• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton. -Dok/PENA NTT Bali

PENA NTT Bali Ajukan Hak Jawab Atas Pemberitaan Ulang Kasus Bualu

11 bulan ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa diwawancara awak media usai Rapat Paripurna Masa Persidangan III di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Badung, Kamis (23/4/2026). -BALITOPIK.COM

Bupati Adi Arnawa Apresiasi DPRD, Rekomendasi LKPJ Jadi Kunci APBD Sehat

19 jam ago
Suasan Rapat Paripurna ke-35, Jumat (24/4/2026). -BALITOPIK.COM

DPRD Bali Soroti Stunting hingga Sampah, Rekomendasi LKPJ 2025 Diserahkan ke Wagub Giri Prasta

20 jam ago
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali bersama jajaran saat menerima bunga putih dari warga. -BALITOPIK.COM

Mawar Putih Simbol Kerja Tulus Pansus TRAP DPRD Bali

20 jam ago
Autogate Imigrasi Bali Gagalkan Buronan Pembunuhan asal AS Masuk ke Indonesia

Autogate Imigrasi Bali Gagalkan Buronan Pembunuhan asal AS Masuk ke Indonesia

21 jam ago
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Suparta dan jajaran saat menerima bunga putih dari warga. -BALITOPIK.COM

Pansus TRAP Banjir Mawar Putih dari Warga Serangan, Dukung Ketegasan Tindak BTID

22 jam ago
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha. -BALITOPIK.COM

Pansus TRAP Marah Besar Temukan BTID Lakukan Pembabatan Mangrove, Lahan langsung Disegel

2 hari ago
ILUSTRASI

Komplotan Curanmor asal Sumba Dibekuk Polresta Denpasar, 16 TKP, 12 Motor Disita

2 hari ago
Wayan Koster dialog dengan mahasiswa Unud bahas sampah Bali

Dialog dengan Mahasiswa soal Sampah, Koster: “Saya Ingin Ini Cepat Selesai”

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PENA NTT Bali Ajukan Hak Jawab Atas Pemberitaan Ulang Kasus Bualu

Reporter balitopik.com
11 Juni 2025 - 11:47 am
Ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton. -Dok/PENA NTT Bali

Ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton. -Dok/PENA NTT Bali

Balitopik.com – Beberapa media Pers (cetak dan online) serta Media Sosial melakukan repost (posting ulang) kejadian perkelaian antar warga, di Bualu-Nusa Dua. Peristiwa perkelahian tersebut terjadi pada September 2024, namun dipublikasi kembali pada 7 Juni 2025 tanpa penjelasan bahwa perkelahian tersebut terjadi pada tahun 2024, sehingga seolah merupakan peristiwa baru dan aktual.

Menyikapi hal tersebut, Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT, Bali bereaksi keras. Melalui ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apolonaris Daton, PENA NTT Bali sebagai salah satu organisasi diaspora NTT di Bali, langsung layangkan Hak Jawab. Hal itu dilakukan, untuk mencegah terjadinya penyimpangan opini yang berdampak lebih luas.

“Kejadian perkelahian di Bualu tersebut kebetulan melibatkan tiga orang warga Bali etnis NTT, tepatnya warga Sumba. Sebagai sebuah fakta, memang tidak ada yang salah,” ujar lelaki yang akrab disapa Polo, dalam rapat PENA NTT Bali, di Pusat Kuliner Pjok Sudirman Denpasar, Rabu (11/6/2025).

“Tetapi melakukan penayangan ulang tanpa penjelasan bahwa kasus tersebut adalah kasus lama, yakni bulan September tahun 2024, adalah sebuah tindakan manipulasi informasi atau pemberitaan media, yang menimbulkan penyimpangan opini,” tambah Ketua PENA NTT Bali ini.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai salah satu organisasi diaspora NTT di Bali, PENA NTT merasa perlu melakukan klarifikasi atas penayangan kembali kejadian tersebut tanpa penjelasan waktu kejadian yang sesungguhnya.

Sebab tindakan mengabaikan akurasi informasi dalam mempublikasi sebuah informasi bisa berpotensi menimbulkan opini buruk terhadap pihak-pihak terkait dalam pemberitaan tersebut. Tindakan seperti ini juga dapat dianggap sebagai manipulasi iformasi untuk kepentingan clickbait, yang bertujuan meningkatkan jumlah klik dan lalu lintas ke situs web media-media yang bersangkutan.

“Ini tidak fair, tidak cerdas dan tidak mendidik,” tegas Polo dengan ekspresi serius. Dikatakan, PENA NTT Bali, melakukan dua langkah. Untuk media Pers, yaitu media cetak dan online dilayangkan Hak Jawab, sebagaimana diatur dalam UU Pers no. 40 tahun 1999. Sedangkan untuk Media Sosial, PENA NTT layangkan somasi.

Sebelumnya beberapa media cetak dan media online yang terbit di Bali, memuat berita dengan judul “MENCEKAM! Keributan Pecah di Bualu Nusa Dua, Oknum Pendatang Ngamuk, Warga Tepak Kulkul Bulus.

Peristiwa yang dijadikan informasi primer dalam berita tersebut diambil dari sebuah video yang diunggah oleh sebuah akun media sosial. Namun sesungguhnya video tersebut adalah peristiwa yang terjadi pada September 2024 yang telah ditangani oleh pihak kepolisian.

Tags: Kasus BualuPENA NTT Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Bupati Adi Arnawa Apresiasi DPRD, Rekomendasi LKPJ Jadi Kunci APBD Sehat
  • DPRD Bali Soroti Stunting hingga Sampah, Rekomendasi LKPJ 2025 Diserahkan ke Wagub Giri Prasta
  • Mawar Putih Simbol Kerja Tulus Pansus TRAP DPRD Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?