• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana.

KMHDI: Tarif Nol Persen Barang AS ke Indonesia Lemahkan Industri Dalam Negeri

1 tahun ago
Tim Pembinaan Kepegawaian dan Penegakan Pelanggaran Disiplin ASN atau Tim Disiplin Pemkab Badung kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak). -IST

Empat ASN Badung Diduga Langgar Jam Kerja, TPP Terancam Dipotong

16 jam ago
Sekretaris DPRD Bali I Ketut Nayaka. -BALITOPIK.COM

Wantilan DPRD Bali Direnovasi, Informasi Anggaran Bisa Diakses Publik

22 jam ago
Rapat kerja antara Komisi IV DPRD Bali dan Disdikpora Bali terkait Anggaran dan Program Prioritas. -IST

Anggaran Pendidikan Bali Dipangkas, DPRD Khawatir Infrastruktur Terabaikan

23 jam ago
Rapat kerja komisi IV DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. -IST

Dewan Desak BPBD Bali Percepat Bantuan Korban Bencana

23 jam ago
Buku Etika Pariwisata Global. -IST

THK Awards Soroti Pembangunan Bali yang Makin Melabrak Adat

23 jam ago
Lima Jurnalis hilang kontak saat akan liputan ke Gunung Anak Krakatau dan saat ini masih dalam pencarian. -ILUSTRASI

Hendak Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Tengah Laut

2 hari ago
Siti Sapurah alias Ipung saat mendampingi KC dan Ibunya. -IST

Dokter Muda di Bali jadi Tersangka, Dituduh Gelapkan Asal Usul Anak Kandung Sendiri

2 hari ago
Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.Sc., Ph.D. -BALITOPIK.COM

Dewa Cipta Pimpin PNB 2026-2030, Fokus Perkuat Vokasi dan Riset Terapan

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KMHDI: Tarif Nol Persen Barang AS ke Indonesia Lemahkan Industri Dalam Negeri

Reporter balitopik.com
20 Juli 2025 - 7:17 am
Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana.

Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana

Balitopik.com, BALI – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) menyoroti lemahnya diplomasi pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) yang dinilai tidak adil dan berpotensi melemahkan industri dalam negeri.

Hal ini setelah hasil negosiasi dagang menyepakati tarif biaya masuk produk Indonesia ke AS menjadi 19 persen. Sementara tarif Indonesia ke produk AS justru sebesar 0 persen.

Ketua Departemen Kajian dan Isu PP KMHDI Agus Pebriana mengatakan hasil tersebut mencerminkan lemahnya posisi tawar diplomasi ekonomi Indonesia dalam bernegosiasi dengan mitra dagang, khususnya AS.

“Meskipun angkanya turun dari sebelumnya ditetapkan Amerika Serikat sebesar 32 persen menjadi 19 persen. Namun angkanya masih cukup tinggi. Ini mencerminkan posisi tawar Indonesia masih lemah,” terangnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan hasil diplomasi ini akan berdampak langsung pada pelaku industri dalam negeri. Dengan tarif 19 persen, produk ekspor Indonesia ke AS berpotensi menjadi kurang kompetitif.

Di sisi lain, produk AS yang masuk ke Indonesia mulai dari pertanian, energi, hingga teknologi berisiko membanjiri pasar lokal lantaran tidak dikenai tarif masuk. Kondisi ini pada akhirnya akan mengancam kelangsungan industri dalam negeri.

“Selama ini pengenaan tarif terhadap barang impor merupakan mekanisme untuk melindungi industri dalam negeri. Jika tarif ini dibebaskan atau di 0 persen maka kita akan dibanjiri barang impor yang imbasnya akan mengancam industri dalam negeri,” terangnya.

Atas kondisi ini, KMHDI mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi kembali pendekatan diplomasi perdagangan Indonesia dengan AS. KMHDI mendorong diplomasi ekonomi seharusnya berpihak pada kepentingan nasional.

“Kami mendorong pemerintah mengevaluasi negosiasi dengan AS agar lebih adil dan sama-sama menguntung kedua negara,” terangnya.

Di samping itu, KMHDI juga meminta pemerintah segera memulai proyek diversifikasi pasar seperti ke Eropa dan Afrika untuk mengurangi ketergantungan dengan pasar AS. (*)

Tags: Agus PebrianaAmerika SerikatKMHDITarif 0 Persen
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Empat ASN Badung Diduga Langgar Jam Kerja, TPP Terancam Dipotong
  • Wantilan DPRD Bali Direnovasi, Informasi Anggaran Bisa Diakses Publik
  • Anggaran Pendidikan Bali Dipangkas, DPRD Khawatir Infrastruktur Terabaikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?