• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif

2 bulan ago
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat menyerahkan pandangan fraksi kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. -IST

Setujui Empat Raperda, DPRD Badung Soroti Air Bersih hingga Kemacetan

10 jam ago
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti. -BALITOPIK.COM

Krisis Air Bersih, DPRD Badung Ingin Air Laut Diolah Jadi Air Bersih

13 jam ago
Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung Tahun 2026

Setelah Dua Tahun Vakum, Badung Kembali Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari

14 jam ago
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). -IST

SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan

2 hari ago
ILUSTRASI

Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat

2 hari ago
Anggota Komisi III dan Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -IST

Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi

2 hari ago
ILUSTRASI

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Irjen Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung lokasi proyek. -IST

Sidak Proyek di Badung Selatan, Adi Arnawa Target Pelebaran Simpang Rampung Desember

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif

Reporter balitopik.com
14 September 2026 - 11:01 am
Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Besarnya anggaran tidak otomatis menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah. Fraksi Partai Golkar DPRD Bali justru meminta agar kenaikan belanja dalam Perubahan APBD 2026 dipastikan menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dalam perubahan anggaran tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp6,66 triliun, sedangkan belanja mencapai Rp7,50 triliun. Kondisi itu membuat defisit melebar menjadi sekitar Rp842,59 miliar.

Fraksi Golkar mempertanyakan alasan kenaikan belanja yang lebih besar dibandingkan peningkatan pendapatan. Menurut fraksi ini, pemerintah perlu menjelaskan apakah tambahan belanja tersebut benar-benar diarahkan untuk program prioritas dan kegiatan yang produktif.

Pandangan tersebut disampaikan Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih saat membacakan pandangan umum Fraksi Golkar dalam rapat paripurna DPRD Bali, Senin (14/9/2026).

Perhatian Golkar juga tertuju pada SiLPA 2025 sebesar sekitar Rp712,87 miliar. Fraksi menilai angka tersebut tidak bisa semata-mata dipandang sebagai efisiensi. Jika muncul karena program tidak terlaksana, keterlambatan pengadaan atau lemahnya pelaksanaan kegiatan, SiLPA justru menunjukkan persoalan dalam perencanaan dan eksekusi anggaran.

Hal serupa disoroti terhadap kenaikan hibah sekitar Rp152 miliar. Golkar meminta penerima hibah diverifikasi secara ketat, disertai transparansi, indikator manfaat serta pengawasan setelah anggaran disalurkan.

“Fraksi Partai GOLKAR berpandangan bahwa hibah harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar instrumen distribusi anggaran,” kata Ajus.

Di sisi lain, kenaikan belanja modal juga diminta benar-benar diarahkan pada sektor yang mampu menggerakkan ekonomi Bali. Pertanian, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, UMKM, konektivitas dan digitalisasi dinilai perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.

Golkar juga menyinggung persoalan investasi, termasuk pembangunan lift kaca Pantai Kelingking. Menurut fraksi, investasi harus ditopang kepastian hukum dan administrasi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Persoalan pemerataan ekonomi turut menjadi perhatian. Golkar mengingatkan agar pertumbuhan Bali tidak hanya terkonsentrasi di wilayah selatan, sementara Bali Utara, Timur dan Barat tertinggal.

“Pertumbuhan ekonomi Bali yang di atas rata-rata nasional akan menjadi semu, ketika pertumbuhan yang tinggi hanya terjadi di wilayah Bali Selatan dikarenakan pendapatan kabupaten di wilayah Bali Selatan yang lebih banyak menikmati Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang tidak banyak berimbas ke wilayah Bali lainnya,” ujar Ajus.

Karena itu, Fraksi Golkar mendorong APBD tidak berhenti pada persoalan besaran anggaran dan tingkat serapan. Ukuran akhirnya, menurut fraksi tersebut, adalah sejauh mana belanja pemerintah mampu memperkuat ekonomi, membuka kesempatan kerja dan memperkecil kesenjangan antarwilayah di Bali. (*)

Tags: Agung Bagus Pratiksa LinggihAPBD Bali 2026Belanja DaerahDPRD Baliekonomi BaliGolkar BaliPerubahan APBD BaliSiLPA BaliUMP Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Setujui Empat Raperda, DPRD Badung Soroti Air Bersih hingga Kemacetan
  • Krisis Air Bersih, DPRD Badung Ingin Air Laut Diolah Jadi Air Bersih
  • Setelah Dua Tahun Vakum, Badung Kembali Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist