• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif

21 menit ago
Gede Harja Astawa

Pinjaman Bali Berulang Enam Kali, Gerindra-PSI Minta Penjelasan

1 menit ago
I Nyoman Budiutama

PDI Perjuangan Bali Ingatkan PAD Jangan Jadi Beban Rakyat

45 menit ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima pandangan fraksi-fraksi DPRD Bali. -IST

Fraksi DPRD Bali Soroti APBD 2026, Koster Sebut Tajam dan Kritis

2 jam ago
ILUSTRASI. -BALITOPIK.COM

Soal Upah 2027, Buruh Minta Semua Dewan Vocal Bicara

3 jam ago
Ketua Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali, Ida Idewa Made Rai Budi Darsana saat memimpin aksi buruh beberapa waktu lalu. IST

Buruh Bali Harap Koster Berani Naikkan UMP Bali 2027 Rp5,2 Juta

5 jam ago
Solidaritas Jurnalis Bali saat menggelar doa bersama di Monumen Bajra Shandi. -PFI Denpasar

Jurnalis Bali Gelar Doa untuk 8 Rekan yang Hilang di Laut menuju Krakatau

22 jam ago
Penyidik Polresta Denpasar mengamankan para pelaku pengeroyokan di mes proyek pembangunan PT Tunas Jaya, Banjar Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. -IST

Pengeroyokan di Mes Proyek Benoa, 6 Orang Jadi Tersangka

23 jam ago
TIM SAR saat lakukan evakuasi jenazah korban. -IST

Terpeleset Saat Mancing, Pemuda Jember Tewas di Sungai Imam Bonjol

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif

Reporter balitopik.com
14 September 2026 - 11:01 am
Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Besarnya anggaran tidak otomatis menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah. Fraksi Partai Golkar DPRD Bali justru meminta agar kenaikan belanja dalam Perubahan APBD 2026 dipastikan menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dalam perubahan anggaran tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp6,66 triliun, sedangkan belanja mencapai Rp7,50 triliun. Kondisi itu membuat defisit melebar menjadi sekitar Rp842,59 miliar.

Fraksi Golkar mempertanyakan alasan kenaikan belanja yang lebih besar dibandingkan peningkatan pendapatan. Menurut fraksi ini, pemerintah perlu menjelaskan apakah tambahan belanja tersebut benar-benar diarahkan untuk program prioritas dan kegiatan yang produktif.

Pandangan tersebut disampaikan Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih saat membacakan pandangan umum Fraksi Golkar dalam rapat paripurna DPRD Bali, Senin (14/9/2026).

Perhatian Golkar juga tertuju pada SiLPA 2025 sebesar sekitar Rp712,87 miliar. Fraksi menilai angka tersebut tidak bisa semata-mata dipandang sebagai efisiensi. Jika muncul karena program tidak terlaksana, keterlambatan pengadaan atau lemahnya pelaksanaan kegiatan, SiLPA justru menunjukkan persoalan dalam perencanaan dan eksekusi anggaran.

Hal serupa disoroti terhadap kenaikan hibah sekitar Rp152 miliar. Golkar meminta penerima hibah diverifikasi secara ketat, disertai transparansi, indikator manfaat serta pengawasan setelah anggaran disalurkan.

“Fraksi Partai GOLKAR berpandangan bahwa hibah harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar instrumen distribusi anggaran,” kata Ajus.

Di sisi lain, kenaikan belanja modal juga diminta benar-benar diarahkan pada sektor yang mampu menggerakkan ekonomi Bali. Pertanian, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, UMKM, konektivitas dan digitalisasi dinilai perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.

Golkar juga menyinggung persoalan investasi, termasuk pembangunan lift kaca Pantai Kelingking. Menurut fraksi, investasi harus ditopang kepastian hukum dan administrasi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Persoalan pemerataan ekonomi turut menjadi perhatian. Golkar mengingatkan agar pertumbuhan Bali tidak hanya terkonsentrasi di wilayah selatan, sementara Bali Utara, Timur dan Barat tertinggal.

“Pertumbuhan ekonomi Bali yang di atas rata-rata nasional akan menjadi semu, ketika pertumbuhan yang tinggi hanya terjadi di wilayah Bali Selatan dikarenakan pendapatan kabupaten di wilayah Bali Selatan yang lebih banyak menikmati Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang tidak banyak berimbas ke wilayah Bali lainnya,” ujar Ajus.

Karena itu, Fraksi Golkar mendorong APBD tidak berhenti pada persoalan besaran anggaran dan tingkat serapan. Ukuran akhirnya, menurut fraksi tersebut, adalah sejauh mana belanja pemerintah mampu memperkuat ekonomi, membuka kesempatan kerja dan memperkecil kesenjangan antarwilayah di Bali. (*)

Tags: Agung Bagus Pratiksa LinggihAPBD Bali 2026Belanja DaerahDPRD Baliekonomi BaliGolkar BaliPerubahan APBD BaliSiLPA BaliUMP Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Pinjaman Bali Berulang Enam Kali, Gerindra-PSI Minta Penjelasan
  • APBD Bali Naik, Golkar Minta Belanja Lebih Produktif
  • PDI Perjuangan Bali Ingatkan PAD Jangan Jadi Beban Rakyat
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?