• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

Koster: Digitalisasi Layanan Publik Persempit Celah Pungli

2 bulan ago
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). -IST

SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan

18 jam ago
ILUSTRASI

Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat

20 jam ago
Anggota Komisi III dan Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -IST

Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi

21 jam ago
ILUSTRASI

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Irjen Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

1 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung lokasi proyek. -IST

Sidak Proyek di Badung Selatan, Adi Arnawa Target Pelebaran Simpang Rampung Desember

2 hari ago
Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana. -BALITOPIK.COM

Badung Kurang 340 Guru, Komisi IV Dorong Optimalkan Mahasiswa Magang

2 hari ago
Sebanyak 17 pemangku memanjatkan doa untuk keselamatan dan kesejahteraan Indonesia di Rumah Kebangsaan dan Kebinekaan (Rumah KaKek), Pasraman Satyam Eva Jayate, Sabtu (31/10/2026).

17 Pemangku Panjatkan Doa untuk Keselamatan Indonesia

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat meninjau longsor di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung. -BALITOPIK.COM

Giri Prasta Tinjau Longsor Pelaga, Pencarian Dua Korban Jadi Prioritas

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Koster: Digitalisasi Layanan Publik Persempit Celah Pungli

Reporter balitopik.com
17 September 2026 - 10:40 am
Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

Gubernur Bali Wayan Koster. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR — Gubernur Bali Wayan Koster menilai digitalisasi pelayanan publik dapat menjadi salah satu cara untuk mempersempit ruang terjadinya pungutan liar (pungli). Namun, menurutnya, sistem digital tetap tidak cukup jika tidak diikuti integritas aparatur yang menjalankannya.

Hal tersebut disampaikan saat mengikuti Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Rabu (16/9/2026).

Menurut Koster, Pemprov Bali terus mendorong pelayanan publik berbasis digital untuk mempercepat akses masyarakat sekaligus mengurangi interaksi yang berpotensi membuka celah penyimpangan.

Namun, ia mengingatkan teknologi bukan satu-satunya jawaban dalam membangun pemerintahan yang bersih.

“Sebaik apapun sistem digital yang kita miliki, apabila oknumnya kurang berintegritas, semua akan menjadi sia-sia,” kata Koster.

Karena itu, Koster menilai pembentukan integritas perlu dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga. Ia mengatakan keluarga memiliki peran dalam membentuk karakter sekaligus mengontrol pola hidup dan pengelolaan keuangan anggota keluarga.

Koster mencontohkan pentingnya menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan agar tidak muncul tekanan ekonomi yang dapat mendorong seseorang mencari sumber pendapatan di luar yang semestinya.

“Jika masuknya 10, mari gunakan 8 ke bawah sehingga sisanya bisa kita tabung. Jangan sampai masuknya 10, tetapi penghabisannya melebihi 10,” ujarnya.

Di lingkungan birokrasi, Koster mengatakan upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih juga dilakukan melalui reformasi birokrasi. Salah satunya dengan menyederhanakan jumlah perangkat daerah dari 49 menjadi 38.

Ia juga menyebut pengisian jabatan dilakukan dengan sistem merit yang mempertimbangkan prestasi, kompetensi dan kelengkapan administrasi.

“Pengisian jabatannya dilakukan dengan sistem merit, jadi betul-betul berdasarkan prestasi, kelengkapan administrasi, dan murni tanpa adanya sistem bayar-membayar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK RI Ibnu Basuki Widodo menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, moral dan etika.

KPK sendiri menempatkan Program Keluarga Berintegritas sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai antikorupsi mulai dari lingkungan keluarga.

Dalam strategi yang lebih luas, KPK menjalankan pemberantasan korupsi melalui tiga pendekatan, yakni pendidikan, pencegahan dan penindakan. Pencegahan diarahkan antara lain untuk memperbaiki sistem dan menutup celah terjadinya korupsi.

Dengan pendekatan itu, digitalisasi pelayanan publik dan pembentukan integritas aparatur menjadi dua sisi yang saling melengkapi: sistem mempersempit peluang penyimpangan, sedangkan integritas menentukan bagaimana sistem tersebut dijalankan. (*)

Tags: digitalisasi pelayanan publikGubernur Balikeluarga berintegritasKPKPelayanan PublikPemerintahan BaliPencegahan Korupsipungli BaliReformasi BirokrasiWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan
  • Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat
  • Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist