• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

Demensia: Memahami Kepikunan yang Tak Normal pada Lansia

9 bulan ago
Bali Perkuat Sistem Kebencanaan, Penyandang Disabilitas Kini Terlibat dalam Pengambilan Keputusan. -IST

Bali Perkuat Sistem Kebencanaan, Penyandang Disabilitas Kini Terlibat dalam Pengambilan Keputusan

9 jam ago
Kepolisian Polda Bali dan Imigrasi Bali saat menggelar konferensi pers. -BALITOPIK.COM

Imigrasi dan Polisi Tangkap 13 WNA Diduga Jaringan Prostitusi Internasional

10 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (depan). -BALITOPIK.COM

Sengketa BTS Badung Masuk Kasasi, Adi Arnawa Bicara Nasib Kerja Sama hingga 2047

15 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

Koster: Digitalisasi Layanan Publik Persempit Celah Pungli

1 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kiri) didampingi Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba. -BALITOPIK.COM

Upah Rp5 Juta Diusulkan, Adi Arnawa: Jangan Grasak-Grusuk

2 hari ago
Kepala Biro Kajian DPC GMNI Denpasar, I Gede Janitra Rad Winatha. -IST

Potensi PHK dan Migrasi saat Upah Naik Adalah ‘Akal-Akalan’ Pengusaha?

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sharing Session bertajuk "Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan" di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/09/2026). -IST

Atasi Parkir dan Macet, Badung Siapkan Kantong Parkir di Kuta

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka rakor pembangunan desa. -IST

Badung Dorong Desa Jadi Pelaku Utama Ekonomi Pariwisata

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Demensia: Memahami Kepikunan yang Tak Normal pada Lansia

Reporter balitopik.com
8 Desember 2025 - 10:43 am
Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

Ilustrasi lansia pikun. -Balitopik.com

dr. Putu Eka Raditya Putri Mahardana

Demensia atau yang biasanya akrab dengan istilah kepikunan sudah seringkali sangat umum di masyarakat jaman sekarang. Keluhan mudah lupa hingga mampu menurunkan kemampuan intelektual seseorang ini seringkali dialami oleh para lansia.

Namun tahukah anda bahwa kepikunan merupakan suatu hal yang tidak normal terjadi pada orang tua?

Menurut sebuah jurnal saintis, Demensia merupakan sindrom terjadinya penurunan memori, berpikir, perilaku, dan kemampuan melakukan kegiatan sehari-hari pada seseorang.

Penderita demensia seringkali menunjukkan beberapa gangguan dan perubahan pada tingkah laku harian (behavioral symptom), penurunan memori, orientasi, kesulitan dalam berkomunikasi dan mengambil keputusan sehingga mengakibatkan kegiatan sehari-harinya terganggu.

Walaupun kepikunan dapat terjadi secara alamiah pada usia lanjut atau 70-an dikarenakan beberapa sel otak yang berangsur – angsur mulai mati, juga karena berkurangnya daya elastis pembuluh darah.

Sel otak ini tidak mampu untuk beregenerasi kembali sehingga para lansia mengalami penurunan kemampuan intelektual. Namun banyak hal yang mendorong semakin cepatnya kerusakan sel-sel otak pada manusia.

Kerusakan sel-sel otak disebabkan oleh kombinasi faktor: penyakit, cedera, kekurangan oksigen, racun, infeksi, gangguan metabolik, gaya hidup, hingga genetik.

Walaupun tidak semua jenis demensia dapat dicegah, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa risiko dapat ditekan melalui gaya hidup sehat.

Aktivitas fisik rutin, konsumsi makanan bergizi, stimulasi mental, tidur yang cukup, kontrol penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol terbukti berpengaruh positif terhadap kesehatan otak.

Merawat lansia dengan demensia memang tidak mudah,hingga kini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan demensia sepenuhnya.

Namun, ada cara untuk memperlambat progresinya dan meningkatkan kualitas hidup, seperti melakukan pengobatan untuk mengelola gejala yang muncul, mengajak membaca, bermain puzzle atau teka-teki silang, jalan kaki di pagi hari, mendengarkan musik favorit, dan perlu adanya lingkungan dan keluarga yang pengertian dan memahami keterbatasan kemampuan yang dialami penderita demensia. (*)

 

Tags: Dimensiadr Putu Eka Raditya Putri MahardanaLansiaPikunPutu Eka Raditya Putri Mahardana
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Bali Perkuat Sistem Kebencanaan, Penyandang Disabilitas Kini Terlibat dalam Pengambilan Keputusan
  • Imigrasi dan Polisi Tangkap 13 WNA Diduga Jaringan Prostitusi Internasional
  • Sengketa BTS Badung Masuk Kasasi, Adi Arnawa Bicara Nasib Kerja Sama hingga 2047
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?