• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton. -Dok/PENA NTT Bali

PENA NTT Bali Ajukan Hak Jawab Atas Pemberitaan Ulang Kasus Bualu

1 tahun ago
Ni Wayan Sari Galung kembali dipercaya memimpin Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bali untuk periode 2026-2031. - BALITOPIK.COM

Sari Galung Kembali Pimpin KPPI Bali, Fokus Penguatan Perempuan Melek Politik 

3 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat memberikan bantuan kepada para penerima. -IST

Giri Prasta Serahkan Bantuan Rp98 Juta untuk Tiga Korban Kebakaran di Jembrana

3 jam ago
Ketua DPD KPPI Bali, Ni Wayan Sari Galung. -IST

KPPI Bali Akan Gelar Musda IV, Sari Galung: Momentum Evaluasi Kepengurusan

18 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta didampingi Bupati Jembrana saat mengunjungi rumah I Gede Yogi Agus Cahaya. -IST

Rumah Atap Bocor Lantai Tanah, Warga Desa Banyubiru Dapat Bantuan Rp75 Juta

1 hari ago
Petrus Naru Calon Kepala Desa Mukuvoka, Kabupaten Ngada, nomor urut 3. -IST

Misi Besar Petrus Naru Bangun Mukuvoka

1 hari ago
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat menyerahkan pandangan fraksi kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. -IST

Setujui Empat Raperda, DPRD Badung Soroti Air Bersih hingga Kemacetan

2 hari ago
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti. -BALITOPIK.COM

Krisis Air Bersih, DPRD Badung Ingin Air Laut Diolah Jadi Air Bersih

2 hari ago
Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung Tahun 2026

Setelah Dua Tahun Vakum, Badung Kembali Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PENA NTT Bali Ajukan Hak Jawab Atas Pemberitaan Ulang Kasus Bualu

Reporter balitopik.com
11 Juni 2025 - 11:47 am
Ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton. -Dok/PENA NTT Bali

Ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton. -Dok/PENA NTT Bali

Balitopik.com – Beberapa media Pers (cetak dan online) serta Media Sosial melakukan repost (posting ulang) kejadian perkelaian antar warga, di Bualu-Nusa Dua. Peristiwa perkelahian tersebut terjadi pada September 2024, namun dipublikasi kembali pada 7 Juni 2025 tanpa penjelasan bahwa perkelahian tersebut terjadi pada tahun 2024, sehingga seolah merupakan peristiwa baru dan aktual.

Menyikapi hal tersebut, Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT, Bali bereaksi keras. Melalui ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton, PENA NTT Bali sebagai salah satu organisasi diaspora NTT di Bali, langsung layangkan Hak Jawab. Hal itu dilakukan, untuk mencegah terjadinya penyimpangan opini yang berdampak lebih luas.

“Kejadian perkelahian di Bualu tersebut kebetulan melibatkan tiga orang warga Bali etnis NTT, tepatnya warga Sumba. Sebagai sebuah fakta, memang tidak ada yang salah,” ujar lelaki yang akrab disapa Polo, dalam rapat PENA NTT Bali, di Pusat Kuliner Pjok Sudirman Denpasar, Rabu (11/6/2025).

“Tetapi melakukan penayangan ulang tanpa penjelasan bahwa kasus tersebut adalah kasus lama, yakni bulan September tahun 2024, adalah sebuah tindakan manipulasi informasi atau pemberitaan media, yang menimbulkan penyimpangan opini,” tambah Ketua PENA NTT Bali ini.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai salah satu organisasi diaspora NTT di Bali, PENA NTT merasa perlu melakukan klarifikasi atas penayangan kembali kejadian tersebut tanpa penjelasan waktu kejadian yang sesungguhnya.

Sebab tindakan mengabaikan akurasi informasi dalam mempublikasi sebuah informasi bisa berpotensi menimbulkan opini buruk terhadap pihak-pihak terkait dalam pemberitaan tersebut. Tindakan seperti ini juga dapat dianggap sebagai manipulasi iformasi untuk kepentingan clickbait, yang bertujuan meningkatkan jumlah klik dan lalu lintas ke situs web media-media yang bersangkutan.

“Ini tidak fair, tidak cerdas dan tidak mendidik,” tegas Polo dengan ekspresi serius. Dikatakan, PENA NTT Bali, melakukan dua langkah. Untuk media Pers, yaitu media cetak dan online dilayangkan Hak Jawab, sebagaimana diatur dalam UU Pers no. 40 tahun 1999. Sedangkan untuk Media Sosial, PENA NTT layangkan somasi.

Sebelumnya beberapa media cetak dan media online yang terbit di Bali, memuat berita dengan judul “MENCEKAM! Keributan Pecah di Bualu Nusa Dua, Oknum Pendatang Ngamuk, Warga Tepak Kulkul Bulus.

Peristiwa yang dijadikan informasi primer dalam berita tersebut diambil dari sebuah video yang diunggah oleh sebuah akun media sosial. Namun sesungguhnya video tersebut adalah peristiwa yang terjadi pada September 2024 yang telah ditangani oleh pihak kepolisian.

Tags: Kasus BualuPENA NTT Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Sari Galung Kembali Pimpin KPPI Bali, Fokus Penguatan Perempuan Melek Politik 
  • Giri Prasta Serahkan Bantuan Rp98 Juta untuk Tiga Korban Kebakaran di Jembrana
  • KPPI Bali Akan Gelar Musda IV, Sari Galung: Momentum Evaluasi Kepengurusan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist