• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana.

KMHDI: Tarif Nol Persen Barang AS ke Indonesia Lemahkan Industri Dalam Negeri

9 bulan ago
Pejabat Bali menanam mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai

Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali

42 menit ago
Finalis Jegeg Bagus Badung 2026 saat malam grand final di Badung

Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026

60 menit ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri pelantikan KADIN Bali di Art Centre Denpasar

Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali

4 jam ago
Gubernurali Wayan Koster saat pidato satu tahun Koster-Giri. -IST/BALITOPIK.COM

Koster Akan Panggil BTID: Saya Tidak Akan Mundur, Mangrove Harus Kita Bela Bersama

11 jam ago
Koster tanam mangrove di Tanjung Benoa bersama Kejagung

Jadi Tameng Daratan Bali, Koster dan Kejagung Tanam Mangrove

1 hari ago
Foto udara Kura-Kura Bali. -IST/BALITOPIK.COM

Kejati Bali Akan Panggil PT BTID, Bidik Data Tukar Guling Mangrove di Jembrana dan Karangasem

1 hari ago
Kolase: Gubernur Bali Wayan Koster saat mennnam mangrove tadi pagi dan lahan BTID yang disegel karena dugaan pembabatan mangrove. -BALITOPIK.COM

KONTRAS! Koster dan Kejati Tanam Mangrove, BTID Justru Membabat

1 hari ago
Kolase: Wakil Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Muhamad Shalahuddin Jamil, S.H (kiri) dan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. -IST/BALITOPIK.COM

Soroti Saluran Air Desa Tarunajaya, Wasekjen ABPEDNAS Apresiasi Bupati Tasikmalaya

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KMHDI: Tarif Nol Persen Barang AS ke Indonesia Lemahkan Industri Dalam Negeri

Reporter balitopik.com
20 Juli 2025 - 7:17 am
Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana.

Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana

Balitopik.com, BALI – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) menyoroti lemahnya diplomasi pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) yang dinilai tidak adil dan berpotensi melemahkan industri dalam negeri.

Hal ini setelah hasil negosiasi dagang menyepakati tarif biaya masuk produk Indonesia ke AS menjadi 19 persen. Sementara tarif Indonesia ke produk AS justru sebesar 0 persen.

Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana mengatakan hasil tersebut mencerminkan lemahnya posisi tawar diplomasi ekonomi Indonesia dalam bernegosiasi dengan mitra dagang, khususnya AS.

“Meskipun angkanya turun dari sebelumnya ditetapkan Amerika Serikat sebesar 32 persen menjadi 19 persen. Namun angkanya masih cukup tinggi. Ini mencerminkan posisi tawar Indonesia masih lemah,” terangnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan hasil diplomasi ini akan berdampak langsung pada pelaku industri dalam negeri. Dengan tarif 19 persen, produk ekspor Indonesia ke AS berpotensi menjadi kurang kompetitif.

Di sisi lain, produk AS yang masuk ke Indonesia mulai dari pertanian, energi, hingga teknologi berisiko membanjiri pasar lokal lantaran tidak dikenai tarif masuk. Kondisi ini pada akhirnya akan mengancam kelangsungan industri dalam negeri.

“Selama ini pengenaan tarif terhadap barang impor merupakan mekanisme untuk melindungi industri dalam negeri. Jika tarif ini dibebaskan atau di 0 persen maka kita akan dibanjiri barang impor yang imbasnya akan mengancam industri dalam negeri,” terangnya.

Atas kondisi ini, KMHDI mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi kembali pendekatan diplomasi perdagangan Indonesia dengan AS. KMHDI mendorong diplomasi ekonomi seharusnya berpihak pada kepentingan nasional.

“Kami mendorong pemerintah mengevaluasi negosiasi dengan AS agar lebih adil dan sama-sama menguntung kedua negara,” terangnya.

Di samping itu, KMHDI juga meminta pemerintah segera memulai proyek diversifikasi pasar seperti ke Eropa dan Afrika untuk mengurangi ketergantungan dengan pasar AS. (*)

Tags: Agus PebrianaAmerika SerikatKMHDITarif 0 Persen
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali
  • Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026
  • Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?