada persoalan besaran anggaran dan tingkat serapan. Ukuran akhirnya, menurut fraksi tersebut, adalah sejauh mana belanja pemerintah mampu memperkuat ekonomi, membuka kesempatan kerja dan memperkecil kesenjangan antarwilayah di Bali. (*)

Tags: Agung Bagus Pratiksa LinggihAPBD Bali 2026Belanja DaerahDPRD Baliekonomi BaliGolkar BaliPerubahan APBD BaliSiLPA BaliUMP Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Masuk Hari Keempat Warga Ngantri Bensin Sampai Pingsan, PMKRI Denpasar Minta Pertamina Segera Lakukan 4 Hal
  • Bank BPD Bali Raih Penghargaan Terbaik II Kinerja Pembayaran Pensiun dari TASPEN
  • Bali WFH 3 Hari Akibat BBM Langka, Sekolah dan Kampus Belajar Daring
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist